kehamilan

Makanan Ibu Hamil yang Baik untuk Pertumbuhan Tulang Bayi

Radian Nyi Sukmasari Jumat, 05 Jul 2019 09:05 WIB
Makanan Ibu Hamil yang Baik untuk Pertumbuhan Tulang Bayi
Jakarta - Semua orang tua pasti ingin memiliki anak yang punya tulang kuat dan sehat. Hal ini bisa diupayakan melalui pemilihan makanan yang dikonsumsi ibu ketika hamil.

Disampaikan ahli gizi Dr.Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, pada prinsipnya untuk komposisi tulang, zat utamanya adalah kalsium dan vitamin C. Sehingga, dua zat itu perlu dipenuhi ibu hamil untuk pembentukan massa tulang.

Kalsium, kata Rita, berperan untuk membentuk massa tulang. Nah, lima urutan makanan yang mengandung kalsium tinggi yaitu yoghurt, susu atau keju, teri basah, tempe, dan brokoli. Sementara itu, vitamin C ada di semua sayur dan buah berwarna. Urutan buah yang paling banyak mengandung vitamin C adalah jambu biji yang dagingnya berwarna merah, segala family jeruk, dan sirsak.


"Kalsium akan memelihara massa tulang karena mengisi ikatan hidrosiapatit. Kalau vitamin C memelihara jaringan penghubung antara tulang," kata Rita saat berbincang dengan HaiBunda.

Tapi, Rita mengingatkan jangan lupa jika kalsium amat mudah terbuang dari tubuh dalam bentuk urine. Kalsium lebih cepat keluar jika ada ikatan hidrofosfor tinggi.

"Biasanya, fosfor tinggi ada di minuman olahan atau soft drink. Makanya, minuman semacam ini baiknya dihindari supaya kalsium dalam tubuh enggak gampang keluar," tambah Rita.

Selain itu, hindari mengonsumsi protein berlebih baik dalam sehari atau sekali makan. Sebab, protein bisa enggak terdistribusi dengan baik dan akan meningkatkan pendorongan cairan yang tinggi. Padahal, kalsium mudah banget larut dalam air, Bunda.

Ditambahkan Rita, vitamin C dan D bisa membantu penyerapan kalsium. Nah, sumber vitamin D didapat dari sinar matahari. Rita bilang, sinar matahari kaya vitamin D dan rendah risiko karsinogenik yakni saat jam 11 - 12 siang dengan lama berjemur 10 menit.

ilustrasi makanan ibu hamililustrasi makanan ibu hamil/ Foto: iStock
Nah, vitamin C disarankan dikonsumsi bersamaan dengan sumber kalsium. Jadi, vitamin C punya dua peran yakni meningkatkan penyerapan kalsium dan memelihara jaringan penghubung tulang.

"Kita juga mesti tahu ada yang menghalangi penyerapan kalsium yaitu mineral yang punya ikatan kimia sama dengan kalsium, yaitu natrium. Makanya, ibu hamil dilarang makan yang asin-asin, dalam rangka meningkatkan asupan kalsium. Ikan asin, telur asin, pangan olahan seperti sosis dan kornet perlu dihindari," papar Rita.

Penulis buku Diet REST ini juga mengatakan, ibu hamil perlu 1.200 mg kalsium per hari, 200 mg lebih tinggi dari orang yang tidak hamil. Sedangkan, ibu hamil perlu 85 mg vitamin C per hari, 10 mg lebih tinggi dari saat ibu tidak hamil.

Sementara itu, menurut dr.Merdina Manik, M.Gizi dari RSUD Kramat Jati, protein merupakan zat gizi yang diperlukan tubuh untuk pertumbuhan, membangun struktur tubuh (otot, kulit dan tulang) serta sebagai pengganti jaringan yang usang. Eratnya hubungan protein dengan pertumbuhan menyebabkan anak yang kurang asupan protein akan mengalami pertumbuhan yang lebih lambat daripada anak yang mendapat asupan protein cukup.



Zat gizi lainnya yang memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan tulang adalah kalsium dan seng. Kata Merdina, kalsium berfungsi untuk pembentukan tulang dan gigi. Sedangkan, seng merupakan zat esensial dalam tubuh yang berkaitan dengan metabolisme dalam tulang.

"Seng berinteraksi dengan hormon penting yang terlibat dalam pertumbuhan tulang seperti somatomedin, osteokalsin, testosteron, tiroid dan insulin. Sumber kalsium ada di ikan, telur, daging, kacang-kacangan dan sayur hijau. Sumber seng ada di ikan laut, kacang-kacangan dan sayur hijau," papar Merdina.

Bunda, ketahui juga kriteria wanita yang berisiko mengalami hamil anggur di video di bawah ini.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi