KEHAMILAN
Penyebab Keputihan Berbau seperti Telur Busuk saat Hamil
Arina Yulistara | HaiBunda
Sabtu, 23 Nov 2024 19:30 WIBKeputihan selama kehamilan menjadi hal normal dan dialami oleh hampir semua wanita. Namun bagaimana jika keputihan berbau seperti telur busuk? Yuk pahami penyebab keputihan berbau saat hamil.
Keputihan berperan penting dalam menjaga kesehatan organ reproduksi wanita dan mencegah infeksi yang bisa membahayakan janin. Namun perubahan pada keputihan, seperti bau tidak sedap, dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang memerlukan perhatian lebih.
Pada masa kehamilan, tubuh mengalami banyak perubahan hormonal yang memengaruhi produksi keputihan. Biasanya, keputihan yang sehat memiliki warna putih susu atau bening dengan aroma ringan dan tidak berbau sama sekali. Keputihan ini disebut leukorea dan membantu melindungi rahim dari infeksi dengan menciptakan penghalang alami.
Jika keputihan berubah warna, berbau seperti telur busuk, atau disertai gejala lain seperti gatal atau rasa terbakar, hal ini bisa menjadi tanda adanya infeksi. Keputihan yang berbau tidak sedap, terutama seperti telur busuk, bisa disebabkan oleh beberapa kondisi seperti infeksi bakteri, infeksi jamur, atau ketidakseimbangan pH di vagina.
Kondisi ini bisa menjadi lebih sering terjadi selama kehamilan karena perubahan hormonal yang membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk memahami tanda-tanda perubahan pada keputihan dan segera berkonsultasi dengan dokter.
Mari bahas mengenai penyebab keputihan berbau tidak sedap selama masa kehamilan.
Penyebab keputihan berbau tidak sedap saat hamil
Simak ulasannya berikut ini:
1. Infeksi bakteri (Bacterial vaginosis)
Infeksi bakteri adalah salah satu penyebab umum keputihan berbau seperti telur busuk. Bacterial vaginosis terjadi akibat ketidakseimbangan bakteri baik dan buruk di vagina. Selain bau tidak sedap, gejalanya meliputi keputihan berwarna abu-abu atau putih serta rasa gatal atau terbakar.
"Bacterial vaginosis bermula sebagai infeksi vagina tapi terkadang bisa naik ke rahim dan menyebabkan pecahnya ketuban sebelum waktunya dan kelahiran prematur," jelas April Sarvis, MD, seorang dokter kandungan dan ginekologi di Michigan, dilansir dari Parents.
Jika Bunda menduga penyebab keputihan saat hamil vaginosis bakterialis, segera temui dokter. Obat resep bisa meredakan gejala tanpa membahayakan janin dan mengurangi kemungkinan persalinan prematur.
2. Infeksi jamur (Candidiasis)
Jamur Candida yang tumbuh berlebihan karena kelembapan dan perubahan hormon dapat menyebabkan keputihan berwarna putih kental seperti susu basi. Meski biasanya tidak berbau, beberapa kasus candidiasis dapat memunculkan bau tidak sedap pada vagina saat hamil.
"Warna susu kental umumnya disebabkan oleh pertumbuhan jamur candida. Jika kondisi ini sering berulang dan mengganggu sebaik berobat," saran dr Eddy Karta SpKK dilansir dari detikHealth.
3. Ketidakseimbangan pH
Selama kehamilan, pH vagina dapat berubah akibat peningkatan kadar estrogen dan aliran darah ke area reproduksi. Ketidakseimbangan ini dapat menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab bau tak sedap pada vagina.
4. Infeksi menular seksual (IMS)
Beberapa infeksi menular seksual, seperti trikomoniasis juga dapat menyebabkan keputihan berbau menyengat. Infeksi ini biasanya disertai dengan gejala tambahan seperti nyeri saat buang air kecil atau bercak darah.
Tanda keputihan berbau yang tidak normal saat hamil
Kehamilan tidak melindungi Bunda dari infeksi ragi atau infeksi vagina. Ragi hidup di vagina sepanjang waktu dan kehamilan menciptakan kondisi yang sempurna bagi ragi untuk berkembang biak.
Meskipun keputihan saat hamil sering kali normal, Bunda harus segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami:
- Keputihan berwarna kuning atau putih yang menggumpal, tebal, atau menyerupai keju cottage
- Disertai rasa sakit, gatal, atau perih di area vagina
- Bau menyengat seperti telur busuk muncul secara tiba-tiba
- Ada bercak darah atau perdarahan
- Nyeri di daerah vagina
- Nyeri saat berhubungan seksual
- Rasa terbakar saat buang air kecil
Konsultasikan dengan dokter tentang krim atau supositoria vagina yang diresepkan atau dijual bebas untuk menyingkirkan vaginosis bakterial atau penyakit menular seksual. Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebabnya dan memberikan pengobatan yang aman bagi Bunda dan bayi dalam kandungan.
Dengan mengenali gejala dan penyebab keputihan berbau seperti telur busuk, Bunda dapat mencegah komplikasi lebih lanjut dan menjaga kesehatan kehamilan dengan lebih baik. Segera konsultasi ke dokter jika ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan ya, Bunda.
Demikian informasi mengenai penyebab keputihan berbau seperti telur busuk saat hamil dan cara mengatasinya. Semoga informasinya bermanfaat!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Kenali 6 Tanda Keputihan yang Berbahaya di Kehamilan 9 Bulan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
9 Jenis Keputihan saat Hamil dan Penyebabnya, Adakah yang Bahayakan Kandungan?
Keputihan saat Hamil Trimester 2, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya
11 Cara Atasi Keputihan saat Hamil
11 Cara Mengatasi Keputihan Saat Hamil, Salah Satunya dengan Rajin Cuci Tangan
TERPOPULER
7 Zodiak Paling Cocok Jadi Pemimpin, Punya Jiwa Leadership yang Kuat
Suri Jabrik Keponakan Luna Maya Jalani Ritual Sambut Momen Dewasa, Ini Potretnya
Potret Kamari Rayakan Ultah ke-3, Jennifer Coppen Ungkap Suka Duka Membesarkan Sang Putri
Anak Kurang Tidur di Usia Dini Bisa Tingkatkan Risiko Depresi saat Remaja
Cara Membuat Roti Tawar Lembut dan Mengembang, Mudah untuk Pemula
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi AC 1/2 PK Inverter Low Watt, Bagus dan Hemat Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Zodiak Paling Cocok Jadi Pemimpin, Punya Jiwa Leadership yang Kuat
Potret Kamari Rayakan Ultah ke-3, Jennifer Coppen Ungkap Suka Duka Membesarkan Sang Putri
9 Rekomendasi AC 1/2 PK Inverter Low Watt, Bagus dan Hemat Listrik
Suri Jabrik Keponakan Luna Maya Jalani Ritual Sambut Momen Dewasa, Ini Potretnya
Anak Kurang Tidur di Usia Dini Bisa Tingkatkan Risiko Depresi saat Remaja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Pasang Bel Rumah? Kenali Pilihan Produk yang Cocok untuk Kebutuhanmu
-
Beautynesia
3 Manfaat Sarapan Roti Isi Alpukat di Pagi Hari Menurut Para Ahli
-
Female Daily
Jennie Bikin Adidas Superstar Makin Feminin Lewat Koleksi Balletcore Terbarunya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Foto: Gaya Putri Johor Menikah dengan Adat Solo Pakai Kebaya Didiet Maulana
-
Mommies Daily
7 Kesalahan Skincare Remaja yang Bisa Bikin Jerawat Makin Parah