kehamilan

Berkuda Saat Hamil Muda Seperti Nabila Syakieb, Apa Kata Dokter?

Yuni Ayu Amida Jumat, 19 Jul 2019 07:00 WIB
Berkuda Saat Hamil Muda Seperti Nabila Syakieb, Apa Kata Dokter?
Jakarta - Artis Nabila Syakieb saat ini tengah hamil anak kedua. Usia kehamilannya sudah menginjak 28 minggu atau sekitar 7 bulan.

Diakui istri Reshwara Argya Ardinal ini, dia maupun suami sama sekali tidak merencanakan kehamilan keduanya. Meski demikian, ini adalah rezeki yang patut mereka syukuri.

"Ada istilah kebobolan ya, aku tuh rencana maunya tuh pas anak pertama satu tahun enam bulan, tapi ternyata pas pulang liburan dikasih rezeki, ternyata dapatnya lebih cepat, jadi ya udahlah disyukuri aja." tutur Nabila, usai mengisi sebuah acara di Jakarta, baru-baru ini.




Selain itu, untuk menjaga kebugaran, dia melakukan olahraga pilates. Uniknya, ternyata saat masih hamil muda, olahraga yang dipilihnya adalah berkuda.

"Aku olahraga masih jalan sekarang, aku pilates. Kalau naik kuda waktu itu masih sampai kehamilan empat bulan, tapi karena perutnya udah mulai buncit, aku enggak nyaman juga naik kuda, jadi sekarang cuma pilates aja," ujar wanita berhidung mancung ini.

Ketika ditanya apakah dia tidak khawatir berkuda saat hamil, menurut wanita 33 tahun ini, yang terpenting dari olahraga untuk ibu hamil adalah mendengarkan apa kata badan. Jadi apapun olahraganya, jika memang merasa tidak enak setelah melakukannya, lebih baik dihentikan. Namun, jika dirasa aman-aman saja, tidak masalah.

"Aku merasa find-find aja saat itu dan aku tanya sama dokter, dokter memberikan izin selama enggak berlebihan. Intinya lebih mendengarkan badan kita sendiri aja sih," jelasnya.

Berkuda Saat Hamil Muda Seperti Nabila Syakieb, Apa Kata Dokter?Foto: Instagram/nsyakieb85

Bicara soal manfaat berkuda, dijelaskan dr.Reisa Broto Asmoro dalam acara dr.Oz Indonesia Trans TV, selain untuk menghibur dan menciptakan keceriaan, berkuda juga dapat merawat tulang punggung. Saat naik kuda, kita harus dengan postur badan yang tepat agar tidak sakit.

"Jadi kalau kita ikuti gerakannya yang naik turun, kita bisa memiliki irama untuk memijat tulang belakang dengan baik, jadi lebih baik dari pemijat profesional," ujar Reisa.

Selain itu, berkuda juga bagus untuk pengidap stroke ringan, fungsinya untuk memobilitas dan sebagai terapi untuk membuat otot yang lemah jadi lebih aktif. Berkuda juga bisa membakar kalori atau menurunkan berat badan.

"Menurut penelitian, per menit lima kalori terbakar, bayangkan kalau sejam berapa yang terbakar?" terang Reisa.

Tak hanya itu, berkuda juga bisa melatih kecerdasan dan kecepatan berpikir, melatih otak, melatih refleks, bisa menurunkan depresi. Dan untuk regenerasi sel kulit, jadi bikin kulit kita tampilannya lebih cantik lho, Bun.


Nah, soal olahraga berkuda untuk ibu hamil, kata Spesialis Kandungan dan Kebidanan, Dr. dr.Ali Sungkar, Sp.OG(K), itu tidak masalah dan tidak berbahaya. Asalkan dilakukan dengan hati-hati, dan sebaiknya memang untuk mereka yang sudah bisa dan biasa.

"Enggak apa-apa, kan olahraga, enggak berbahaya," tutur Ali kepada HaiBunda, belum lama ini.

Penjelasan lengkapnya simak video ini, Bun.

[Gambas:Video Haibunda]

(yun/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi