sign up SIGN UP search


kehamilan

5 Makanan yang Dapat Mencegah Anemia pada Ibu Hamil

Haikal Luthfi Jumat, 17 Jul 2020 17:10 WIB
Women, One Woman Only, Sleeping, Insomnia, Menstruation caption
Jakarta -

Bunda, anemia atau sering disebut dengan kurang darah merupakan suatu kondisi yang menyebabkan jumlah sel darah merah berkurang. Hal ini tentu mengakibatkan aliran oksigen ikut berkurang ke seluruh tubuh.

Akibat kondisi itu, membuat penderita anemia akan terlihat pucat. Selain itu, napas terasa sesak hingga kelelahan.

Nah pada ibu hamil, anemia merupakan kondisi kekurangan zat besi dalam darah. Dikutip dari buku 'Anemia dalam Kehamilan (2018)', ini merupakan kondisi di mana kadar darah merah atau hemoglobin (Hb) di bawah 11 g/dl pada trimester 1 dan 3, sedangkan pada trimester 2 kadar Hb di bawah 10,5 g/dl.


Anemia selama kehamilan berpotensi membahayakan ibu dan bayi. Gejala yang ditimbulkannya, seperti cepat lelah, pusing, mata berkunang-kunang, nafsu makan menurun, konsentrasi hilang hingga mual dan muntah yang melebihi gejala kehamilan muda. Oleh sebab itu, anemia pada ibu hamil tentu memerlukan perhatian khusus.

A women is feeling sick and sleeping on a sofa at home.Ilustrasi anemia pada ibu hamil/ Foto: iStock

Meski demikian, anemia dapat dicegah. Dilansir dari laman WebMD, untuk mencegah anemia selama kehamilan, pastikan Bunda selalu mendapat asupan zat besi yang cukup.

Mengonsumsi makanan secara seimbang terutama yang mengandung banyak zat besi dalam makanan. Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang kaya zat besi setidaknya tiga porsi sehari, seperti:

  • Daging tanpa lemak, daging unggas, dan ikan.
  • Sayuran berdaun hijau tua, seperti bayam, brokoli, dan kangkung.
  • Sereal dan biji-bijian yang diperkaya zat besi.
  • Kacang-kacangan dan tahu.
  • Telur.

Simak juga Bunda, cerita dokter hamil 7 bulan rawat pasien corona pada video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(haf/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi