kehamilan

Tidur, Kebiasaan Sandra Dewi di Kehamilan Kedua

Yuni Ayu Amida Selasa, 21 May 2019 20:00 WIB
Tidur, Kebiasaan Sandra Dewi di Kehamilan Kedua
Jakarta - Artis Sandra Dewi merasa ada yang berbeda di kehamilan keduanya, yang kini sudah memasuki enam bulan. Istri Harvey Moeis ini mengakui tidak lebih rajin seperti saat hamil anak pertama.

"Oh jauh banget bedanya. Kalau yang pertama itu aku sangat bangun pagi, kemudian aku juga rajin banget," kata Sandra Dewi, dikutip dari detikcom.


Sedangkan sekarang, wanita 35 tahun ini sering bangun kesiangan. Selain itu, dia juga lebih suka tidur untuk menghabiskan waktunya.


"Kalau sekarang kayak bangun siang, lebih suka tidur. Tadi aja habis persiapan aku tanya, aku boleh pulang sebentar enggak untuk tidur, nanti datang lagi," lanjutnya.

Meski demikian, Sandra Dewi mengaku sudah lebih tahu bagaimana cara mengurus anak. Belajar dari pengalamannya mengandung anak pertama dulu, dia jadi paham apa yang mesti dilakukannya, serta kesalahan apa yang tidak boleh diperbuatnya.

"Anak kedua itu kita jauh lebih tahu apa suka siapa. Kalau anak pertama, ya ampun aku pontang panting. Kalau anak kedua, saya tahu gimana cara simpen ASI yang benar, pompa ASI yang benar seperti apa, urus anak yang benar tuh udah tahu lah," tuturnya.

Menurut ulasan di Kids Health, ibu hamil mungkin tidur lebih dari biasanya selama trimester pertama kehamilan. Hal ini normal kok, Bun, karena pada trimester pertama, tubuh merasa lebih lelah karena harus melindungi dan memelihara bayi yang sedang berkembang. Pada tahap ini, plasenta baru saja terbentuk, dan tubuh menghasilkan lebih banyak darah, serta jantung memompa lebih cepat.

Tidur, Kebiasaan Sandra Dewi di Kehamilan KeduaFoto: dok. Instagram @sandradewi88

Tapi, kalau Bunda mau tidur, entah itu tidur siang ataupun malam, penting untuk memperhatikan posisi tidur ya. Dikatakan Lynn Simpson, MD, kepala kebidanan di Columbia University Medical Center, New York, menganjurkan ibu hamil untuk tidur dalam posisi miring.

Nah, miringnya sebaiknya ke kiri, karena posisi ini bisa membantu meningkatkan jumlah darah dan nutrisi yang dialirkan ke plasenta dan bayi.

"Di awal tidur, ibu disarankan tidur dengan posisi miring. Jika di tengah malam ibu tak sadar kembali ke posisi telentang, itu tak masalah dan segera kembalikan posisi tubuh miring ke kiri. Nah, untuk menjaga tubuh tetap miring saat tidur, bisa gunakan bantal untuk mengganjal bagian punggung dan bagian depan tubuh," papar Lynn, dilansir Fit Pregnancy.


Kata Lynn, ibu hamil tidak disarankan tidur dengan posisi tengkurap, mengingat perubahan pada perut dan janin yang makin berkembang. Memasuki trimester kedua kehamilan, ibu hamil tidak dianjurkan tidur dengan posisi telentang dalam waktu lama.

"Membesarnya rahim bisa memampatkan pergerakan darah dalam pembuluh besar di sepanjang tulang belakang ibu. Kompresi ini bisa menurunkan tekanan darah ibu yang bisa berdampak pada menurunnya sirkulasi darah ke bayi," Lynn menjelaskan.

[Gambas:Video 20detik]



(yun/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi