HaiBunda

KEHAMILAN

Kebiasaan Ibu Hamil Minum Kopi Pengaruhi Perkembangan Otak Janin? Simak Hasil Studi Terbaru

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Sabtu, 12 Oct 2024 07:40 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil Minum Kopi/ Foto: iStock
Jakarta -

Bunda punya kebiasaan minum kopi setiap hari sebelum memulai aktivitas? Kebiasaan ini sebaiknya mulai dibatasi selama hamil karena bisa berdampak pada janin.

Beberapa studi telah menemukan dampak konsumsi kafein dalam kopi pada kondisi janin. Salah satunya bahkan mengaitkan dengan risiko berat badan lahir rendah (BBLR).

Lantas, benarkah kebiasaan ibu hamil minum kopi memang dapat menyebabkan BBLR dan dapat memengaruhi perkembangan otak janin? Simak penjelasan dari pakar berikut ini, Bunda!


Benarkah minum kopi saat hamil pengaruhi perkembangan otak janin?

Studi terbaru yang diterbitkan di Psychological Medicine pada 9 Oktober 2024 tidak menemukan kaitan kuat antara minum kopi saat hamil dan masalah perkembangan saraf pada anak-anak. Tetapi, peneliti menyarankan ibu hamil atau bumil tetap mengikuti pedoman medis terkait konsumsi kafein.

Studi ini menggunakan data genetik dari orang tua (ayah dan ibu). Pemimpin studi Dr. Gunn-Helen Moen dan mahasiswa doktor Shannon D'Urso dari Institut Biosains Molekuler (IMB) UQ melakukan analisis genetika mendalam terhadap data dari puluhan ribu keluarga di Norwegia.

"Orang Skandinavia merupakan salah satu konsumen kopi terbesar di dunia, yang minum setidaknya 4 cangkir sehari, dengan stigma yang rendah tentang dampaknya selama kehamilan," kata Moen, dilansir laman University of Queensland, Australia.

"Studi kami menggunakan data genetika dari ibu, ayah, dan bayi, serta kuesioner tentang konsumsi kopi orang tua sebelum dan selama kehamilan."

Para peserta penelitian juga diberikan pertanyaan tentang perkembangan anak mereka hingga usia 8 tahun, termasuk keterampilan sosial, motorik, dan bahasanya. Berdasarkan hasil analisis, tidak ditemukan kaitan konsumsi kopi selama hamil dan masalah perkembangan saraf pada anak-anak.

Para peneliti mengatakan bahwa perubahan fisiologis selama kehamilan dapat mencegah kafein terurai dengan mudah. Kafein pun tidak dapat melewati plasenta dan mencapai janin, di mana tidak ada enzim untuk memetabolismenya di sana.

"Analisis kami tidak menemukan kaitan antara konsumsi kopi selama kehamilan dan kesulitan perkembangan saraf anak-anak," ujar Moen.

Akumulasi kafein diduga memengaruhi perkembangan otak janin. Tetapi, Moen mengatakan bahwa penelitian observasional sebelumnya tidak dapat memperhitungkan faktor lingkungan lain seperti alkohol, asap rokok, atau pola makan yang buruk.

Para peneliti lalu menggunakan metode khusus untuk memprediksi perilaku minum kopi dan memisahkan efek dari berbagai faktor selama kehamilan. Mereka menganalisis genetik untuk memahami sifat dan penyakit kompleks terutama di awal kehidupan. Bila dibandingkan dengan studi sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa minum kopi selama kehamilan tidak memengaruhi berat badan lahir, risiko keguguran, atau lahir mati (stillbirth).

Di sisi lain, peneliti tetap menekankan pentingnya mengikuti saran dari tenaga kesehatan untuk membatasi konsumsi kafein selama kehamilan. Sebab, kafein dapat memengaruhi hasil kehamilan lainnya.

(ank/ank)
Konsumsi kopi saat hamil tetap harus dibatasi

Konsumsi kopi saat hamil tetap harus dibatasi

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

Fase Perkembangan Otak Janin per Trimester

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kenapa Anak 14 Tahun Bisa Alami Gagal Ginjal? Ini Penjelasan IDAI, Bun

Parenting Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

50 Pertanyaan Tes Kepribadian yang Bisa Ungkap Sifat Asli Seseorang

Mom's Life Natasha Ardiah

10 Aroma yang Paling Dibenci Kutu yang Ampuh untuk Membasmi

Mom's Life Amira Salsabila

Ucapan Hangat Sheila Dara di Hari Ultah Vidi Aldiano, Bagikan Potret Bareng Almarhum Semasa Hidup

Mom's Life Amira Salsabila

Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran

Mom's Life Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Mata Anak yang Suka Main HP Bisa Jadi Juling, Benarkah?

Pemberian MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Kecuali di Wilayah Ini

Kenapa Anak 14 Tahun Bisa Alami Gagal Ginjal? Ini Penjelasan IDAI, Bun

50 Pertanyaan Tes Kepribadian yang Bisa Ungkap Sifat Asli Seseorang

10 Aroma yang Paling Dibenci Kutu yang Ampuh untuk Membasmi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK