sign up SIGN UP search


kehamilan

Infeksi COVID-19 Rusak Sperma & Berpotensi Bikin Pria Mandul

Maya Sofia Selasa, 02 Feb 2021 10:30 WIB
A couple wearing a mask is sitting on a sofa at home during quarantine for protection and avoiding from coronavirus caption
Jakarta -

Seperti Bunda ketahui, infeksi COVID-19 tak hanya menyerang paru-paru saja. Terbaru, infeksi COVID-19 ternyata juga memiliki efek buruk pada kualitas sperma pria.

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Reproduction, peneliti menemukan bahwa infeksi COVID-19 pada kasus yang sudah parah menyebabkan kematian sel sperma. Selain itu infeksi COVID-19 juga menyebabkan peradangan, stres oksidatif yang pada akhirnya menurunkan kualitas sperma serta berpotensi menurunkan kesuburan dan menyebabkan mandul.

"Laporan ini memberikan bukti langsung pertama bahwa infeksi COVID-19 merusak kualitas air mani dan berdampak pada reproduksi pria," tulis studi tersebut.


Dalam studi ini, 105 pria subur yang tidak terkena infeksi COVID-19 dibandingkan dengan 84 pria subur yang terdiagnosis virus corona COVID-19. Kemudian air mani dari kedua kelompok tersebut dianalisis pada interval 10 hari selama 60 hari. 

Nah, dari hasil studi terungkap bahwa ada peningkatan signifikan peradangan dan stres oksidatif pada sel sperma milik pria dengan COVID-19. Peradangan dan stres oksidatif dalam sel sperma meningkat secara signifikan lebih dari 100 persen dibandingkan dengan kontrol sehat.

Kemudian konsentrasi, mobilitas, hingga bentuk sperma kelompok pria dengan COVID-19 ini juga terpengaruh secara negatif oleh virus corona. Lebih detailnya pengendapan sperma berkurang 516 persen, mobilitas berkurang 209 persen, dan bentuk sel sperma berubah 400 persen.


TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Simak juga pengalaman traumatis Fanny Fabriana saat terkena COVID-19 dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

Banner Skandal TWOTM Sulut





(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi