KEHAMILAN
Kebiasaan Makan Ibu Hamil Ini Bisa Sebabkan Anak jadi Picky Eater
Melly Febrida | HaiBunda
Selasa, 03 Dec 2024 17:40 WIBPusing menghadapi anak yang picky eater? Ternyata kebiasaan makan Bunda sewaktu hamil bisa menyebabkan anak jadi picky eater lho. Berdasarkan penelitian, pola makan Bunda sewaktu hamil berperan dalam membentuk selera dan kebiasaan anak ke depannya.
Beberapa penelitian menemukan fakta yang mengaitkan makanan favorit anak mengikuti kebiasaan makan ibu selama hamil.
Dalam jurnal berjudul Child and Maternal Correlates of Picky Eating in Young Children di laman Scientific Research, disebutkan bahwa picky eater di masa kanak-kanak dikaitkan dengan kesehatan yang buruk.
Anak picky eater dalam sampel, balitanya lebih kurus dan lebih kecil, kurang aktif secara fisik, serta lebih rentan terhadap sembelit.
Penyebab anak picky eater
Melansir situs resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), picky eater merupakan kondisi ketika anak mau mengonsumsi berbagai jenis makanan, baik yang sudah maupun yang belum dikenalnya. Namun, anak-anak menolak mengomsumsi dalam jumlah yang cukup.
Sebenarnya belum ada kesepakatan mengenai definisi formal dari picky eating, meskipun secara umum diterima bahwa hal ini mencakup penolakan atau pembatasan terhadap makanan yang dikenal dan makanan yang tidak dikenal, dan dengan demikian termasuk unsur neophobia.
Penyebab dan konsekuensi picky eater tidak dipahami dengan baik. Sejumlah pihak menganggap anak menjadi picky eater karena berhubungan dengan rasa dan tekstur pada makanan.
Lantas apa penyebab anak picky eater? Ternyata, tidak ada satu penjelasan tunggal untuk kebiasaan picky eater. Tetapi para ahli berpendapat bahwa kombinasi genetika dan lingkungan adalah penyebabnya.
Picky eater biasanya tidak mau mencoba makanan baru, yang bisa jadi merupakan hasil dari DNA dan cara anak dibesarkan.
Melansir laman National Library of Medicine, dalam jurnal berjudul Picky eating in children: causes and consequences disebutkan bahwa penyebab picky eater meliputi kesulitan makan dini, pengenalan makanan yang menggumpal pada saat penyapihan, tekanan untuk makan, dan pemilih di awal terutama jika ibu khawatir akan hal ini; faktor protektif meliputi penyediaan makanan segar dan makan makanan yang sama dengan anak.
Kebiasaan makan ibu hamil sebabkan anak picky eater?
Bayi di dalam kandungan dapat mengenali dan merasakan rasa melalui cairan ketuban yang dipengaruhi makanan yang dikonsumsi ibu hamil. Beberapa penelitian mencari tahu kaitan antara kebiasaan makan ibu hamil dengan anak yang picky eater. Salah satunya penelitian yang dilakukan Julie Mennella dan diterbitkan di jurnal Pediatrics tahun 2001.
Penelitian ini melibatkan tiga kelompok ibu hamil di Monell Chemical Senses Center. Satu kelompok ibu hamil diberikan 300 mililiter (ml) jus wortel empat hari dalam seminggu selama tiga minggu di trimester akhir kehamilan. Kelompok kedua melakukan hal yang sama selama dua bulan pertama menyusui, dan kelompok kontrol sama sekali tidak diberikan jus wortel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi yang lahir dari kelompok ibu hamil dan ibu menyusui yang mengonsumsi jus wortel dalam konsentrasi tinggi, dapat makan wortel lebih banyak selama proses penyapihan.
"Bayi yang merasakan wortel dalam cairan ketuban atau ASI ibunya makan lebih banyak sereal rasa wortel. Dan ketika kami menganalisis rekaman video, mereka tidak terlalu menunjukkan ekspresi negatif saat memakannya," kata Mennella, dilansir NPR.
Selain penelitian Mennella, studi terbaru juga telah mengembangkan temuan terkait preferensi makan anak dan kebiasaan makan ibu saat hamil. Studi ini diterbitkan di Psychological Science tahun 2022.
Studi menunjukkan bahwa pola makan ibu selama kehamilan menjadi salah satu cara untuk mengenalkan bayinya dengan rasa baru, yang dapat berdampak jangka panjang pada preferensi makanan anak. Misalnya, bayi yang cukup sering mencicipi kale di dalam rahim mungkin cenderung tidak menolaknya saat diberikan setelah lahir.
"Kami pikir paparan rasa yang berulang sebelum bayi lahir dapat membantu membentuk preferensi makanan pasca kelahiran, yang dapat menjadi penting ketika kita memikirkan seputar makanan sehat dan potensi untuk menghindari perilaku 'rewel' anak saat penyapihan," kata peneliti utama dari Durham's Fetal and Neonatal Research Lab, Beyza Ustun, melansir dari Psychology Today.
Kebiasaan ibu hamil apa saja yang mempengaruhi selera makan anak? Berikut beberapa kebiasaan ibu hamil yang bisa sebabkan anak picky eater dari berbagai sumber.
1. Kebiasaan makan ibu hamil yang suka pilih-pilih
Pola makan sehat ibu dikaitkan dengan prevalensi pilih-pilih makanan yang lebih rendah pada anak 1 tahun berikutnya. Jika ibu hamil cenderung menghindari makanan seperti sayur, buah ataupun nutrisi lainnya dapat mengurangi paparan janin terhadap rasa tersebut.
Penelitian menunjukkan bahwa janin yang sering terpapar rasa pahit dari sayuran lebih mungkin menerima makanan tersebut di kemudian hari.
2. Ibu hamil mengonsumsi makanan cepat saji
Makanan cepat saji mengandung tinggi lemak, garam serta garam. Jika ibu hamil sering mengonsumsinya dapat mempengaruhi preferensi anak terhadap makanan tidak sehat.
3. Makanan ibu hamil kurang bervariasi
Sewaktu Bunda hamil jangan hanya makan makanan jenis tertentu saja, tanpa bervariasi. Cara tersebut dapat membatasi janin mencoba beragam rasa.
4. Kurang asupan nutrisi
Ibu hamil yang kurang mengonsumsi makanan bernutrisi seperti zat besi maupun vitamin D selama kehamilannya dapat mempengaruhi perkembangan otak janin, termasuk area yang mengatur preferensi makanan.
5. Makan tidak teratur
Ibu hamil usahakan makan yang teratur, tidak melewatkan sarapan atau makan besar lainnya. Karena hal ini dapat mengganggu metabolisme janin. Akhirnya ke depannya anak berisiko memiliki kebiasaan makan yang tidak sehat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
5 Manfaat Ibu Hamil Rutin Konsumsi Vitamin D
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Penyebab Ibu Hamil Jadi Picky Eater, Adakah Pengaruhnya ke Janin?
7 Ikan yang Aman Dikonsumsi Ibu Hamil, Rendah Merkuri dan Rangsang Perkembangan Otak Bayi
5 Jenis Makanan untuk Atasi Hipertensi Selama Kehamilan
7 Makanan Penambah Berat Badan Ibu Hamil di Trimester Tiga
TERPOPULER
Potret Dapur Sederhana di Rumah Cinta Laura saat Masak Rawon untuk Sahur
5 Potret Kiyoji Anak Ketiga Jennifer Bachdim, Wajah Bule & Matanya Indah
10 Negara Paling Aman Jika Terjadi Perang Dunia Ketiga, Indonesia Termasuk?
10 Jurusan Kuliah dengan Gaji Lulusan Paling Rendah, Meski Sudah 5 Tahun Bekerja
Berawal dari Ngidam saat Hamil, Pengusaha Ini Ciptakan Cokelat Viral hingga Mendunia
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Madu untuk Sahur, supaya Kuat Puasa dan Tetap Sehat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Anak Laki-Laki 1-14 Tahun, Bisa Kembaran sama Ayah
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Alat Pel Persiapan Ditinggal ART, Harga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin Bikin Sehat Saat Puasa untuk Jaga Daya Tahan Tubuh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Pelembap Wajah untuk Kulit Kering, Harga Sekitar Rp100 Ribuan
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Dapur Sederhana di Rumah Cinta Laura saat Masak Rawon untuk Sahur
7 Film Hollywood Seru untuk Ditonton saat Sahur, Tayang di BLOCKBUSTER SAHUR MOVIES TRANS TV
5 Potret Kiyoji Anak Ketiga Jennifer Bachdim, Wajah Bule & Matanya Indah
Beranda x Samsung Indonesia: Main dan Belajar Paling ManTAB Bersama Kenkulus
10 Jurusan Kuliah dengan Gaji Lulusan Paling Rendah, Meski Sudah 5 Tahun Bekerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Davika Buka-bukaan soal Kondisi Rumah Tangga dengan Ter Chantavit
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Paling Mudah Tidur Tanpa Harus Overthinking
-
Female Daily
Rahasia Tampil Stylish di Lebaran: 4 Aksesori Lokal yang Wajib Kamu Intip
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Yerin Ha 7 Jam Syuting Adegan Panas 'Bridgerton 4', Dampaknya Tak Terduga
-
Mommies Daily
10 Pelajaran Penting yang Didapat Anak saat Puasa Ramadan, Bukan Sekadar Menahan Lapar