KEHAMILAN
Ketahui Perbedaan Ciri Hamil dan Menopause, Tak Perlu Bingung Bun
Melly Febrida | HaiBunda
Sabtu, 08 Mar 2025 21:20 WIBKehamilan dan menopause memiliki banyak gejala yang sama, Ini bisa menimbulkan kebingungan. Bunda perlu mengetahui perbedaan ciri hamil dan menopuase.
Dr. Priya Patel, Dokter Spesialis Kandungan dan Ginekologi mengatakan bahwa dengan memahami gejala kehamilan dan menopause dapat membantu perempuan mengetahui apa yang dialaminya.
"Ada banyak gejala yang mungkin menyertai kehamilan dan menopause. Gejala pada satu kehamilan mungkin berbeda dari kehamilan lainnya, bahkan pada orang yang sama. Demikian pula, gejala menopause berbeda dari orang ke orang, dan gejala tersebut juga dapat berubah seiring waktu," kata Patel dilansir dari Healthline.
7 Ciri perbedaan ciri hamil dan menopause
Bunda mungkin pernah mendengar cerita tentang seorang perempuan yang mengira dirinya mengalami menopause tetapi ternyata dia hamil. Kejutan semacam ini tentu saja dapat menyebabkan syok yang hebat, karena itu perempuan penting untuk memahami perbedaan dan persamaan antara kedua kondisi tersebut.
Berikut beberapa ciri perbedaan ciri hamil dan menopause:
1. Perubahan pola hormon
Pada kehamilan dan menopause ditandai fluktuasi kadar hormon.
- Hamil: Terjadi peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron untuk mendukung kehamilan.
- Menopause: Terjadi penurunan tajam kadar estrogen dan progesteron.
2. Siklus menstruasi
- Hamil: Periode menstruasi yang terlambat merupakan tanda kehamilan.
- Menopause: Periode menstruasi yang tidak teratur dapat berarti dimulainya menopause.
3. Gejala fisik
- Hamil: Mual, payudara sensitif dan bengkak, sembelit, serta sering buang air kecil.
- Menopause: Hot flashes, keringat malam, dan kekeringan vagina.
4. Perubahan emosional
- Hamil: Mood berubah karena fluktuasi hormon.
- Menopause: Mudah tersinggung, depresi, atau kecemasan akibat penurunan hormon.
5. Berat badan
- Hamil: Penambahan berat badan terjadi secara bertahap selama kehamilan.
- Menopause: Metabolisme yang melambat menyebabkan kenaikan berat badan di sekitar perut.
6. Libido
- Hamil: Libido dapat meningkat atau menurun.
- Menopause: Gairah seks yang rendah selama menopause.
7. Durasi gejala
- Hamil: Gejala berlangsung selama 9 bulan atau hingga persalinan.
- Menopause: Gejala bisa berlangsung selama beberapa tahun sebelum dan setelah menopause.
7 Ciri-ciri orang hamil yang perlu dikenali
1. Telat haid
Salah satu tanda awal kehamilan yakni terlambatnya menstruasi.
2. Mual dan muntah (morning sickness)
Morning sickness merupakan gejala umum pada trimester pertama kehamilan. Meskipun umumnya disebut morning sickness, rasa mual dapat terjadi sepanjang hari. Beberapa orang mungkin tidak pernah merasa mual atau ingin muntah selama kehamilan mereka.
3. Payudara sensitif dan membengkak
Payudara Bunda mungkin terasa nyeri dan sakit di awal kehamilan. Saat tubuh menyesuaikan diri dengan perubahan hormonal, rasa tidak nyaman akan mereda.
4. Sering buang air kecil
Bunda mungkin merasa lebih sering buang air kecil selama kehamilan. Hal ini karena terjadi peningkatan darah yang menyebabkan ginjal memproses lebih banyak cairan, yang berakhir di kandung kemih.
5. Kelelahan
Selama kehamilan, kelelahan disebabkan oleh melonjaknya kadar progesteron, yang dapat menyebabkan Bunda mengantuk.
6. Sensitivitas makanan
Indra pengecap ibu hamil dapat berubah selama kehamilan. Bunda mungkin berhenti makan makanan favorit atau mulai makan makanan yang sudah lama tidak makan. Bunda mungkin juga jatuh sakit setelah makan makanan tertentu atau mencium bau tertentu.
7. Perubahan mood
Perubahan hormon menyebabkan perubahan suasana hati selama kehamilan dan perimenopause.
7 Ciri-ciri rang menopause yang perlu dikenali
1. Hot flashes
Selama hot flashes, Bunda akan merasakan aliran panas yang cepat yang dapat menyebabkan berkeringat dan wajah menjadi memerah. Bunda mungkin juga berkeringat berlebihan saat tidur, yang dapat membangunkan di malam hari dan menyebabkan kelelahan.
2. Keringat malam
Keringat berlebihan saat tidur terjadi akibat perubahan hormon.
3. Kekeringan vagina
Vagina mungkin kehilangan pelumasan dan elastisitas karena kadar estrogen menurun. Hal ini dapat membuat seks terasa menyakitkan. Hal ini juga dapat menyebabkan pendarahan setelah jenis kelamin.
4. Gangguan tidur
Bunda mungkin sulit tidur atau sering terbangun di malam hari.
5. Perubahan mood
Mudah marah, cemas, atau depresi.
6. Penurunan kepadatan tulang
Kadar estrogen yang lebih rendah pada perimenopause dan menopause dapat menyebabkan hilangnya kepadatan tulang. Hal itu meningkatkan risiko osteoporosis. Massa tulang tidak terpengaruh oleh kehamilan.
7. Berat badan naik
Metabolisme yang melambat, menyebabkan penumpukan lemak.
Cara membedakan kehamilan dan menopause
Bunda dapat membedakan kehamilan dan menopause dengan beberapa cara di bawah ini:
- Tes kehamilan: Cara untuk memastikan apakah Bunda hamil dengan menggunakan test pack
- Pemeriksaan hormon: Untuk mengetahui menopause dengan tes darah yang mengukur kadar hormon FSH (Follicle Stimulating Hormon) yang meningkat saat menopause.
- Konsultasi dokter: Untuk memastikan kondisi Bunda, dokter dapat melakukan USG atau pemeriksaan fisik.
Cara diagnosis ciri hamil dan menopause
Dr. Debra Sullivan, seorang pendidik perawat dengan lebih dari 20 tahun pengalaman mengajar, mengatakan bahwa jika perempuan menduga dirinya hamil atau menopause dapat melakukan beberapa tes.
Hamil
- Bunda dapat melakukan tes kehamilan menggunakan urine (testpack) atau dengan darah untuk mengukur kadar hormon hCG (human Chorionic Gonadotropin)
- Menjalani USG: USG adalah cara yang paling dapat diandalkan untuk menguji kehamilan.
Menopause
Perimenopause dan menopause terkadang sulit didiagnosis oleh dokter. Menurut Sullivan, dokter dapat menguji keberadaan hormon, seperti estrogen dan progesteron, yang biasanya menurun saat seorang perempuan mengalami menopause.
"Namun, hormon-hormon ini secara alami berubah sepanjang setiap bulan, jadi hasil tes yang menunjukkan kadar hormon rendah atau tinggi tidak selalu berarti seorang perempuan mengalami menopause," kata Sullivan dilansir MedicalNewsToday.
Untuk memastikan bahwa seorang perempuan mengalami menopause, dokter kemungkinan akan mempertimbangkan semua gejala yang dialaminya, termasuk perubahan pada periode menstruasinya. Dokter juga dapat melakukan tes darah untuk mengidentifikasi kadar hormon.
Kapan harus ke dokter jika gejala hamil atau menopause terlihat?
1. Jika Bunda curiga hamil:
- Segera lakukan tes kehamilan dan konsultasi ke dokter untuk memastikan.
- Jika hasil tes positif, dokter akan memantau perkembangan kehamilan.
2. Jika curiga menopause:
- Segera konsultasikan gejala yang Bunda alami, terutama jika mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Dokter mungkin menyarankan terapi hormon atau perawatan lain untuk mengatasi gejala.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Darah Haid kok Hitam? Kenali 7 Penyebabnya Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ciri-Ciri Hamil Dilihat dari Bentuk Perut Berdasarkan Postur Tubuh
Ciri-Ciri Hamil Muda Dilihat dari Perubahan Payudara Bunda
9 Ciri Hamil yang Terlihat dari Perubahan Raut Wajah
8 Fakta Ibu Hamil yang Harus Diketahui Suami
TERPOPULER
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek
5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen
Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
3 Cara Mengajari Anak Mengaji di Era Digital agar Tetap Semangat
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek
Mengenal Kanker Usus Besar, Penyakit yang Diidap James Van Der Beek Sebelum Meninggal
Bunda Hamil/Promil, Apa Harus 'Buang' Kucing Peliharaan?Ini Penjelasan Dokter Hewan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Pilihan Menu Berbuka Puasa dengan Parilla Khas Argentina
-
Beautynesia
Jangan Salah Pilih, Ini 7 Pilihan Bunga untuk Perayaan Valentine dan Maknanya
-
Female Daily
Dari Uban Pertama sampai Eksplor Warna, Style Rambut Sekarang Bisa Ngikutin Trend dengan Hasil Tetap Lembut
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Tunangan Mick Jagger Syok Setelah Alami Serangan Fisik di Klub Eksklusif London
-
Mommies Daily
Cara Menjelaskan Makna Puasa ke Anak Balita dan Usia SD Menurut Psikolog