KEHAMILAN
Gigi Terasa Cenat-cenut, Eks Artis FTV Nanda Gita Ternyata Alami Periodontitis Postpartum
Amrikh Palupi | HaiBunda
Minggu, 22 Jun 2025 15:10 WIBNanda Gita membagikan kabar mengejutkan soal kesehatannya. Dalam unggahan terbaru di Instagram, Nanda Gita mengaku sedang mengalami periodontitis postpartum, yaitu peradangan gusi yang terjadi pascapersalinan.
Mantan artis FTV ini yang kini tinggal bersama sang suami di Belanda menceritakan awal mula dirinya mengalami periodontitis postpartum. Menurut Nanda, awalnya dia melakukan deep scaling gigi di klinik gigi dekat rumahnya. Di situ, dokter mengatakan Nanda mengalami infeksi pada gusinya yang mengakibatkan periodontitis postpartum.
"Aku kena periodontitis postpartum. Aku jelasin singkat, jadi aku deep scaling gitu terus ada infeksi periodontitis itu jadi dimana gusi itu melemah atau melembek jadinya ada infeksi bakteri di gusinya," ujar Nanda Gita dikutip dari laman akun Instagram @nandagita16.
Nanda mengaku tidak menyangka dirinya mengalami periodontitis postpartum. Pasalnya dia sangat rajin membersihkan gigi bahkan sehari bisa 4 kali sikat gigi. Menurut Nanda perubahan bentuk tubuh dan hormon setelah melahirkan juga dapat memicu kondisi ini.
"Padahal aku tuh sikat gigi sehari bisa 4 kali guys. Aku kena periodontitis postpartum. Benar-benar yah badan wanita tuh untuk hamil aja itu banyak banget hal yang terjadi di badan ini. Belum hormon, naik berat badan," " tutur Nanda Gita.
Perempuan 32 tahun asal Bandung Jawa Barat ini mengatakan untuk kesehariannya giginya tidak merasakan sakit yang luar biasa. Hanya saja, di di bagian gusinya mudah berdarah.
"Sebenarnya daily aku nggak gimana-gimana banget gitu. Cuman emang kaya ditusuk itu sensitif gampang berdarah gusinya," tuturnya.
Kini, Nanda fokus ke penyembuhan untuk periodontitis postpartum dengan terapi ke klinik. Ia mengatakan harus terapi gigi setiap 4 bulan sekali dengan tiga kali treatment.
"Itulah harus diterapi dan aku harus bersihin gigi lebih lagi si sela-selanya di deep scaling. Nanti 4 bulan lagi datang, per 4 bulan selama tiga kali treatmentnya gitu. Aku udah hampir mau muntah soalnya aku paling nggak suka sikat gigi di dokter gigi," ucap Nanda Gita.
Tak disangka biaya untuk terapi cukup mahal. Perempuan bernama lenglap Nanda Gita Nurhazari Kuiper ini menyebut biaya terapi ini mencapai 14 juta rupiah.
"Nah itu harus diterapi beberapa kali dan di Belanda aku kena bill 700 sekian euro alias 14 juta untuk terapi gusi ini guys," tutur Nanda Gita.
Apa itu periodontitis postpartum?
Mengutip laman Mayoclinic Periodontitis postpartum juga disebut penyakit gusi, adalah infeksi serius pada gusi yang merusak jaringan lunak di sekitar gigi. Tanpa pengobatan, periodontitis dapat menghancurkan tulang yang menyokong gigi. Hal ini dapat menyebabkan gigi menjadi goyang atau bahkan tanggal.
Periodontitis merupakan kondisi yang umum terjadi namun biasanya bisa dicegah. Penyakit ini sering kali disebabkan oleh kurangnya perawatan terhadap mulut dan gigi. Untuk membantu mencegah periodontitis atau meningkatkan keberhasilan pengobatan, sikat gigi setidaknya dua kali sehari, gunakan benang gigi (floss) setiap hari, dan lakukan pemeriksaan gigi secara rutin.
Penyebab periodontitis
Dalam sebagian besar kasus, perkembangan periodontitis dimulai dari plak. Plak adalah lapisan lengket yang sebagian besar terdiri dari bakteri. Jika tidak ditangani, berikut ini adalah bagaimana plak dapat berkembang seiring waktu menjadi periodontitis:
1. Plak terbentuk di gigi
Ketika pati dan gula dari makanan berinteraksi dengan bakteri yang secara alami ada di mulut Anda. Menyikat gigi dua kali sehari dan menggunakan benang gigi sekali sehari dapat menghilangkan plak, tetapi plak dapat dengan cepat terbentuk kembali.
2. Plak dapat mengeras di bawah garis gusi menjadi karang gigi (tartar)
jika dibiarkan menempel di gigi. Karang gigi lebih sulit untuk dihilangkan. Anda tidak dapat menghilangkannya hanya dengan menyikat atau membersihkan dengan sikat. Maka diperlukan pembersihan profesional oleh dokter gigi. Karena plak dan karang gigi penuh dengan bakteri, semakin lama dibiarkan menempel di gigi, semakin besar kerusakan yang ditimbulkan.
3. Plak dapat menyebabkan gingivitis
Bentuk paling ringan dari penyakit gusi. Gingivitis adalah iritasi dan pembengkakan pada jaringan gusi di sekitar pangkal gigi. Gingiva adalah istilah lain untuk jaringan gusi. Gingivitis dapat disembuhkan dengan perawatan profesional dan kebersihan mulut yang baik di rumah tetapi hanya jika ditangani lebih awal sebelum terjadi kehilangan tulang.
4. Peradangan gusi yang berlangsung terus-menerus dapat menyebabkan periodontitis
Lama kelamaan, kondisi ini menyebabkan terbentuknya kantong-kantong dalam antara gusi dan gigi. Kantong ini terisi oleh plak, karang gigi, dan bakteri, dan menjadi semakin dalam seiring waktu. Jika tidak diobati, infeksi yang dalam ini akan menyebabkan kehilangan jaringan dan tulang penyangga gigi. Akhirnya, Bunda bisa kehilangan satu atau lebih gigi. Selain itu, peradangan yang berkelanjutan juga dapat membebani sistem kekebalan tubuh dan memicu masalah kesehatan lainnya.
Pengobatan periodontitis
Buat Bunda yang mengalami masalah ini pengobatan yang efektif tentunya dengan datang ke dokter gigi. Ikuti jadwal pemeriksaan rutin yang direkomendasikan oleh dokter gigi. Jika Bunda melihat adanya gejala periodontitis, segera buat janji dengan dokter gigi. Semakin cepat mendapatkan perawatan, semakin besar peluang untuk membalikkan kerusakan yang disebabkan oleh periodontitis.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Anak Seleb yang Gunakan Kacamata Sejak Kecil
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Hamil Anak Kedua, Eks Artis FTV Nanda Gita: Emosi Tak Stabil & Nafsu Makan Berantakan
Kisah Eks Artis FTV Nanda Gita Hamil Anak Kedua, Jalani NIPT Test di Belanda
Pentingnya Kunjungan Masa Nifas ke Dokter Setelah Bunda Melahirkan
Dukungan Keluarga Bantu Cegah Depresi Postpartum
TERPOPULER
Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
REKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional
Bangga! Potret Hengky Kurniawan & Sonya Fatmala Dampingi Sang Putra Menang Lomba Matematika
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya
7 Drama Korea Cha Woo Min Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'My Bias, My Boss'
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Hair Steamer Ozone: Efektif Perbaiki Rambut Rusak?
-
Beautynesia
Sneakers, Heels, atau Boots? Ternyata Pilihan Sepatu Bisa Ungkap Kepribadian
-
Female Daily
Ini 4 Tips Memaksimalkan Setiap Sudut Rumah yang Bisa Kamu Tiru!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Putri Matt Damon Dikontrak IMG Models, Gabung dengan Para 'Nepo Baby'
-
Mommies Daily
10 Cara Mengajarkan Literasi Keuangan kepada Anak Remaja Menurut Ahli, Bijak Mengelola Uang