KEHAMILAN
Tanda-tanda Gawat Janin yang Bisa Ibu Hamil Rasakan dan Harus Segera ke Dokter
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Jumat, 31 May 2024 16:28 WIBGawat janin atau fetal distress merupakan kondisi yang perlu diwaspadai selama kehamilan. Bunda perlu mengetahui tanda-tanda gawat janin ini untuk mencegah komplikasi yang membahayakan Si Kecil.
Menurut American Pregnancy Association (APA), gawat janin digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika janin tidak menerima jumlah oksigen yang cukup selama kehamilan atau persalinan. Definisi lain yang dijelaskan American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyatakan bahwa gawat janin dapat diartikan 'status janin yang tidak meyakinkan'.
"Gawat janin atau 'status janin yang tidak meyakinkan' adalah saat dokter khawatir bahwa pasokan oksigen ke janin mungkin terganggu di dalam rahim sebelum atau selama persalinan. Kekurangan oksigen ini dapat mengakibatkan penurunan detak jantung dan memerlukan tindakan segera untuk melindungi bayi," kata dokter spesialis obstetri dan ginekologi Andrei Rebarber, M.D., dilansir laman What to Expect.
Faktor risiko dan penyebab gawat janin
Gawat janin dikaitkan dengan sejumlah faktor, yakni:
- Pembatasan pertumbuhan janin atau fetal growth restriction (FGR)
- Preeklamsia
- Solusio plasenta
- Diabetes yang tidak terkontrol
- Terlalu banyak cairan ketuban
- Kadar cairan ketuban rendah
- Kehamilan yang berlangsung lebih dari 40 minggu
- Komplikasi persalinan, termasuk persalinan yang berlangsung terlalu cepat atau berlangsung lama
- Prolaps tali pusat
- Hipotermia janin
- Berat badan ibu hamil berlebih atau obesitas
- Kehamilan kembar
- Pernah mengalami bayi lahir mati (stillbirth) di kehamilan sebelumnya
- Pernah beberapa kali mengalami pendarahan antepartum
Tanda-tanda gawat janin
Ada 3 tanda gawat janin yang bisa ibu hamil rasakan, yakni:
1. Gerakan janin menurun
Gerakan janin menurun yang mulai terasa di usia kehamilan 18 hingga 25 minggu bisa menandakan gawat janin. Perlu diketahui, tanda-tanda gawat janin yang paling umum adalah irama dan detak jantung janin bermasalah. Bila detak jantung lambat atau pola denyut jantungnya tidak biasa, itu dapat menandakan janin mengalami gawat janin.
Menurut ACOG, idealnya gerakan janin adalah 10 gerakan dalam waktu dua jam. Bila Bunda tidak merasakan apa pun, segera periksa ke dokter. Dokter akan memastikan kondisi janin dengan melakukan pemeriksaan USG dan detak jantung.
2. Cairan ketuban berwarna hijau atau kecokelatan
Selain detak jantung, adanya cairan mekonium juga dapat menandakan gawat janin. Biasanya, kondisi ini ditandai dengan cairan ketuban berwarna hijau atau kecokelatan.
"Ibu hamil harus segera ke dokter atau bidan bila melihat cairan ketuban berwarna hijau atau coklat. Sebab, ini dapat menandakan adanya mekonium di cairan ketuban," demikian seperti dikutip dari APA.
3. Sakit kepala tak kunjung hilang
Sakit kepala yang tak kunjung hilang disertai pembengkakan di wajah dan tangan perlu diwaspadai selama kehamilan. Ini merupakan gejala preeklamsia yang juga tanda gawat janin.
Preeklamsia merupakan kondisi di mana tekanan darah ibu hamil meningkat sampai mencapai 140/90 mmHG dan kadar protein tinggi dalam urine. Kondisi ini biasanya berkembang setelah usia kehamilan 20 minggu atau trimester ketiga.
Bila Bunda didiagnosis preeklamsia, maka sebaiknya waspada. Konsultasikan kehamilan dengan dokter secara cermat dan detail untuk mencegah gawat janin dan komplikasi lainnya.
Diagnosis gawat janin
Diagnosis gawat janin biasanya sering disamakan dengan istilah asfiksia lahir. Padahal, keduanya berbeda, Bunda.
ACOG pun lantas mengganti istilah fetal distress diganti dengan non-reassuring fetal status. ACOG juga merekomendasikan dokter untuk menambahkan daftar hasil pemeriksaan ke dalam diagnosis fetal distress, seperti:
- Takikardia janin
- Bradikardia
- Deselerasi variabel berulang
- Profil biofisik rendah
- Deselerasi lambat
Diagnosis gawat janin juga dapat ditentukan dari pemantauan detak jantung janin dengan electronic Fetal Heart Rate (FHR). Tetapi meski dapat membantu diagnosis, FHR tetap bisa memberikan hasil interpretasi yang salah.
Penanganan gawat janin
Penanganan awal gawat janin atau pada kondisi 'janin yang tidak meyakinkan' adalah resusitasi intrauterin. Cara ini dapat membantu mencegah prosedur yang tidak diperlukan.
Berikut beberapa cara resusitasi intrauterin:
- Mengubah posisi, seperti bergerak memutar ke satu sisi untuk mengurangi tekanan bayi.
- Memastikan tubuh terhidrasi dengan baik
- Memastikan tubuh mendapatkan oksigen yang cukup.
- Amnioinfusion atau memasukkan cairan ke dalam rongga ketuban untuk mengurangi kompresi tali pusat.
- Tokolisis, yakni terapi yang digunakan untuk menunda persalinan prematur dengan menghentikan kontraksi sementara).
- Dekstrosa hipertonik intravena.
Bila mengalami tanda-tanda gawat janin di atas, Bunda perlu segera periksa ke dokter ya. Hindari juga minum obat tanpa resep dokter.
Demikian tanda-tanda gawat janin yang perlu Bunda waspadai. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/ank)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Bantuan dari Suami saat Istri Hamil, Bikin Bahagia & Menyehatkan Janin
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Gawat Janin: Penyebab, Tanda Gejala, Penanganan untuk Mencegah Komplikasi
Gawat Janin: Penyebab hingga 8 Tanda yang Perlu Ibu Hamil Waspadai
6 Gejala Gawat Janin yang Bisa Dikenali Tanpa Pemeriksaan Medis
Memahami Kondisi Gawat Janin, Pemicu hingga Risiko saat Bersalin
TERPOPULER
Tak Pernah TK, Apakah Anak Tetap Bisa Daftar SD?
Daftar Nama yang Dilarang Nabi Muhammad SAW untuk Diberikan ke Anak
310 Nama Bayi Laki-laki dalam Bahasa Sansekerta Penuh Makna Baik, Termasuk Cerdas
Promil di Tahun 2026? Jangan Lupa Sertakan 3 Smoothie Ini dalam Menu Harian Bunda
7 Tanda ASI Minim Nutrisi yang Perlu Diwaspadai Ibu Menyusui
REKOMENDASI PRODUK
3 Tips Jaga Pencernaan Anak saat Bepergian
Tim HaiBundaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Lip Tint, Pas untuk Makeup Look Lembut
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomedasi Susu Program Hamil untuk Dukung Keberhasilan Promil
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
Review Eomma Head to Toe Happiness, Sampo & Sabun Mandi untuk Perawatan Bayi
Firli NabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lipstik Warna Muted, Ada Pilihan Bunda?
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Kisah Influencer Alami Kerusakan Ginjal usai Mencoba Tren Diet Karnivora
Berapa Lama Orang Tinggi Hidup? Ini Fakta Menariknya
OST 'Kpop Demon Hunters' Menang Golden Globes, EJAE Menangis Haru di Panggung
Promil di Tahun 2026? Jangan Lupa Sertakan 3 Smoothie Ini dalam Menu Harian Bunda
TAZA Gelar Solo Exhibition 'A Tale of Tomorrow': Ruang Refleksi Amanah, Pilihan, dan Proses yang Dijaga
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Sandara Park Bongkar Rahasia Tak Pernah Keciduk Pacaran dengan Sesama Artis
-
Beautynesia
8 Kebiasaan Buruk yang Harus Ditinggalkan untuk Kesehatan Mental Tetap Terjaga di Tahun 2026
-
Female Daily
Winter aespa Jadi Global Ambassador AHC, Representasikan Clean Skin ala K-Beauty!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
12 Menu Sarapan Sehat untuk Diet yang Bikin Kenyang Tahan Lama
-
Mommies Daily
Saat Gaji Istri Lebih Tinggi dari Suami, Hati-Hati akan 5 Hal Ini