sign up SIGN UP search


kehamilan

5 Fungsi Tuba Fallopi, Punya Peran Penting dalam Proses Pembuahan

Dewi Ratna Selasa, 28 Sep 2021 15:40 WIB
Ilustrasi tuba fallopi atau rahim caption

Utamanya, fungsi tuba fallopi adalah untuk mengangkut telur dari ovarium ke rahim, tapi ada juga fungsi lainnya yang tak kalah penting dalam proses pembuahan. Dalam artikel ini, Haibunda akan merangkum serba-serbi tuba fallopi beserta apa saja fungsinya.

Tuba fallopi sendiri merupakan saluran berotot 'berbentuk J' yang ditemukan di saluran reproduksi Bunda. Saluran ini terletak di batas atas ligamen lebar, memanjang ke lateral dari rahim, membuka ke rongga perut, dekat ovarium. Pembuahan biasanya terjadi di saluran tuba fallopi ini.

Anatomi tuba fallopi

Saluran tuba atau tuba fallopi ini merupakan saluran berotot yang berada di perut bagian bawah atau panggul. Letaknya tepat di samping organ reproduksi lainnya.


Asa dua saluran, satu di setiap sisi, yang memanjang dari dekat bagian atas rahim menuju lateral, dan kemudian melengkung di atas dan sekitar ovarium. Bentuknya mirip huruf J yang dipanjangkan.

Ujung terbuka tuba fallopi terletak sangat dekat dengan ovarium, tapi tidak langsung menempel. Sebaliknya, pinggiran dari tuba fallopi membawa telur yang telah berovulasi ke dalam tuba menuju rahim.

Infografis 11 tanda pasti hamilInfografis 11 tanda pasti hamil/ Foto: HaiBunda

Bagian utama tuba fallopi

Tuba fallopi sendiri punya empat bagian utama seperti berikut:

  • Fimbriae. Merupakan struktur seperti jari bersilia, bagian ini berfungsi untuk menangkap sel telur dari ovarium.
  • Infundibulum. Merupakan tempat melekatnya fimbriae.
  • Ampula. Merupakan bagian terluar dari tuba falopi yang biasanya jadi tempat fertilisasi, pertemuan sel sperma dengan sel ovum.
  • Isthmus. Merupakan saluran sempit yang menghubungkan ampula dengan rongga rahim atau uterus.

Fungsi tuba fallopi membantu pembuahan

Setiap bagian tubuh manusia pasti punya fungsi masing-masing. Begitu pula tuba fallopi juga punya fungsi penting. Seperti yang disebut di atas, fungsi utama tuba fallopi adalah untuk mengangkut telur dari ovarium ke rahim. Selain itu, ada pula fungsi lainnya.

1. Fungsi tuba falopi dalam transportasi ovum

Telur diambil oleh fiambre dan kemudian 'disapu' ke arah rahim. Gerakan ini diarahkan dengan baik oleh gerakan silia dan peristaltik, yang merupakan kontraksi ritmik otot-otot tuba.

2. Fungsi tuba falopi dalam transportasi sperma

Sperma melakukan perjalanan keluar dari rahim ke dalam tabung, di mana mereka dapat bertemu dan sel telur dibuahi.

3. Fungsi tuba fallopi menjaga sperma

Sperma akan mudah mati, tidak sampai 60 menit, jika berada di luar rahim. Dalam suasana rahim dan tuba fallopi sperma akan bertahan selama 3 hingga 5 hari.

4. Fungsi tuba fallopi dalam pembuahan

Bagian ampula dari tuba fallopi juga sering menjadi tempat bertemunya sel sperma dan sel ovum dan memungkinkan terjadinya pembuahan atau fertilisasi.

5. Fungsi tuba fallopi dalam transportasi embrio

Telur yang telah dibuahi kemudian bergerak menuju rahim, dan jika kemudian tertanam dalam rahim, dia bisa terus berkembang menjadi kehamilan rahim.

Pengangkutan telur yang berhasil melalui tuba fallopi diperlukan bagi Bunda yang hamil tanpa intervensi medis. Inilah mengapa sterilisasi tuba merupakan bentuk kontrasepsi permanen yang efektif.

Steriliasi yang dilakukan dapat mengganggu fungsi tuba fallopi. Biasanya proses ini dikenal dengan istilah 'mengikat tabung'. Karena fungsi tuba fallopi yang terganggu inilah akhirnya telur tidak akan sampai ke rahim.

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!