sign up SIGN UP search


kehamilan

Penyebab dan Cara Mengatasi Diare pada Ibu Hamil

Siti Hafadzoh Jumat, 12 Jun 2020 06:01 WIB
Woman lying on sofa looking sick in the living room. Beautiful young woman lying on bed and holding hands on her stomach. Woman having painful stomachache on bed, Menstrual period caption
Jakarta -

Ibu hamil mengalami berbagai kondisi dan perubahan tubuh yang membuat tidak nyaman. Salah satunya adalah masalah pencernaan, seperti diare. Apa ya penyebab ibu hamil mengalami diare?

Ketika tahu sedang hamil, Bunda akan mengubah pola makan untuk memastikan agar kebutuhan nutrisi janin terpenuhi. Nah, ketika Bunda mengganti makanan yang dikonsumsi, kadang dapat menyebabkan sakit perut atau diare.

Dikutip dari American Pregnancy Association, alasan lainnya adalah beberapa ibu hamil jadi lebih sensitif terhadap makanan tertentu. Makanan yang dulu sering dikonsumsi bisa jadi menimbulkan diare jika dimakan ketika hamil.


Terkadang juga hormon menyebabkan proses pencernaan melambat. Nah, ini sering berujung pada diare, Bunda.

Diare ketika hamil dapat menyebabkan kehilangan banyak cairan. Ini dapat menimbulkan dehidrasi. Selain itu, banyak pula ibu hamil yang khawatir jika diare merupakan salah satu gejala keguguran.

Sakit perut karena diareSakit perut karena diare/ Foto: Shutterstock

Namun, Bunda tidak perlu khawatir karena diare biasanya tidak menyebabkan keguguran. Menurut dokter Donna Murray, RN, BSN, beberapa wanita memang mengalami diare ketika keguguran, tapi bukan berarti diare meningkatkan risiko keguguran.

"Banyak wanita mengalami diare saat mereka hamil dan kehamilannya sehat. Jika khawatir tentang kehamilan Anda karena alasan apa pun, Anda harus berbicara dengan dokter," kata Murray, dikutip dari Very Well Family.

Penyakit pencernaan yang satu ini sebagian besar akan sembuh dalam beberapa hari. Hal paling penting dalam mengatasi diare adalah tetap terhidrasi.

Pastikan Bunda minum air yang cukup. Cairan bisa diperoleh dari air putih, jus, dan kaldu untuk menghidrasi kembali tubuh dan mengganti elektrolit yang hilang karena diare.

Kalau diare yang Bunda alami disebabkan oleh bakteri, Bunda mungkin membutuhkan antibiotik. Jika virus yang menjadi penyebab diare, antibiotik tidak akan berpengaruh.

Jadi, kalau diare masih belum sembuh, segera hubungi dokter ya, Bunda.

Lihat juga ramuan alami untuk mengatasi diare, dalam video berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi