KEHAMILAN
Kisah Bumil Alami Mati Otak yang 'Dipaksa' Hidup hingga Bayinya Lahir
Azhar Hanifah | HaiBunda
Rabu, 28 May 2025 08:00 WIBBunda, kehamilan adalah masa yang penuh harapan dan cinta, namun dalam beberapa kasus bisa berubah menjadi kisah yang memilukan. Inilah yang dialami oleh Adriana Smith, seorang bumil asal Georgia, Amerika Serikat, yang divonis mati otak saat janinnya masih berada dalam kandungan.
Kisah ini menyita perhatian publik dan memicu perdebatan luas, terutama terkait hak hidup janin, batas etika medis, serta hukum aborsi yang berlaku di negara bagian tersebut. Simak kisah bumil selengkapnya di bawah ini.
Kisah Adriana Smith divonis mati otak saat sedang hamil
Nasib memilukan dialami oleh Adriana Smith, seorang wanita hamil dari Georgia, Amerika Serikat. Saat usia kandungannya masih tergolong dini, ia mengalami sakit kepala yang sangat parah hingga kemudian terdeteksi mengalami pembekuan darah di bagian otaknya. Tak lama setelah dirawat, Adriana dinyatakan mati otak saat usia kehamilannya baru sekitar delapan minggu.
Mengejutkannya, janin yang dikandung Adriana terus menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan. Sang ibu, April Newkirk, mengatakan bahwa cucunya berkembang dengan baik, anggota tubuhnya bahkan telah terbentuk lengkap.
Kini di usia kandungan yang menginjak minggu ke-22, keluarga berharap bayi yang diberi nama Chance ini bisa dilahirkan melalui operasi caesar pada awal Agustus. Meskipun dokter memperkirakan kemungkinan bayi Chance lahir sehat sangat kecil, keluarga tetap berpegang pada harapan dan kasih sayang.
Keputusan rumah sakit untuk mempertahankan fungsi tubuh Adriana menggunakan alat bantu hidup menjadi sorotan, terlebih karena hukum aborsi Georgia melarang tindakan aborsi setelah enam minggu kehamilan dan mengakui fetal personhood, memberikan hak hukum penuh kepada janin sejak dini.
Konflik hukum dan medis jadi sorotan
Kasus Adriana Smith tidak hanya menjadi tragedi keluarga, tetapi juga mencuat sebagai polemik hukum dan etika medis di Amerika Serikat. Banyak pihak mempertanyakan keputusan untuk mempertahankan tubuh pasien yang telah mati otak demi kelangsungan janin.
Senator Demokrat Nabilah Islam Parkes menyebut kebijakan tersebut tidak manusiawi dan bertentangan dengan prinsip medis. Sementara itu, Kejaksaan Georgia menyatakan bahwa hukum negara bagian tidak secara eksplisit mewajibkan rumah sakit untuk mempertahankan hidup pasien mati otak demi janin.
Namun, pihak rumah sakit mengklaim bahwa mereka menjalankan prosedur medis dan peraturan hukum yang ada, serta menjunjung tinggi prinsip profesionalisme dalam membuat keputusan klinis. Kontroversi ini diperburuk oleh penerapan konsep fetal personhood, di Georgia bahkan memungkinkan janin untuk dihitung sebagai tanggungan pajak.
Para ahli menyebut hal ini sebagai langkah strategis dari gerakan anti-aborsi untuk memperkuat kedudukan hukum janin. Ketidakseimbangan antara nilai hukum, moral, dan medis pasca-pembatalan Roe v. Wade oleh putusan Mahkamah Agung AS yang menambah kompleksitas kasus seperti yang dialami Adriana, sekaligus menimbulkan berbagai pertanyaan terkait batasan kemanusiaan dan hak keluarga dalam mengambil keputusan.
Bunda, kisah Adriana Smith menjadi pengingat bahwa di balik setiap kehamilan, tersimpan kerentanan dan dilema yang tak selalu mudah diselesaikan.
Di tengah perdebatan yang terus bergulir, keluarga Adriana memilih untuk menggenggam harapan, bahwa dari tubuh yang tak lagi sadar, mungkin masih ada kehidupan baru yang layak diperjuangkan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Kapan Jenis Kelamin Janin Terbentuk? Ini Penjelasannya, Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kabar Terbaru Erramatti Mangayamma, Bunda yang Melahirkan Bayi Kembar di Usia 73 Th
Kisah Beulah Hunter, Perempuan yang Hamil selama Satu Tahun & Jadi yang Terlama di Dunia
Kisah Sedih Bunda Sadar Hamil 5 Minggu setelah Sang Suami Baru Saja Meninggal Dunia
Mengira Perut Membesar karena Kista, Bunda di Jakarta Ini Kaget Ternyata Hamil 7 Bulan
TERPOPULER
Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah
Cara Membuat Bola Ubi Kopong Anti Gagal, Renyah di Luar Lembut di Dalam
Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari
Anak Jatuh dan Kepala Terbentur? Jangan Panik, Lakukan Ini Bun
Perempuan dengan Endometriosis Disarankan Segera Hamil, Ini Alasan di Baliknya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah
Cara Membuat Bola Ubi Kopong Anti Gagal, Renyah di Luar Lembut di Dalam
Sejarah Respon Internasional terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Perempuan dengan Endometriosis Disarankan Segera Hamil, Ini Alasan di Baliknya
Anak Jatuh dan Kepala Terbentur? Jangan Panik, Lakukan Ini Bun
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Rambut Rontok Parah? Serum Aminexil Kerastase Genesis Diklaim Ampuh dari Akar
-
Beautynesia
7 Kebiasaan Orang yang Bangun pada Waktu yang Sama Tanpa Alarm
-
Female Daily
Bobbi Brown Hadirkan Vitamin Enriched Face Base+, Formula Baru dengan 5x Vitamin dan 24H Makeup Priming
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Berkat 'Kecoa', Desainer Muda Asal Surabaya Ini Bisa Belajar Fashion di Paris
-
Mommies Daily
Drama Hayoung yang Bisa Masuk Daftar Tontonan Mommies, Terbaru Our Sticky Love