Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Ini Reaksi Tubuh yang Bisa Terjadi setelah Lepas KB Implan

Melly Febrida   |   HaiBunda

Senin, 29 Apr 2024 21:27 WIB

ilustrasi tangan kesemutan/tangan sakit
Ini Reaksi Tubuh yang Bisa Terjadi setelah Lepas KB Implan/Foto: Getty Images/iStockphoto/Moyo Studio
Jakarta -

KB implan termasuk jenis alat kontrasepsi hormonal. Alat ini melepaskan hormon progestin ke dalam tubuh untuk mencegah kehamilan. Jika Bunda ingin melepas KB implan, reaksi ini yang bisa terjadi di tubuh Bunda.

KB implan berupa batang plastik yang sangat kecil seukuran batang korek api. Seorang dokter atau ahli kesehatan lainnya akan memasukkan KB implan tersebut ke lengan atas, tepat di bawah kulit. Pemasangan KB implan ini mungkin membuat sejumlah Bunda merasa tidak nyaman dalam sesaat, tapi ini tidak akan terasa sakit.

Beberapa orang mengatakan saat memasang KB implan terasa seperti dicubit. Bunda mungkin merasakan nyeri di sekitar implan selama beberapa hari.

Apa KB implan efektif? Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), kurang dari 1 dari setiap 100 orang yang menggunakan implan menjadi hamil. Efektivitas KB implan ini lebih dari 99 persen sehingga menjadi salah satu metode KB paling efektif. Implan KB efektif hingga tiga tahun.

Cara kerja KB implan di tubuh

Stacy Henigsman, Dokter Spesialis Kebidanan dan Ginekologi mengatakan bahwa KB implan secara perlahan melepaskan hormon progestin yang disebut etonogestrel ke dalam tubuh.

Progestin membantu mencegah kehamilan dengan menghalangi pelepasan sel telur dari ovarium. Ini juga mengentalkan lendir serviks untuk mencegah sperma memasuki rahim.

"Jika Anda memasang implan selama 5 hari pertama menstruasi, implan tersebut langsung efektif mencegah kehamilan. Jika implan dipasang pada titik lain, Anda harus menggunakan alat kontrasepsi cadangan, seperti kondom, selama tujuh hari," kata Henigsman dilansir dari Healthline.

KB implan tidak mencegah Infeksi Menular Seksual (IMS), hanya kehamilan. Hanya kondom yang dapat membantu melindungi dari IMS

Sebelum menggunakan implan, Bunda juga harus memberi tahu ahli kesehatan jika memiliki:

  1. Diabetes
  2. Tekanan darah tinggi
  3. Kondisi kandung empedu atau ginjal
  4. Penyakit hati
  5. Riwayat depresi
  6. Kolesterol tinggi
  7. Sakit kepala
  8. Alergi terhadap anestesi atau antiseptik
Infografis Panduan KB Implan: Efek Samping, Harga & Cara KerjaInfografis Panduan KB Implan: Efek Samping, Harga & Cara Kerja/ Foto: HaiBunda/Dwi Rachmi

Reaksi tubuh usai pelepasan KB implan

Melansir laman Cleveland Clinic, kontrasepsi implan dipakai untuk jangka waktu tiga tahun, tapi terdapat bukti bahwa KB implan dapat berfungsi hingga lima tahun.  Bunda dapat melepas kapan saja setelah dipasang sesuai keinginan. Diskusikan waktu pelepasan dengan dokter.

Pelepasan KB implan hanya membutuhkan waktu beberapa menit, namun prosesnya sedikit lebih lama dibandingkan memasangnya.

Saat pelepasan KB implan, penyedia layanan kesehatan akan membuat sayatan kecil di kulit dan mengeluarkan implan. Namun sebelumnya penyedia layanan kesehatan membuat lengan Bunda mati rasa sehingga Bunda tidak merasakan sakit. 

Berikut langkah yang dilakukan saat pelepasan KB implan:

  1. Penyedia layanan kesehatan akan membuat kulit mati rasa dengan anestesi lokal.
  2. Kemudian, penyedia layanan kesehatan kan membuat sayatan kecil dan mengeluarkan implan dengan tang kecil atau pinset.
  3. Pelepasan KB implan tidak memerlukan jahitan, tetapi penyedia layanan kesehatan akan membalutnya.
  4. Prosedur ini memakan waktu beberapa menit. Bunda tidak boleh mencoba melepas sendiri KB implan yang terpasang. Hanya penyedia layanan terlatih yang boleh memasang dan melepas KB implan.

Setelah implan dilepas, Bunda tidak terlindungi dari kehamilan. Ini berarti Bunda mungkin berovulasi dalam beberapa hari. Apabila Bunda sudah melakukan hubungan intim seminggu sebelum pelepasan implan, kemungkinan sperma masih ada di dalam tubuh.

Artinya, jika terjadi ovulasi, sperma bisa membuahi sel telur. Gunakan alat kontrasepsi alternatif jika Bunda tidak ingin hamil.

Apabila ingin terus menggunakan KB implan, Bunda dapat memasang implan lain saat melepas implan lama.

Apa yang dirasakan tubuh usai implan dilepas? Dikutip dari halaman Planned Parenthood, secara keseluruhan, Bunda akan merasa normal setelah implan dilepas. Lengan mungkin terasa nyeri atau bengkak di sekitar tempat implan berada selama beberapa hari. 

Selain itu, lengan Bunda mungkin terlihat memar selama satu atau dua minggu. Dokter atau perawat akan memberi tahu cara membersihkan dan merawat kulit selama beberapa hari setelah pelepasan KB implan.

Efek samping apa pun yang mungkin Bunda alami saat menggunakan implan pada akhirnya akan hilang setelah implan dilepas. Kecuali Bunda memulai metode kontrasepsi hormonal lain setelah melepas implan, menstruasi akan kembali seperti sebelum memasang implan. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda