kehamilan

Makanan Ibu Hamil untuk Optimalkan Perkembangan Otak Bayi

Radian Nyi Sukmasari Kamis, 04 Jul 2019 17:11 WIB
Makanan Ibu Hamil untuk Optimalkan Perkembangan Otak Bayi
Jakarta - Semua ibu hamil pasti ingin perkembangan otak si kecil optimal sejak di kandungan sampai nanti dia dilahirkan. Nah, ada lho makanan yang penting banget dikonsumsi ibu hamil demi optimalnya perkembangan otak bayi.

Dijelaskan ahli gizi Dr.Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, otak bayi dibangun oleh membran sel saraf. Nah, bahan utama pembangunnya adalah asam lemak esensial yang terdiri dari omega 3 dan omega 6. Pada ibu hamil, kebutuhan asam lemak omega 3 sebesar 1,4 gram dan omega 3 sebanyak 14 gram.

"Asam lemak esensial paling banyak di ikan. Tapi ingat, mengolahnya enggak boleh di suhu panas, artinya jangan digoreng karena nanti asam lemak esensialnya hilang," papar Rita, saat berbincang dengan HaiBunda.


Kata Rita, saat proses penggorengan, suhu bisa di atas 200 derajat Celsius. Nah, proses pengolahan ikan yang disarankan yakni dengan cara dikukus. Atau bila Bunda mau bisa kok ikan diolah dengan direbus, baik menggunakan air putih, kaldu, atau santan encer.

"Atau dipepes kan enak juga tuh ya. Semua ikan mengandung asam lemak esensial, tapi yang paling unggul salmon, tuna, dan ikan kembung," tutur Rita.

Asupan kedua yang memiliki asam lemak tinggi adalah alpukat. Dengan syarat, saat mengonsumsinya tidak pakai tambahan pemanis seperti kental manis. Jika mau pakai gula boleh, tapi jangan banyak-banyak. Sekitar 1 sendok teh untuk satu buah alpukat.

Kacang-kacangan, lanjut Rita juga kaya akan asam lemak esensial. Kacang-kacangan yang Bunda hamil konsumsi pun enggak mesti yang mahal. Kacang kedelai misalnya, bisa Bunda rebus. Tapi, jangan diolah jadi susu kedelai ya, Bun, karena asam lemak esensialnya akan hilang.

"Asam lemak esensial diperoleh juga dari minyak seperti olive oil, minyak jagung, tapi dengan catatan tidak dipakai untuk menggoreng atau dipanaskan. Dipakai tambahan dressing salad aja. Atau dioleskan di ikan panggang yang baru matang," jelas Rita.

ilustrasi makanan ibu hamililustrasi makanan ibu hamil/ Foto: iStock
Zat besi dan zinc juga penting karena zinc berkontribusi pada perkembangan kognitif anak. Kemudian, zat besi membantu proses transfer oksigen dan nutrisi dari ibu hamil ke janin. Menurut Rita, ketika ibu hamil rutin konsumsi ikan, daging, dan protein hewani zinc akan terpenuhi dengan sendirinya.

Zat besi banyak terkandung di daging merah. Bagi ibu hamil Rita berpesan penuhi kebutuhan protein dengan menyeimbangkan antara daging merah dan daging putih.

"Ibu hamil perlu konsumsi zat besi 36 mg per hari dan zinc 15 mg per hari. Nah, kalau ibu hamil rajin konsumsi asam lemak esensial yang kemudian disalurkan lewat plasenta, itu juga bisa jadi bahan dasar untuk mengubah komposisi ASI," papar Rita.



Pembentukan tabung otak yang maksimal bisa dicapai jika Bunda memenuhi kebutuhan asam folat. Rita menuturkan, kebutuhan asam folat ibu hamil yaitu 400 mikrogram per hari.

"Asam folat ada pada semua jenis kacang-kacangan, sayuran hijau dan buah dari family jeruk. Asupan pendukung lainnya yaitu vitamin C, BI, B2, dan B3," pungkas Rita.

Ngomong-ngomong, boleh enggak sih ibu hamil makan sushi? Simak jawaban dokter di video berikut Bunda.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi