HaiBunda

KEHAMILAN

Wajib Tahu! Ini 5 Aturan Bagi Bumil yang Mau Melahirkan saat Pandemi

Faidah Umu Safuroh   |   HaiBunda

Minggu, 27 Dec 2020 16:18 WIB
Ilustrasi hamil/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Lordn
Jakarta -

Hampir setiap orang tua pasti mendambakan buah hati, terlebih bagi mereka yang baru saja menikah. Namun di masa pandemi seperti saat ini, proses kehamilan hingga persalinan akan menjadi hal yang berbeda dibanding mereka yang hamil dan melahirkan di masa normal.

Terutama adalah soal kontrol bulanan dan panduan kesehatan saat ke rumah sakit. Ini dilakukan agar ibu hamil dan keluarga pendamping terhindar dari paparan Corona. Seorang dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi dari sebuah rumah sakit di Jakarta menuturkan ada lima hal penting yang harus diperhatikan dalam persiapan melahirkan di masa pandemi, antara lain sebagai berikut.

1. Periksa usia kandungan

Bumil saat pandemi tetap wajib memeriksakan kandungannya. Hanya saja intensitasnya yang perlu dibatasi. Adapun kandungan yang perlu diperiksa yaitu yang berada di trimester pertama atau usia janin 0-13 minggu. Serta di trimester akhir sekitar usia 36 minggu ke atas. Sedangkan untuk ibu hamil di trimester kedua disarankan tidak usah ke rumah sakit selama tidak ada keluhan apa pun, cukup membeli vitamin tambahan yang diresepkan oleh dokter kandungan masing-masing.


2. Wajib Rapid Tes dan SWAB

Seperti layaknya standar kesehatan di masa COVID-19, pasien yang masuk ke rumah sakit diwajibkan menjalani Rapid Test dan SWAB. Tes ini wajib dilakukan oleh ibu hamil dan pendamping melahirkan.

3. Tidak boleh ada pengunjung

Jika biasanya ibu melahirkan akan mendapat kunjungan dari sahabat dan keluarga, tidak demikian di masa pandemi Corona. Ibu melahirkan hanya boleh didampingi oleh satu orang pendamping.

4. Tidak perlu khawatir soal vitamin

Bunda yang sudah kehabisan vitamin kehamilan tapi tidak diperbolehkan ke rumah sakit, tidak perlu khawatir. Sebab, vitamin hanya penunjang dan hanya tambahan saja. Paling penting ibu hamil harus makan makanan sehat, makanan bergizi, maka janinnya pun akan sehat.

5. Melahirkan di Bidan atau di RS?

Setiap fasilitas kesehatan memiliki standar kesehatan tertentu. Maka tidak perlu khawatir jika memang harus melahirkan di bidan selama kehamilan normal. Bunda yang biasa memeriksakan diri ke rumah sakit, cobalah paling tidak sekali melakukan kunjungan ke bidan terdekat dari rumah. Dengan demikian, sang bidan sudah memiliki rekam medis jika Bunda harus melahirkan di tempat bersalinnya kelak. Perbedaannya hanya rumah sakit yang lebih besar akan mempunyai persiapan kesehatan yang lebih lengkap.

Adapun yang paling penting untuk menjaga kesehatan dan penularan COVID-19, jangan lupa #IngatPesanIbu atau #IngatPesanBunda untuk mengimplementasikan prinsip 3M, yakni #memakaimasker, #menjagajarak, dan #mencucitangan seperti yang dikampanyekan Satgas COVID-19.

(akn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

150 Nama Bayi Terinspirasi Batu Permata dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Curhat Alyssa Daguise setelah Berjuang Pasca Melahirkan, Kini Menyusui Jadi Momen Favorit

Menyusui Amrikh Palupi

Cara Mengenali Perasaan Diri Sendiri agar Lebih Memahami Emosi

Mom's Life Amira Salsabila

Masih di Dalam Kandungan, Bayi Ini Jalani Operasi agar Selamat dari Kondisi Langka

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Apa Itu Sinbiotik? Kenali Manfaatnya untuk Kesehatan Pencernaan dan Daya Tahan Tubuh Anak

Parenting Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil

Cara Mengenali Perasaan Diri Sendiri agar Lebih Memahami Emosi

150 Nama Bayi Terinspirasi Batu Permata dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan

Potret Kedekatan Taufik Hidayat Bersama Anak yang Sudah Gadis

Apa Itu Sinbiotik? Kenali Manfaatnya untuk Kesehatan Pencernaan dan Daya Tahan Tubuh Anak

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK