sign up SIGN UP search


kehamilan

8 Fakta Ibu Hamil yang Harus Diketahui Suami

Annisa Karnesyia Kamis, 25 Jun 2020 07:37 WIB
Pregnant, Human Abdomen, Women, Father, Men caption
Jakarta -

Kehamilan tentu menjadi momen berharga bagi setiap pasangan. Tak cuma peran istri, kehadiran suami selama masa kehamilan juga penting, Bunda.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Dr. Sarah Bjorkman mengatakan, suami paling tidak harus tahu dasar kehamilan dan kondisi bayi untuk membantu istri melewati fase kehamilan. Selain itu, pahami juga perubahan yang terjadi pada istri.

Selama trimester pertama, Ayah akan melihat banyak perubahan pada Bunda. Ini normal kok. Paling tidak Ayah bisa memberi hiburan dan dukungan dengan cara yang tidak bisa dilakukan orang lain.


Nah, di awal kehamilan, suami juga harus menunjukkan betapa semangatnya dia menyambut si kecil.

"Ini saatnya meyakinkan pasangan bahwa Anda selalu berada di sisinya dan mendukung dia selama masa kehamilan," kata Bjorkma, dikutip dari Motherly.

Lalu apa saja fakta ibu hamil yang harus diketahui suami? Berikut 8 fakta yang perlu Ayah tahu:

1. Mengidam

Ayah harus tahu bahwa istri akan memiliki banyak keinginan selama hamil. Periode ini disebut ngidam.

Menurut Dr. Med. dr. Damar Prasmusinto SpOG(K), teori pertama tentang ngidam adalah teori perlindungan untuk ibu dan janin. Selain itu, mengidam disebabkan karena penurunan nutrisi pada ibu hamil.

"Ketika mual (morning sickness), otomatis muntah dan kekurangan nutrisi. Penurunan nutrisi inilah yang menyebabkan Bunda ngidam," kata Damar.

Ayah mungkin akan sedikit kerepotan memenuhi semua permintaan istri, tapi cara ini bisa bikin dia bahagia, lho. Ketika istri ngidam makanan, pastikan asupan yang dikonsumsi aman dan tidak menimbulkan masalah ya.

2. Berat bayi

Dikutip dari Live Well, wanita mungkin akan mengalami kenaikan berat badan sekitar 11 sampai 15 kilogram (kg) selama hamil. Penting bagi suami untuk menyadari penambahan berat badan bayi yang berhubungan dengan itu semua.

Menurut dr.Yuslam Edi Fidianto, Sp.OG, dokter spesialis kandungan dan kebidanan di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, berat janin dikatakan normal bila disesuaikan dengan minggu kehamilan.

Bila kurang, sudah pasti bayi tidak berkembang dengan baik, namun jika berlebihan juga harus dicurigai dan diwaspadai. Dikhawatirkan terjadi masalah kesehatan pada si ibu.

"Berat janin sampai usia 20 minggu normalnya 250 gram. Memasuki usia 20 sampai 28 minggu adalah 1,8 kg. Di atas 32 minggu atau tepatnya usia 36 minggu, berat janin normalnya sekitar 2,5 kg," ujar Yuslam.

3. Mudah lelah

Ibu hamil mudah menjadi lelah karena membawa janin di dalam tubuhnya. Kelelahan semakin meningkat ditambah perubahan fisik yang terjadi selama hamil.

Beberapa ibu hamil juga sering mengalami kesulitan tidur yang bikin kelelahan. Ayah bisa membantu Bunda untuk mengurangi kelelahan dengan mengerjakan pekerjaan rumah.

Ibu hamilIlsutrasi Ibu Hamil/ Foto: iStock

4. Sering buang air kecil

Ciri hamil yang umum dialami ibu hamil adalah sering buang air kecil. Tak heran, waktu tidur ibu terganggu karena harus terbangun untuk buang air kecil sepanjang malam.

Menggunakan toilet juga jadi rutinitas baru yang butuh waktu lama. Suami memang tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasinya, namun paling tidak jangan mengeluh atau merasa terganggu ya.

5. Nyeri

Selama hamil, tubuh wanita ikut membesar dan menyebabkan rasa sakit serta nyeri. Belum lagi, mereka juga membawa beban tambahan yang harus disokong tubuhnya. Beban ekstra ini dapat menyebabkan stres pada punggung bagian bawah.

Suami bisa membantu memijat punggung untuk mengurangi nyeri. Pijat menjadi hal yang umum bagi wanita hamil karena mampu meringankan ketegangan di otot.

6. Indra penciuman meningkat

Indera penciuman wanita akan lebih sensitif selama hamil. Beberapa akan merasa tak nyaman mencium aroma tertentu, misalnya makanan laut.

Hal terbaik adalah suami menghindari makan hal-hal yang bikin istri peka atau sensitif indera penciumannya. Ini mungkin akan sulit dilakukan, namun usaha suami akan membuat istri senang.

Ibu Hamil MualIbu Hamil Mual/ Foto: iStock

7. Dorongan seksual berubah

Wajar jika dorongan seksual wanita berubah selama kehamilan. Mengutip laman NHK, biasanya memang tidak ada alasan medis untuk menghindari seks selama hamil, tapi Ayah harus ingat beberapa hal ya.

Saat hamil, payudara wanita akan sangat lunak di minggu-minggu awal kehamilan. Jangan lakukan hubungan seks jika ada pendarahan atau rasa sakit, serta pastikan istri nyaman. Terkait hal ini, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter

Beberapa pasangan mungkin sulit untuk bercinta selama hamil. Jika ada rasa tidak nyaman dengan perubahan bentuk tubuh istri, sebaiknya bicarakan dengan pasangan.

8. Timbul rasa khawatir

Rasa khawatir bukan cuma dirasakan calon ibu, tapi juga calon Ayah. Terutama soal bagaimana kehidupan pribadi dan sebagai pasangan akan berubah dengan kehadiran bayi.

Untuk mengatasinya, Ayah bisa luangkan waktu untuk berbicara dengan Bunda. Gunakan juga waktu kehamilan ini untuk meminta saran dari teman, keluarga, atau pakar yang berpengalaman.

Simak juga ciri hamil dilihat dari perubahan kulit, di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi