KEHAMILAN
Plus Minus Kontrol Kehamilan di Bidan, Boleh saja Tapi..
Amrikh Palupi | HaiBunda
Senin, 18 Nov 2024 21:10 WIBBunda yang sedang hamil tentu ingin janin dalam kandungan sehat dan berkembang sampai waktu melahirkan. Karena itu banyak Bunda yang kontrol ke dokter kandungan. Namun tak semua Bunda ke dokter kandungan tapi ke kontrol kehamilan ke bidan yang buka praktik sendiri atau pun di puskesmas.
Dr. Purnawan Senoaji, Sp.OG-KFM, seorang dokter kandungan konsultan kedokteran fetomaternal menuturkan ada plus minus kontrol kehamilan di bidan.
Dokter Purnawan mengatakan kontrol di bidan sebenarnya tidak ada masalah sama sekali selama Bunda melakukan pemeriksaan secara detail. Mulai dari pemeriksaan janin dari kondisinya sampai keluhan yang dirasakan Bunda selama kehamilan.
"Kontrol di bidan itu ga apa-apa. Bukan kalau kontrol tuh harus USG terus itu enggak. Tapi ibu periksa di bu bidan biasanya di situ di timbang, ditensi, diukur tingi rahimnya. Dicari tahu ada potensi masalah atau enggak, keluhan," ujar dr. Purnawan Senoaji, Sp.OG-KFM dikutip dari akun @purnawansenoaji_dr. HaiBunda sudah memiliki izin untuk mengutipnya.
Selain itu, dokter Purnawan menyarankan Bunda saat kontrol di bidan harus cek bagaimana perkembangan janin dari beratnya. Jangan sampai kontrol di bidan hanya sebagai formalitas saja seperti datang, cek tensi, nadi diberi vitamin lalu pulang tanpa tak tahu kondisi kesehatan janin dan Bunda seperti apa.
"Maksud saya setiap kali kontrol jangan sampai hanya jadi rutinitas. Ya dilakukan tapi jadi kaya robot loh. Cuman nulis tensi, cek nadi, dikasi vitamin selesei, nggak gitu. Jadi harus berusaha untuk melihat perkembangannya harusnya segini, bulan berikutnya harusnya segini gitu," tuturnya.
Dokter Purnawan juga menyarankan untuk melakukan USG agar penilaian bidan tentang janin Bunda sesuai. Terlebih fasilitas dan BPJS bisa digunakan untuk melakukan pemeriksaan rutin.
"Selama kontrol sama bu bidan alangkah baiknya tetap ada sekali waktu dilakukan USG untuk menilai apakah penilainya bu bidan ini cocok atau tidak. Toh USG sekarang bisa di pukesmas ada, pakai BPJS bisa jadi harusnya sih bukan jadi masalah. Begitu nanti cocok kan jadi bu bidannya juga tenang," kata dosen Universitas Indonesia ini.
Dokter Purnawan mengatakan jangan sampai saat melahirkan Bunda ada keluhan seperti bayi lahir kecil, tensi tinggi sampai punya riwayat diabetes, Bunda tidak mengetahuinya sebelumnya.
"Intinya pokoknya jangan cuman lewat doang supaya buku pinknya terisi gitu tapi ujung-ujungnya pas lahir ternyata kecil, pas lahir ternyata tensinya tinggi, pas lahir ternyata kegedean, posisinya salah, ada diabetes nggak ketahuan," tuturnya.
Ia pun kembali menegaskan bahwa periksa di bidan tidak masalah tapi harus benar-benar cek kondisi janin sampai ibu hamil secara menyeluruh seperti yang dijelaskan di atas.
"Banyak yg nanya, kontrol hamil tapi bu bidan aja boleh ga sih? Ya pasti boleh laaahh... kan memang kehamilan tdk bermasalah itu ya kontrolnya bisa di bu bidan saja," tuturnya.
Menurut dokter Purnawan intinya periksa di bidan atau di dokter intinya sama. Justru harus saling berkolaborasi tanpa saling menjatuhkan untuk kepentingan dan keselamatan ibu dan janin.
"Intinya dokter dan bidan itu harusnya saling mengisi saling kolaborasi, tidak perlu saling bersaing atau saling menjatuhkan... intinya semuanya demi kepentingan keselamatan ibu dan janin," katanya.
Pilih Bidan atau dokter kandungan?
Saat pertama kali hamil, mungkin Bunda merasa bingung dengan perbedaan antara bidan dan dokter kandungan. Memilih satu di antara keduanya merupakan keputusan penting agar Bunda merasa nyaman selama hamil hingga ketika melahirkan nanti.
Dikutip dari buku Dahsyatnya Hamil Sehat & Normal dari dr.Fredrico Patria.SpOG, berikut ini merupakan perbedaan antara bidan dan dokter kandungan:
1. Bidan adalah ahli dalam kehamilan normal. Sedangkan dokter kandungan memiliki pengetahuan medis dan keterampilan mengatasi masalah-masalah yang mungkin timbul selama kehamilan dan persalinan.
2. Bidan memperlakukan Bunda sebagai seorang pribadi daripada seorang pasien.
3. Bidan akan menenangkan Bunda ketika tahap persalinan mendekat. Sedangkan dokter terlatih mengelola kehamilan berisiko tinggi dan operasi caesar jika diperlukan.
4. Bidan secara hukum dilarang menggunakan tang dan vakum untuk membantu persalinan. Sementara dokter diizinkan menggunakan peralatan tersebut dan diperbolehkan menggunakan intervensi lain seperti anestesi epidural, episiotomy, dan bantuan kelahiran lainnya.
5. Bidan wajib memiliki ijazah dan berpengalaman.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Kapan Sebaiknya Ibu Hamil Mulai dan Berhenti Minum Asam Folat?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Pertanyaan yang Wajib Ditanyakan ke Dokter Kandungan Saat Pemeriksaan Rutin
Tips Memilih Dokter Kandungan yang Tepat
Pilih Bidan Atau Dokter, Baca Dulu 6 Pertimbangan Ini
Bidan Vs Dokter, Pilih Mana untuk Melahirkan? Ini Bedanya
TERPOPULER
Rumah Mewah Putri Kerajaan Arab di Amerika Serikat Curi Perhatian, Harganya Capai Rp120 Miliar
Puasa Ramadhan, Intip Momen Gewa Anak Glenn Fredly & Mutia Ayu saat Sahur
Ternyata Ini 5 Tipe MBTI yang Paling Umum di Dunia, Bunda Termasuk?
Penyebab Bunda Merasa Nyeri saat Berhubungan Intim setelah Melahirkan & Cara Mengatasinya
Ciri Ibu Narsistik, Sering Ucapkan 11 Kalimat Ini kepada Anak Dewasa
REKOMENDASI PRODUK
5 Vitamin Anak untuk Daya Tahan Tubuh Selama Libur Lebaran
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Android TV Box Terbaik & Terjangkau untuk Streaming dan Gaming 2026
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Tas Brand Lokal untuk Ibu & Mertua di Bawah Rp500 Ribu, Bagus Semua!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
6 Rekomendasi Vacuum Cleaner Handy dan Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran Kembaran Keluarga Terbaru dan Stylish
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Rumah Mewah Putri Kerajaan Arab di Amerika Serikat Curi Perhatian, Harganya Capai Rp120 Miliar
Puasa Ramadhan, Intip Momen Gewa Anak Glenn Fredly & Mutia Ayu saat Sahur
Penyebab Bunda Merasa Nyeri saat Berhubungan Intim setelah Melahirkan & Cara Mengatasinya
Ternyata Ini 5 Tipe MBTI yang Paling Umum di Dunia, Bunda Termasuk?
Bintik Merah pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Yusuf Surya Sebut Honor Pemain Sinetron Dulu Lebih Besar dari Sekarang
-
Beautynesia
Get The Look: Ide Outfit Liburan ke Pantai untuk Hijabers ala Xaviera Putri
-
Female Daily
Hair Milk Viral Hingga Shaver yang Jadi Favorit di Bulan Februari
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya Effortless Sherina Munaf di Acara One Piece Live Action, Banjir Pujian
-
Mommies Daily
Kuis: Tebak Kisah Nabi dan Rasul, Bisa Ajak Anak Juga!