kehamilan

Syarat Ibu Hamil dengan Mata Minus Tinggi Bisa Melahirkan Normal

Asri Ediyati Selasa, 09 Jul 2019 15:26 WIB
Syarat Ibu Hamil dengan Mata Minus Tinggi Bisa Melahirkan Normal
Jakarta - Sebagian ibu berusaha sebisa mungkin supaya melahirkan anaknya secara normal. Namun, kadang ada beberapa halangan yang membuat ibu ragu untuk bisa melahirkan normal. Salah satunya adalah memiliki mata dengan minus tinggi.

Menurut dr. Maria Larasati, Sp.M dari Mayapada Hospital Tangerang, ada beberapa hal yang menjadi penyebab ibu dengan mata minus tinggi dikhawatirkan tidak bisa melahirkan normal. Dikatakan Maria, jika mengejan terlalu hebat, retinanya bisa lepas.

"Kalau misalnya orang normal panjang bola matanya berbeda dengan mata dengan minus tinggi di atas 5, panjangnya bisa sampai 30 cm. Bisa panjang banget," kata Maria kepada HaiBunda.


Kalau bola mata panjang berarti retinanya tipis. Ibarat balon begitu kita tiup lebih besar, dan lapisannya semakin tipis. Nah, jika retinanya tipis takutnya ada lubang atau robek kecil-kecil di ujung mata.

"Pas dia mengejan pas lahiran, itu bisa robek, lepas retinanya. Kalau robek atau lepas retinanya bisa berkurang penglihatannya," ujarnya.
Ilustrasi periksa mata/ Ilustrasi periksa mata/ / Foto: thinkstock

Jadi yang harus dilakukan ibu hamil yang melahirkan normal dengan minus tinggi adalah periksa ke dokter mata. Di sana nanti dilihat ada atau enggak lubang-lubang di pinggir mata. Kalau itu ada dan dilaser enggak masalah dan bisa melahirkan secara normal.

"Dilaser itu buat dilem, jadi kita lekatkan supaya pas mengejan enggak robek atau lepas retinanya. Jadi biasanya dokter matanya bakal nanya sebelum periksa, ada enggak keluhan bintik hitam terbang-terbang, kayak rambut terbang-terbang di ujung-ujung mata, atau bisa disertai kilatan cahaya itu biasanya secara subjektif," papar Maria.



Namun, meskipun enggak ada keluhan pun, kata Maria, dokter mata wajib periksa. Begitu yakin enggak ada lubang, barulah ibu dengan tenang bisa melahirkan normal. (aci/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi