sign up SIGN UP search


kehamilan

Senam Kegel untuk Persiapan Melahirkan, Tapi Hindari 4 Kesalahan Ini Bun!

Dwi Indah Nurcahyani Senin, 05 Apr 2021 07:02 WIB
KESALAHAN UMUM YANG SERING TERJADI SAAT SENAM KEGEL
A young pregnant woman is doing fitness at home. It is important to exercise during pregnancy. caption

Pastikan Bunda melakukannya dengan benar ya dan menghindari beberapa kesalahan umum berikut ini saat senam kegel:

1. Menahan napas

Bernapaslah dengan normal ya, Bunda. Ingat, otot kegel merupakan otot dasar kelompok inti, laras otot pusat yang terdiri dari diafragma di atas, dasar panggul di bawah, perut di depan dan samping, serta otot tulang belakang di bagian belakang.

Dengan menahan napas akan mendorong otot diafragma ke bawah dan meningkatkan tekanan intra-abdomen dimana akan mendorong otot dasar panggul ke bawah, tepat ke arah berlawanan yang diinginkan.


2. Kontraksi otot yang salah

Seringnya, banyak Bunda berkontraksi pada otot yang salah seperti otot perut, bokong, atau paha. Dan, kesalahan terburuk ialah mengejan dan menekan seolah-olah buang air besar. Ini merupakan kebalikan dari kegel yang seharusnya pengangkatan ke dalam dan ke atas.

Sebaiknya, belajarlah lebih dalam untuk menguasai otot dasar panggul dengan didampingi pelatih yang ahli di bidangnya. Pelajarilah tekniknya dengan baik dari latihan ini sehingga bisa membuahkan hasil maksimal.

3. Ketidaksabaran

Transformasi tidak terjadi dalam semalam ya, Bunda. Seperti program lainnya, senam kegel pun membutuhkan proses untuk membuahkan hasil. Secara realistis, diperlukan waktu sekira 6 minggu atau lebih sebelum Bunda menyadari adanya peningkatan dari senam kegel.

4. Tidak melatih fungsi

Sayangnya, kebanyakan Bunda yang mengikuti pelatihan panggul tidak mengerti bagaimana menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang baru  mereka temukan untuk digunakan dalam kehidupan nyata. 

Padahal, tujuan akhir dari senam kegel ialah mencapai kebugaran panggul secara fungsional, menerapkan kemampuan panggul seseorang untuk tugas sehari-hari dan meningkatkan kualitas hidup. Karenanya, sangat penting memulai latihan secara rutin dan belajar mengintegrasikan latihan berdasarkan kebutuhan dan menempatkannya dalam hal yang dibutuhkan. Hal ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan kandung kemih dan risiko organ panggul turun, permasalahan fungsi seksual, dan lainnya.

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

(fia/fia)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Rekomendasi