HaiBunda

KEHAMILAN

Kelebihan USG 4D untuk Cek Perkembangan Janin, Berapa Kisaran Biayanya?

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Rabu, 26 Oct 2022 19:06 WIB
Kelebihan USG 4 D, Biaya, waktu hingga prosedurnya/ Foto: iStockphoto

Pemeriksaan kehamilan kini semakin maju berkat teknologi yang terus berkembang. Pemeriksaan dengan Ultrasonografi (USG) juga semakin canggih. Kini, pemeriksaan kehamilan bisa dipantau menggunakan alat khusus yang bahkan janin pun sangat jelas terlihat.

Ya, Bunda pasti sudah pernah mendengar tentang USG 4D. Beberapa tahun terakhir, USG 4D sudah dipakai di rumah sakit dan beberapa klinik ibu dan anak. Sebelum membahas USG 4 dimensi, perlu Bunda ketahui tentang USG secara umum.

Dilansir laman resmi American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), USG merupakan metode pemeriksaan menggunakan energi dalam bentuk gelombang suara. Selama pemeriksaan, transduser (probe) akan mengirimkan gelombang suara ke seluruh tubuh. Gelombang suara tersebut kemudian akan bersentuhan dengan jaringan, cairan tubuh, dan tulang. Selanjutnya, gelombang akan memantul kembali seperti gema dan menghasilkan gambar.


Apa itu USG 4 dimensi? Bedanya dengan USG 2 dimensi?

Menurut Dr. Liji Thomas, MD, USG 4D memungkinkan video streaming langsung dari gambar, menunjukkan gerakan dinding atau katup jantung janin, serta darah saat ini yang mengalir melalui berbagai pembuluh.

"Singkatnya, pencitraan ultrasound 4D adalah ultrasound 3D dalam gerakan langsung. Ultrasound 4D menggunakan transduser 2D, yang dengan cepat memperoleh 20-30 volume atau susunan matriks, tapi ada juga yang menggunakan transduser 3D," tulisnya, dikutip dari News Medical.

Sementara, USG 2D adalah ultrasonografi tradisional yang digunakan dalam pemeriksaan kehamilan. Ultrasonografi 2D menghasilkan garis besar dan gambar yang tampak datar, yang dapat digunakan untuk melihat tubuh bayi dan organ dalam.

"USG 2D telah digunakan selama beberapa dekade dan memiliki catatan keamanan yang sangat baik. Karena perangkat ini menggunakan radiasi non-pengion, mereka tidak memiliki risiko yang sama seperti sinar-X, yang menggunakan radiasi pengion," tulis Robin Elise Weiss, PhD, MPH seorang childbirth dan postpartum educator, dikutip dari Very Well Family.

Untuk saat ini, menurut Weiss, jenis USG ini paling sering dilakukan untuk 'hiburan' dan bukan untuk alasan medis. FDA tidak menyarankan melakukan USG untuk tujuan bersenang-senang atau bonding karena USG adalah perangkat medis dan hanya boleh digunakan untuk tujuan medis.

Sementara, dilansir WebMD, USG 4 Dimensi adalah opsional. Itu bukan tes prenatal standar. Dokter sering memberikannya sebagai rasa hormat kepada wanita yang menginginkannya. Tapi, tidak semua dokter memiliki akses ke USG 3D atau 4D.

Prosedur USG 4 dimensi

Prosedur USG 4D seperti halnya USG 2D atau USG 3D lewat perut. Untuk USG perut, Bunda akan berbaring dan teknisi akan meletakkan gel tertentu di perut. Ini membantu membawa gelombang suara. Kemudian teknisi akan memegang probe di perut dan memindahkannya untuk mendapatkan gambar.

Setelah itu, Bunda mungkin mendapatkan foto atau salinan film 4D untuk dibawa pulang. Dokter akan memberi tahu Bunda jika ada sesuatu yang tampak tidak biasa.

Manfaat dan waktu terbaik menjalani pemeriksaan USG 4 dimensi

Dilansir Doc Doc, untuk mendapatkan hasil yang akurat, USG 4D harus dilakukan antara minggu ke-26 dan ke-30 kehamilan. Sekitar waktu ini, bayi akan memiliki cukup lemak subkutan, sehingga permukaan kulit akan lebih akurat ditangkap selama pemindaian.

Manfaat USG 4D

Ada beberapa manfaat dari USG 4 dimensi, di antaranya:

1. Periksa kelainan janin

Dilansir laman resmi PHMC Filipina, salah satu manfaat utama yang dapat diberikan oleh USG 4D adalah deteksi cacat lahir, kelainan bentuk fisik, dan anomali kongenital. Kondisi medis lain dan komplikasi yang dapat dideteksi adalah:

  • Cacat tabung saraf massa ovarium
  • Tanda-tanda malformasi
  • Kelainan rangka
  • Perdarahan
  • Langit-langit mulut sumbing
  • Pengukuran hiperplasia endometrium
  • Kista dan polip
  • Tumor di ovarium

2. Pastikan perkembangan janin normal

Dengan USG 4 dimensi, beberapa faktor perkembangan bayi dapat diperiksa seperti:

  • Bagaimana bayi tumbuh secara internal dan eksternal
  • Usia bayi
  • Masalah apa pun yang dapat muncul di rahim, ovarium, leher rahim, dan plasenta
  • Jumlah bayi
  • Detak jantung bayi
  • Posisi bayi di dalam rahim
  • Jenis kelamin bayi
  • Kadar cairan ketuban
  • Masalah perkembangan

3. Gambar wajah bayi jauh lebih jelas

Meskipun pemindaian 2 dimensi dan 3 dimensi juga dapat memeriksa janin, USG 4 dimensi memungkinkan melihat Si Kecil secara jelas. Ini dapat memberi orang tua foto bergerak 3 dimensi waktu nyata, memungkinkan Bunda melihat gerakan terkecil bayi. Melalui manfaat penting yang diberikan oleh ultrasound ini, dokter dapat mengadakan penilaian yang lebih komprehensif tentang kesejahteraan janin.

Baca kelanjutannya di halaman berikutnya ya, Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga cerita kehamilan Gracia Indri, ternyata beda USG di Indonesia dan di Belanda dalam video di bawah ini:usg



(pri/pri)
KISARAN HARGA,  HINGGA KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

KISARAN HARGA, HINGGA KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Haru, Enno Lerian Ungkap Terima Kasih untuk Sang Putra yang Bantu Wujudkan Warung Impian

Mom's Life Amira Salsabila

Kebiasaan Orang Tua Ini Bisa Membuat Anak Merasa Bersalah Meski Tak Salah

Parenting Dilla Atqia Rahmah

Dituding Catut Nama Profesor Jerman, Ini Penjelasan Dosen Indonesia soal Kasus Jurnal

Mom's Life Annisa Karnesyia

5 Drakor Medis Terbaik Berating Fantastis, Ada Doctor X Hingga Dr. Romantic

Mom's Life Tiara Jasmine & Adi Prakoso

Resep Ayam Chili Padi Simpel dan Enak, Coba Bikin di Rumah Yuk Bun

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

300 Soal Pengetahuan Umum SD Kelas 1-6 Lengkap dan Kunci Jawabannya

Resep Ayam Chili Padi Simpel dan Enak, Coba Bikin di Rumah Yuk Bun

Haru, Enno Lerian Ungkap Terima Kasih untuk Sang Putra yang Bantu Wujudkan Warung Impian

Kebiasaan Orang Tua Ini Bisa Membuat Anak Merasa Bersalah Meski Tak Salah

Dituding Catut Nama Profesor Jerman, Ini Penjelasan Dosen Indonesia soal Kasus Jurnal

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK