sign up SIGN UP search


kehamilan

3 Ciri Hamil Kembar yang Dapat Dideteksi Oleh Bunda

Annisa Afani Rabu, 26 Feb 2020 10:33 WIB
Ternyata untuk kehamilan janin kembar bisa kita deteksi sendiri dengan ciri-ciri berikut lho Bun. Yuk, disimak penjelasannya! caption
Jakarta -
Hamil selalu menjadi menjadi kabar yang baik ya Bun. Meskipun ibu yang mengandung akan mengalami beberapa gejala yang tidak nyaman seperti mual, muntah-muntah, hingga tidak nafsu makan, hal tersebut tidak akan menyurutkan rasa bahagia dalam hati.

Belakangan ini Bun, kehamilan kembar ternyata meningkat secara drastis. Ibu yang berpotensi memiliki anak kembar tidak hanya yang memiliki gen tertentu, namun dengan melakukan perawatan tertentu pun juga dapat dilakukan dan itu berhasil.


Untuk mengetahui ciri kandungan janin kembar, Bunda bisa mendeteksinya dengan merasakan beberapa tanda berikut:


1. Mengalami gejala kehamilan yang berlebihan

Terdapat beragam gejala kehamilan yang dapat dirasakan. Dimulai dengan mual pada pagi hari, ngidam makanan, kelelahan, atau sering buang air kecil. Apabila Bunda mengalami gejala tersebut namun lebih parah, ada kemungkinan bayi yang Bunda mengandung adalah janin kembar.

2. Merasakan pergerakan janin lebih dini

Merasakan pergerakan janin dari dalam rahim tentunya menjadi momen yang paling ditunggu. Beberapa ibu mengatakan pergerakan bayi akan terasa menggelikan, atau bahkan terasa gatal.

Biasanya ibu dengan kandungan janin kembar dapat merasakan sensasi ini lebih awal di sekitar pertengahan kehamilan antara kehamilan usia 16-25 minggu.

Dilansir dari Very Well Family, meskipun tidak terdapat ilmuwan yang mendukung pernyataan tersebut. Namun beberapa ibu dengan hamil janin kembar melaporkan bahwa mereka memang merasakan pergerakan janin dari rahim lebih awal dan sering pada trimester pertama.

Ilustrasi bayi kembarIlustrasi bayi kembar/ Foto: Thinkstock


3. Berat badan yang meningkat drastis

Jika pada trimester awal berat badan ibu yang mengandung meningkat dengan drastis, ini juga bisa menjadi petunjuk bahwa ibu memiliki janin kembar di rahimnya.


Dilansir Detikcom, sebuah studi yang diungkap oleh America Journey Obstertri dan Ginekologi menyarankan untuk menaikkan berat badan di trimester awal pada kehamilan kembar. Kenaikan berat badan ini akan sangat berpengaruh bagi perkembangan bayi kembar sampai mereka lahir.

Selain itu, Ellen Giesbrecht, direktur medis senior program ibu di BC Women's Hospital di Vancouver yang dikutip dari Todays Parent menambahkan, "Menambah berat badan cukup penting, ini terbukti membantu agar tidak melahirkan janin kembar secara prematur."

Meski begitu untuk memastikan janin yang dikandung adalah kembar, akan lebih bijak jika Bunda memeriksakan kandungan langsung pada dokter. Dengan begitu, Bunda bisa melihat bagaimana perkembangan mereka secara akurat.

Bunda bisa nonton bagaimana rasanya hamil bayi kembar dari bayi tabung berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi