KEHAMILAN
Seberapa Akurat Kalender Cina Prediksi Jenis Kelamin Bayi? Simak Penjelasannya
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Selasa, 02 Jul 2024 12:50 WIBJenis kelamin bayi biasanya bisa dideteksi saat kehamilan masuk trimester kedua. Pemeriksaan terbaik untuk mengetahui jenis kelamin ini adalah ultrasonografi (USG).
Selain USG, beberapa orang percaya jenis kelamin bayi juga dapat diprediksi dengan perhitungan kalender Cina, Bunda. Dilansir What to Expect, kalender Cina untuk prediksi jenis kelamin bayi sudah ada sejak 700 tahun lalu dan ditemukan di sebuah makam kerajaan Tiongkok.
Cara menggunakan kalender Cina
Penggunaan kalender Cina untuk prediksi jenis kelamin cukup muda. Bunda dapat membuka situs yang menyediakan perhitungan.
Kemudian, masukkan usia Bunda saat mengalami konsepsi atau pembuahan di kolom yang tersedia. Di kolom selanjutnya, masukkan bulan saat Bunda konsepsi.
Selanjutnya, klik pilihan prediksi untuk mengonversikan hasilnya. Prediksi jenis kelamin bayi bisa langsung muncul menyesuaikan bagan gender Tiongkok kuno.
Seberapa akurat kalender Cina?
Kalender Cina dipercaya cukup akurat memprediksi jenis kelamin bayi. Beberapa bahkan mengklaim, keakuratannya mencapai 93 persen.
Para peneliti di University of Michigan School of Public Health pernah melakukan penelitian untuk menguji metode kalender Cina ini. Tim peneliti meninjau catatan dari 2,8 juta kelahiran di Swedia.
Mereka lalu menggunakan algoritme yang disesuaikan dengan situs web untuk memperkirakan usia ibu hamil dan bulan konsepsi. Hasilnya, keakuratan kalender Cina untuk menebak jenis kelamin anak adalah sekitar 50 persen. Demikian seperti dilansir Baby Center.
Sejauh ini, belum ada studi pasti yang meneliti keakuratan kalender Cina dalam memprediksi jenis kelamin bayi. Maka dapat disimpulkan bahwa kalender Cina mungkin hanya sekedar mitos untuk menebak jenis kelamin.
Selain itu, chart yang digunakan dalam kalender Cina ini juga tidak dibuat berdasarkan bukti ilmiah. Artinya, hasil prediksi tidak lebih akurat dibandingkan pemeriksaan jenis kelamin non-medis yang bahkan berteknologi rendah.
Cara mengetahui jenis kelamin janin selain kalender Cina
Alih-alih menggunakan kalender Cina, Bunda bisa melakukan pemeriksaan medis untuk mengetahui jenis kelamin Si Kecil. Berikut beberapa cara untuk mendeteksinya:
1. USG
Seperti dijelaskan di awal, USG menjadi salah satu pemeriksaan untuk mendeteksi jenis kelamin anak. Pemeriksaan ini dapat dilakukan di usia kehamilan sekitar 20 minggu.
"Banyak ibu hamil mengetahui jenis kelamin bayinya selama USG di pertengahan kehamilan, yang biasanya dilakukan antara minggu ke-18 dan ke-22," kata Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi dan Dewan Penasihat Medis Baby Center, Layan Alrahmani, M.D.
Meski USG bisa membantu melihat jenis kelamin, bukan berarti 100 persen akurat ya. Organ kelamin bisa saja tidak jelas terlihat, sehingga membuat dokter salah memprediksinya saat pemeriksaan.
2. Tes prenatal non-invasif (NIPT)
Tes prenatal non-invasif atau non-invasive prenatal testing (NIPT) merupakan tes dengan mengambil sampel darah yang diuji untuk mendeteksi sindrom Down dan beberapa kondisi kromosom lainnya mulai dari usia kehamilan 10 minggu.
Tes ini juga dapat mendeteksi jenis kelamin janin. Bunda bisa menjalani NIPT setelah usia kehamilan 9 minggu atau lebih awal dibandingkan pemeriksaan prenatal dan tes diagnostik lainnya.
"Tes ini juga dapat mencari potongan kromosom seks pria dalam darah, yang dapat digunakan untuk menentukan apakan ibu hamil mengandung bayi laki-laki atau perempuan," ujar Alrahmani.
3. Amniosentesis
Pemeriksaan amniosentesis juga biasanya dapat mengetahui jenis kelamin bayi. Pemeriksaan ini dapat dilakukan sekitar usia kehamilan 16 hingga 20 minggu.
Selama prosedur, sampel kecil cairan ketuban yang mengelilingi bayi di dalam rahim akan diambil dengan jarum suntik untuk diuji. Sampel tersebut berisi sel janin yang dapat dianalisis untuk mengetahui jenis kelamin.
4. Chorionic villus sampling (CVS)
Chorionic villus sampling (CVS) adalah tes prenatal yang melibatkan pengambilan sampel jaringan dari plasenta untuk menguji kelainan kromosom dan masalah genetik. Tes ini biasanya dilakukan pada usia kehamilan 10 hingga 13 minggu. CVS juga dapat digunakan untuk mengetahui jenis kelamin bayi.
"CVS dianggap 98 persen akurat dalam mendiagnosis cacat kromosom. Prosedur ini juga mengidentifikasi jenis kelamin janin, sehingga dapat mengetahui kelainan yang terkait dengan satu jenis kelamin, misalnya jenis distrofi otot tertentu yang paling sering terjadi pada pria," ujar Dokter spesialis Obstetri & Ginekologi Traci C. Johnson, MD, melansir dari Web MD.
5. Home Gender Test
Tes jenis kelamin secara mandiri di rumah juga bisa dilakukan untuk memprediksi jenis kelamin bayi. Tes ini menguji sampel darah yang kemudian disimpan di dalam botol dan dikirim ke laboratorium untuk dianalisis.
Selain darah, ada pula tes berbasis urine. Namun, DNA di dalam urine jauh lebih sedikit, sehingga diklaim tidak seakurat sampel dari darah.
Perlu diketahui ya, keakuratan tes ini tidak sebaik pemeriksaan NIPT atau USG. Ada kemungkinan sampel terkontaminasi saat diambil secara mandiri. Selain itu, sejauh ini belum ada klaim akurasinya belum diverifikasi. Klaim keakuratan biasanya hanya didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh perusahaan, bukan penelitian independen yang tidak memihak.
Demikian penjelasan mengenai kalender Cina dan beberapa cara untuk mendeteksi jenis kelamin bayi. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/ank)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Fakta Perayaan Gender Reveal: Asal Usul hingga Kontroversi
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kalender Cina Kehamilan Tahun 2022, Seberapa Akurat Tebak Jenis Kelamin Bayi?
7 Cara Mengatasi Kekecewaan Saat Jenis Kelamin Calon Bayi Tak Sesuai Harapan
Benarkah Kalender Kehamilan Cina Akurat untuk Tebak Gender?
9 Cara Prediksi Jenis Kelamin Bayi saat Hamil, Mitos atau Fakta?
TERPOPULER
Rahasia Kimmy Jayanti Berhasil Turunkan BB 13 Kg setelah Melahirkan Anak Ketiga
Sering Cemas Tanpa Sebab? Waspadai 10 Makanan Ini
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek
REKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Yogurt Rendah Gula Tanpa Tambahan Perasa, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil
KinanREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
10 Cara Mendisiplinkan Anak agar Patuh Sejak Kecil Tanpa Hancurkan Harga Dirinya
Rahasia Kimmy Jayanti Berhasil Turunkan BB 13 Kg setelah Melahirkan Anak Ketiga
Sering Cemas Tanpa Sebab? Waspadai 10 Makanan Ini
3 Cara Mengajari Anak Mengaji di Era Digital agar Tetap Semangat
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Eks Istri Sebut Ressa Ketemu Anak 5 Kali Sejak Pisah 2023
-
Beautynesia
Intip Keseruan Surabaya X Beauty 2026, Bawa Tema Baru The Wholeness Era
-
Female Daily
Dari Uban Pertama sampai Eksplor Warna, Style Rambut Sekarang Bisa Ngikutin Trend dengan Hasil Tetap Lembut
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Sinopsis In Time, Film Justin Timberlake di Bioskop Trans TV Hari Ini
-
Mommies Daily
Bikin Rumah Bersih, Ini 7 Cleaning Hacks yang Bisa Dicoba!