sign up SIGN UP search


kehamilan

Waspada Bunda! Sering Emosi dan Stres Saat Hamil Pengaruhi Kesehatan Janin

Salam Rahmad Rabu, 15 Jul 2020 16:02 WIB
Worried pregnant woman sitting on a couch in the living room at home caption
Jakarta -

Emosi dan stres merupakan hal yang lumrah dirasakan ibu hamil. Emosi yang tidak stabil berujung pada stres berkepanjangan. Tentunya, hal ini sangat berisiko bagi kesehatan ibu dan juga janin yang dikandungnya.

Ya, Bunda, ternyata stres juga dapat mempengaruhi kesehatan janin. Hal ini bahkan berdampak pada jangka panjang, di mana nanti bayinya bisa mengalami gangguan kesehatan bahkan masalah yang lebih serius.

Penyebab emosi dan stres bisa beragam bentuknya ya, Bunda. Untuk itu, tak ada salahnya Bunda kenali penyebabnya, misalnya morning sickness atau biasa ditandai dengan mual dan muntah di pagi hari, kecemasan berlebih, perubahan bentuk tubuh, ataupun masalah internal dengan suami.

Dilansir American Psychological Assosiation (APA)ibu hamil yang secara emosional lebih agresif dan mudah stres sangat rentan melahirkan bayi dengan berat badan rendah, dan prematur. Selain itu ibu yang baru melahirkan juga berisiko mengalami depresi berat.

pregnant woman sit on the bed and feel depression at homeIlustrasi ibu hamil stres/ Foto: iStock


Fakta lain yang harus diwaspadai, ibu hamil yang lebih emosional dan mudah stres bisa 'menular' ke bayi. Bahkan hal itu turut mempengaruhi tumbuh kembang bayi, kesehatan jantung, dan berat badan bayi yang rendah.


Bahkan beberapa kasus melaporkan bahwa stres berkepanjangan dapat memicu obesitas dan diabetes saat bayi beranjak dewasa.

"Untuk membantu para calon ibu, kita harus memulainya sebelum kehamilan," ujar peneliti Dunkel Schetter, dari University of California, Los Angeles, Amerika Serikat.

Oleh karena itu, ibu hamil diharapkan bisa lebih bijak dalam menangani emosi dan stres. Selalu bahagia dan bersyukur adalah hal mudah yang bisa Bunda terapkan saat hamil, agar fisik dan psikis terjaga dengan baik.

Dikutip dari Very Well Family, Anita Sadaty, MD, ahli Obstetrik dan Ginekolog bersertifikat, menjelaskan bahwa untuk mengatasi stres dan emosi pada kehamilan bisa dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya, tidur dengan kualitas baik, bercerita kepada teman dekat, meditasi, dan yoga prenatal. Bisa juga dengan melakukan kegiatan yang disenangi, seperti menonton film, membaca buku, atau mendengarkan musik favorit.

Lihat juga cerita Winda 'Idol' ketika hamil anak ketiga berikut ini, Bunda.

[Gambas:Video Haibunda]

(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi