KEHAMILAN
Mengenal Ovarium Kiri dan Kanan, Manfaat Beserta Perbedaannya
Nanie Wardhani | HaiBunda
Jumat, 22 Mar 2024 19:30 WIBBunda, sebagai organ penting dalam sistem reproduksi perempuan, ovarium terbagi menjadi dua bagian: Ovarium kiri dan ovarium kanan. Kedua ovarium ini memiliki peran vital dalam proses reproduksi dan kesehatan reproduksi secara keseluruhan. Meskipun keduanya memiliki fungsi yang mirip, namun mereka juga memiliki perbedaan yang penting dalam struktur dan fungsinya.
Mengenal ovarium kiri dan kanan
Sebelum mempelajari lebih lanjut mengenai ovarium kanan dan kiri, ada baiknya Bunda memahami terlebih dulu mengenai ovarium itu sendiri.
Menurut Cleveland Clinic, ovarium adalah kelenjar kecil berbentuk oval yang terletak di kedua sisi rahim Bunda. Kelenjar ini memproduksi dan menyimpan sel telur serta menghasilkan hormon yang mengontrol siklus menstruasi dan kehamilan Bunda.
Selama ovulasi, salah satu ovarium melepaskan sel telur. Jika sperma membuahi sel telur ini, Bunda bisa hamil. Ovarium Bunda terus melepaskan sel telur setiap siklus menstruasi hingga Bunda mencapai menopause.
Selama menopause, indung telur Bunda berhenti melepaskan sel telur. Terkadang indung telur dapat melepaskan lebih dari satu sel telur (hal ini dapat menyebabkan kehamilan kembar). Bunda melahirkan dengan semua telur yang pernah Bunda miliki seumur hidup.
Perbedaan antara ovarium kiri dan ovarium kanan
Konsep perbedaan antara ovarium kiri dan kanan mungkin mengejutkan. Meskipun kita memiliki dua ovarium, distribusi pekerjaan menghasilkan sel telur matang setiap bulannya tidaklah merata.
Seperti halnya asimetri tubuh lainnya, sisi-sisi tubuh kita tidak sepenuhnya simetris. Pertanyaan pun muncul: Apakah ada perbedaan antara sel telur hasil ovulasi ovarium kiri dan kanan?
Apakah ovulasi terjadi di kedua sisi setiap bulan, atau secara bergantian? Jawaban atas pertanyaan ini memiliki implikasi penting bagi kesuburan dan terapi kesuburan, simak penjelasan lengkapnya berikut ini seperti dilansir dari IVI Fertility.
Ovulasi lebih sering terjadi pada ovarium kanan
Praktisi kesuburan telah lama mengetahui bahwa terdapat perbedaan fisiologis antara kedua ovarium, dan secara umum, ovulasi terjadi lebih sering di ovarium kanan dibandingkan kiri.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Society of Human Reproduction and Embryology menunjukkan bahwa baik pada perempuan subur maupun tidak subur, 55 persen dari seluruh ovulasi berasal dari ovarium kanan, dibandingkan dengan 45 persen dari ovarium kiri.
Para ilmuwan saat ini belum sepenuhnya memahami alasan hal ini, namun beberapa di antaranya mungkin karena:
1. Sistem drainase vena agak berbeda di kedua ovarium.
Meskipun keduanya menerima suplai darah langsung dari aorta melalui arteri ovarium, drainase vena di ovarium kanan mengalir langsung ke vena cava inferior, vena besar yang membawa darah terdeoksigenasi dari tubuh bagian bawah dan tengah kembali ke atrium kanan jantung.
Suplai darah ke ovarium kiri awalnya mengalir ke vena ginjal kiri dan dari sana mengalir ke vena cava inferior. Hal ini mungkin menjadi penyebab utama tingginya tingkat aktivitas di ovarium kanan.
2. Perbedaan fisiologis antara keduanya
Lingkungan endokrin dasar di kedua ovarium adalah sama, namun beberapa perbedaan fisiologis mengontrol bagaimana folikel tumbuh dan ovarium mana yang akan berovulasi dalam siklus apa pun.
Penelitian menunjukkan bahwa sisi ovulasi ditentukan oleh lamanya siklus menstruasi sebelumnya. Pembentukan folikel dominan, yang pada akhirnya akan menjadi sel telur matang dan berovulasi, lebih mungkin terjadi di ovarium yang memiliki kadar progesteron lebih rendah selama fase folikuler, yaitu fase yang dimulai pada hari pertama siklus menstruasi dan mencapai puncaknya pada ovulasi.
Pada fase ini, follicle stimifying hormone (FSH) yang diproduksi oleh kelenjar pituitari mendorong perkembangan beberapa folikel, salah satunya akan menjadi folikel dominan.
Penelitian lebih lanjut telah mengamati bahwa ovulasi cenderung bergantian antar ovarium selama siklus pendek tetapi selama siklus yang lebih panjang, ovulasi terjadi secara acak, sehingga membuat prediksi menjadi sulit.
Manfaat ovarium kiri dan kanan
Kedua ovarium, baik kiri maupun kanan, memiliki peran yang sangat penting dalam kesehatan reproduksi perempuan. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari kedua ovarium:
- Produksi sel telur: Ovarium kiri dan kanan memproduksi sel telur atau ovum yang dibutuhkan untuk proses reproduksi.
- Pengaturan hormon: Kedua ovarium juga memproduksi hormon-hormon seperti estrogen dan progesteron yang diperlukan untuk menjaga siklus menstruasi yang sehat, fertilitas, dan kesehatan reproduksi secara keseluruhan.
- Keseimbangan hormon: Ovarium membantu menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh perempuan, yang mempengaruhi berbagai fungsi tubuh termasuk pertumbuhan tulang, kesehatan jantung, dan kesejahteraan mental.
Ovarium kiri dan ovarium kanan merupakan bagian penting dari sistem reproduksi perempuan. Meskipun keduanya memiliki perbedaan dalam lokasi dan hubungan anatomi, namun keduanya memiliki fungsi yang sama dalam memproduksi sel telur dan hormon-hormon reproduksi.
Memahami perbedaan dan manfaat ovarium kiri dan kanan penting untuk memahami kesehatan reproduksi perempuan secara menyeluruh. Dengan menjaga kesehatan ovarium, perempuan dapat meningkatkan kesuburan dan kesejahteraan reproduksi mereka.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Pola Penurunan Thalasemia dari Orang Tua kepada Anak
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Persiapan Sebelum Jalani Program Hamil
Pentingnya Pemeriksaan Andrologi bagi Calon Ayah
Saat Program Hamil, Dukungan untuk Suami Juga Penting Diberikan
Just for Fun! Nama-nama Ibu yang Diprediksi Hamil di 2018
TERPOPULER
Momen Hangat Cinta Laura Berikan Kejutan Manis untuk Ibunda
Potret Enno Lerian Mudik ke Blitar, Habiskan 30 Jam Perjalanan
Deretan Anak Artis Punya Adik Lagi di Usia Balita, Putra Nikita Willy hingga Lesti Kejora
Wajah Berubah Saat Hamil, Influencer Kecantikan Ini Mengaku Tak Mengenali Dirinya
11 Ciri Ayah yang Tidak Nyaman Saat Menjadi Orang Tua Menurut Psikolog
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Ide Menu Siap Saji Lebaran Hemat tapi Tetap "Wah" untuk Keluarga Besar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bumbu Dapur Sachet, Bikin Masak Menu Lebaran Lebih Cepat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Cushion untuk Kulit Berminyak yang Bikin Make-up Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Obat Anti Mabuk Perjalanan untuk Anak agar Nyaman & Bebas Mual
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
20 Tanaman Hias Tahan Panas untuk Mempercantik Taman Rumah
Momen Hangat Cinta Laura Berikan Kejutan Manis untuk Ibunda
Deretan Anak Artis Punya Adik Lagi di Usia Balita, Putra Nikita Willy hingga Lesti Kejora
Wajah Berubah Saat Hamil, Influencer Kecantikan Ini Mengaku Tak Mengenali Dirinya
Potret Enno Lerian Mudik ke Blitar, Habiskan 30 Jam Perjalanan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Indonesia akan Diterpa El Nino 'Godzilla'. Waspada Suhu Panas bagi Kesehatan
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Datang Lebih Awal ke Kantor
-
Female Daily
Yoo Yeon Seok Jadi Pengacara yang Bisa Melihat Arwah di ‘Phantom Lawyer’!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Tak Hanya Gen Z, Milenial Kini Adopsi Tren 'Soft Living' karena Burnout
-
Mommies Daily
Pasangan Suka Playing Victim? Ini 5 Cara Menghadapinya dengan Kepala Dingin