HaiBunda

KEHAMILAN

Hamil dan Menyusui Berturut-turut, Bolehkah Bayar Fidyah Saja?

Kinan   |   HaiBunda

Rabu, 29 Jan 2020 07:00 WIB
Ilustrasi hamil/ Foto: iStock
Jakarta - Ibu hamil diberi kemudahan untuk boleh membayar fidyah sebagai pengganti saat tidak mampu menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Tapi bagaimana jika hamil dan menyusui terjadi beberapa kali berturut-turut? Biasanya kondisi ini terjadi saat jeda kehamilan terlalu cepat alias 'kebobolan'. Bukan tidak mungkin, mengganti puasa dengan qadha atau fidyah akan terasa cukup berat ya, Bun.

Menurut mazhab Syafii jika ibu hamil atau menyusui yang melakukan puasa dikhawatirkan akan membawa dampak negatif pada diri sendiri beserta anaknya, atau dirinya, atau anak saja maka ia wajib membatalkan puasanya. Ia juga wajib meng-qadha puasa.


Namun jika khawatir akan membahayakan anaknya saja, maka ia tidak hanya berkewajiban qadha saja tetapi juga membayar fidyah. Untuk membayar fidyah, sifatnya sangat longgar alias bisa dibayar tanpa batas waktu, disesuaikan saja dengan kemampuan masing-masing.


Dikutip dari zakat.or.id, Ustaz Zul Ashfi, S.S.I, LC, menjelaskan bahwa dalam mazhab hanafi ibu hamil diperbolehkan hanya mengganti dengan membayar fidyah saja, terlebih jika qadha puasa dirasa cukup berat karena beberapa kondisi tertentu.

"Meng-qadha (bagi mazhab yang tetap mewajibkan qadha) tidak diharuskan untuk tuntas dalam waktu cepat, terlebih jika sang ibu masih dalam keadaan hamil yang kesekian kalinya," ujar Ustaz Ashfi.

Jika Bunda tetap ingin membayar dengan puasa qadha di kemudian hari, cara termudahnya adalah dengan melakukan puasa pada hari biasa secara selang-seling. Selain mudah diingat, cara ini juga efektif dan membuat Bunda lebih terbiasa.


Nah, berapa besarnya fidyah yang harus dibayarkan? Dilansir NU Online, besarnya fidyah yang biasa diberikan kepada fakir miskin sekarang ini adalah 1 mud = 0,6 kg atau 3/4 liter beras untuk satu hari puasa.

Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Mas'ail PBNU, KH Arwani Faishal menyebutkan boleh saja memberikan fidyah dalam bentuk uang. Terutama jika orang miskin tersebut sudah cukup memiliki bahan makanan. Memberi fidyah dalam bentuk uang diharapkan kelak dapat dipergunakan untuk keperluan lain.

Bunda juga bisa simak tips berolahraga saat puasa dalam video berikut:



(rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Suri Jabrik Keponakan Luna Maya Jalani Ritual Sambut Momen Dewasa, Ini Potretnya

Mom's Life Annisa Karnesyia

Anak Kurang Tidur di Usia Dini Bisa Tingkatkan Risiko Depresi saat Remaja

Parenting Elia Amaliana

Cara Membuat Roti Tawar Lembut dan Mengembang, Mudah untuk Pemula

Mom's Life Amira Salsabila

Ciri Orang yang Punya Pengaruh Positif, Mampu Bikin Orang Lain Jadi Lebih Baik

Mom's Life Annisa Karnesyia

Ciri Kepribadian Orang Kreatif, Sering Punya Kebiasaan Ini

Parenting Sandra Odilifia & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Suri Jabrik Keponakan Luna Maya Jalani Ritual Sambut Momen Dewasa, Ini Potretnya

Anak Kurang Tidur di Usia Dini Bisa Tingkatkan Risiko Depresi saat Remaja

Apakah Paparan Produk Plastik Bisa Bikin Sulit Hamil? Simak Faktanya

Cara Membuat Roti Tawar Lembut dan Mengembang, Mudah untuk Pemula

Ciri Orang yang Punya Pengaruh Positif, Mampu Bikin Orang Lain Jadi Lebih Baik

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK