sign up SIGN UP search


kehamilan

4 Cara Menggunakan Test Pack dengan Benar, Bunda Harus Tahu

Haikal Luthfi Jumat, 18 Dec 2020 17:06 WIB
ilustrasi test pack caption
Jakarta -

Kehamilan menjadi momen membahagiakan dan paling ditunggu oleh setiap wanita, terutama bagi ibu baru atau yang sudah lama menanti kehadiran buah hati. Nah, ketika tanda-tanda awal kehamilan muncul, biasanya mereka akan memilih menggunakan test pack lebih dahulu sebelum memeriksakan kehamilannya ke dokter.

Test pack adalah salah satu dari sekian banyak alat tes kehamilan yang paling praktis dan cepat, Bunda. Alat ini merupakan salah satu cara yang bisa digunakan untuk mendeteksi kehamilan.

Cara kerjanya, yakni dengan mengandalkan keberadaan human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon ini umumnya akan terdapat pada urine wanita saat hamil. Saat sel telur dibuahi, tubuh mulai memproduksi hCG. Selama awal kehamilan, kadar hCG berlipat ganda setiap dua hingga tiga hari dan mencapai puncaknya pada akhir trimester pertama.


Namun terkadang, tidak sedikit wanita yang salah kaprah dalam penggunaanya. Sebab, pemakaian test pack yang kurang benar, kemungkinan besar akan membuat hasilnya pun jadi tidak akurat, Bunda. Misalnya, seringkali, ada yang menemui dua garis tetapi berwarna samar, atau pun bergaris satu tetapi kenyataannya positif hamil.

Lantas kapan waktu yang tepat untuk melakukan tes kehamilan?

Dilansir dari laman HealthLine, beberapa tes kehamilan dapat mendeteksi hCG sebelum masa menstruasi atau haid telat. Namun hasilnya akan lebih akurat jika Bunda menunggu hingga hari pertama haid terlewat.

Di samping itu, hasil tes juga bisa lebih akurat jika dilakukan pada pagi hari, ketika urine lebih pekat. Menurut Teresa Hoffman, MD, seorang dokter kandungan, penggunaan urine pertama di pagi hari merupakan yang paling dianjurkan.

"Urine ini memiliki kadar hCG yang paling besar, sehingga diharapkan hasil yang muncul pada test pack semakin akurat," tutur Hoffman seperti yang dikutip dari laman Parents.

Nah Bunda, untuk mengetahui lebih mendalam bagaimana cara menggunakan test pack atau alat tes kehamilan, simak ulasan selengkapnya sebagai berikut:

1. Pastikan siklus menstruasi

Tak sedikit wanita yang mendapati hasil yang negatif, padahal ia sedang mengandung, Bunda. Hal ini disebabkan karena tidak mengetahui siklus menstruasi atau haid mereka sendiri. Menurut Robin Elise Weiss, seorang doula sekaligus pendiri Childbirth.org, hal ini disebabkan tubuh mungkin belum menghasilkan hormon hCG untuk dideteksi dengan alat tes kehamilan.

"Hasil negatif palsu dapat mengarahkan orang pada perilaku berisiko karena mereka berpikir bahwa mereka tidak hamil ketika mereka benar-benar hamil. Jadi tunggu hingga Anda melewatkan menstruasi untuk mendapatkan hasil tes yang lebih akurat," ujar Weiss dikutip dari Healthcentral.

Oleh sebab itu, pastikan siklus menstruasi, Bunda. Ada baiknya menunggu sampai melewatkan jadwal menstruasi atau telat haid. Dengan begitu, barulah melakukan tes kehamilan.

2. Periksa tanggal kedaluwarsa

Supaya hasil test pack yang didapatkan optimal, guna sebaiknya pastikan Bunda menggunakan alat yang berkualitas. Pastikan juga kondisinya baru, utuh dan cek juga tanggal kedaluwarsanya ya.

Sebab, ketika test pack yang sudah kedaluwarsa digunakan untuk tes kehamilan, maka bahan kimia yang ada untuk mendeteksi kadar hCG pada urine mulai kehilangan sensitivitasnya. Akibatnya, hasil yang ditunjukkan pun bisa jadi tidak akurat, Bunda.

Female hands holding negative pregnancy test and showing it into camera, closeupIlustrasi test pack/ Foto: iStock

3. Baca petunjuk pemakaian

Bacalah semua petunjuk pemakaian dengan cermat. Sebab, setiap merek alat tes kehamilan mungkin memiliki petunjuk pemakaian yang berbeda-beda. Biasanya, alat tes kehamilan menyatakan kerangka waktu tertentu yang harus dibaca, sehingga pedoman tersebut harus dipatuhi.

Nah, jika Bunda justru membaca tes kehamilan setelah waktu yang ditentukan, mungkin mendapatkan hasil positif palsu. Namun hal Ini biasanya tidak akan bermasalah jika menggunakan alat tes digital.

4. Pahami hasil dari tes kehamilan

Hasil tes akan muncul sebagai garis, warna, atau simbol seperti tanda '+' atau '-'. Pada alat tes digital akan menunjukkan kata 'hamil' atau 'tidak hamil'. Penting untuk mengetahui arti hasil positif atau negatif tersebut, Bunda.

Mengutip WebMD, jika mendapati hasil yang positif, menandakan hamil. Tidak peduli seberapa samar garis, warna, atau tandanya. Namun, dalam kasus yang sangat jarang terjadi, wanita dikatakan tidak hamil tetapi hasil tes mengatakan hamil. Hal ini bisa saja merupakan indikasi hasil positif palsu.

Seseorang bisa mendapatkan hasil positif palsu jika ada darah atau kadar protein pada urine. Ini seperti yang terdapat pada obat penenang, antikonvulsan, hipnotik, dan obat kesuburan, dapat menyebabkan hasil positif palsu.

Nah, jika Bunda mendapati hasil negatif, berarti menandakan tidak hamil. Tetapi tidak menutup kemungkinan akan hamil jika:

  • Tes sudah melewati tanggal kedaluarsa
  • Mengambil tes dengan cara yang salah
  • Menguji terlalu cepat
  • Urine terlalu encer karena terlalu banyak minum sebelum melakukan tes
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti diuretik atau antihistamin

Jika mendapatkan hasil negatif, cobalah uji ulang dalam waktu sekitar satu minggu untuk memastikannya. Jika Bunda mengikuti tes dua kali dan mendapatkan hasil yang berbeda, ada baiknya untuk mengunjungi dokter untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

Selamat mencoba ya Bunda, semoga positif!

Simak juga Bunda, 14 ciri hamil yang jarang disadari pada video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(haf/haf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi