kehamilan

Selamat! Ratna Galih Melahirkan Bayi Kembar Fraternal

Asri Ediyati Sabtu, 06 Jul 2019 13:30 WIB
Selamat! Ratna Galih Melahirkan Bayi Kembar Fraternal
Jakarta - Aktris Ratna Galih dan keluarga sedang berbahagia setelah dikaruniai bayi kembar. Sukses menjalani program bayi tabung membuat Ratna Galih bisa memiliki kembar beda jenis kelamin, laki-laki dan perempuan. Ratna memberikan informasi kelahiran kedua anaknya melalu akun Instagram.

"Alhamdulillah telah lahir putra dan putri ke 4 dan 5 kami, hari ini tanggal 5 juli 2019 jam 09:17 pagi. Foto diatas: Shelma Aisyah Sawkani berat lahir 2.225 gram, panjang 46 cm. Foto dibawah: Shaldy Ararya Sawkani berat lahir 2.363 gram, panjang 46 cm," tulis Ratna Galih.

Ratna yang melahirkan di di RSIA Bunda Menteng menceritakan pengalamannya melahirkan anak kembar. Meski baru pertama kali, diakui Ratna cukup santai dan tidak merasakan sakit saat melahirkan anak kembar.


"Alhamdulillah karena enggak tegang semuanya berjalan lancar. Terimakasih untuk semua doa dan support yang bantu banget selama proses hamil ini, sampai melahirkan. You guys are amazing and I feel so much love. Maaf belum sempet buka-buka DM (direct message), insyaAllah besok pas udah segeran," sambung Ratna Galih.

[Gambas:Instagram]


Sekali lagi, selamat ya untuk Bunda Ratna yang baru saja melahirkan bayi kembar yang sehat. Bicara soal melahirkan bayi kembar seperti Ratna Galih. Memang, proses bayi tabung bisa menghasilkan bayi kembar karena embrio yang ditanamkan ke dalam rahim pasien biasanya lebih dari satu. Hal ini dianggap wajar oleh dr. Benediktus Arifin, MPH, SpOG dari Klinik Bayi Tabung Morula IVF Surabaya di National Hospital Surabaya.

"Ya tentu angka kejadian bayi kembar akan lebih tinggi pada pasien bayi tabung dibandingkan bukan bayi tabung karena kita menanam lebih dari satu embrio," ujarnya.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa bayi kembar bukanlah tujuan utama dari prosedur bayi tabung itu sendiri lho, Bun. Bahkan sebagai ahli bayi tabung, ia selalu memprioritaskan agar pasangan yang menjalani prosedur ini mendapatkan kehamilan tunggal (singleton pregnancy). Alasannya jika kehamilannya tunggal, maka pertumbuhannya akan lebih optimal.

Lalu, kalau berbicara bayi kembar, selain faktor genetik, sebenarnya ada faktor lain yang mempengaruhi lho, Bun. Misalnya saja ras, usia ibu, jumlah persalinan sebelumnya, dan nutrisi

"Semakin tua usia seorang ibu, peluang hamil kembar lebih besar. Kenapa? Kan saat usia seseorang lebih tua, mau melahirkan lagi lebih sulit. Sehingga, bisa dilakukan program hamil dan dokter kandungan bisa memberi obat supaya sel telur yang keluar lebih dari satu. Akhirnya peluang hamil kembar lebih besar," terang dr Khanisyah Erza Gumilar, SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Simak juga tips perawatan kulit pasca melahirkan di video berikut, Bun.

[Gambas:Video Haibunda]




(aci/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi