KEHAMILAN
Cara Ayah Mengajak Ngobrol Bayi Sejak dalam Kandungan
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Minggu, 09 Nov 2025 08:20 WIBSejak dalam rahim, bayi memang sebaiknya sering diajak berkomunikasi dengan Ayah dan Bundanya. Jika masih bingung, bagaimana caranya, simak cara Ayah mengajak ngobrol bayi sejak dalam kandungan, yuk.
Menjadi orang tua merupakan pengalaman yang luar biasa. Apalagi, Bunda maupun Ayah baru akan menjalani peran tersebut dan sedang menanti kelahiran Si Kecil. Pengalaman ini tentunya bisa menjadi menakjubkan dengan memanfaatkan komunikasi yang dibangun sejak dalam kandungan.
Memang, saat akan menjadi seorang Ayah, pikiran akan dipenuhi dengan banyak informasi baru tentang kelahiran, cara merawat anak, menidurkan anak, memberi makan anak, dan sebagainya. Namun, cara terbaik untuk menenangkan pikiran ialah dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan diri yakni dengan mendampingi ibu sejak pertama kali ia memeriksakan diri ke dokter, ataupun bidan, seperti dikutip dari laman BBC.
Jika Ayah merasa terlalu sibuk, cobalah bergabung dalam sesi tersebut secara online baik melalui telepon atau melakukan panggilan video. Dengan begitu, para Ayah bisa terkoneksi sejak proses awal kehamilan bahkan sejak bayi belum lahir sekalipun.
Kemudian, saat bayi mulai menangkap suara di dalam rahim atau sekitar memasuki 16 minggu kehamilan, bayi sudah lebih mudah mendengar suara di sekitarnya. Jadi, tak ada salahnya mencoba berkomunikasi dengan bayi lebih awal. Semakin awal bayi mulai mendengar suara Ayah-nya, tentunya semakin baik karena ini akan membantu membangun ikatan yang kuat.
Cara Ayah mengajak ngobrol bayi sejak dalam kandungan
Ada banyak cara untuk mempererat ikatan antara bayi dan Ayah sejak dalam kandungan. Salah satunya Ayah dapat menceritakan kisah atau mengarang cerita secara spontan. Berkreasilah sesuka hati dan ciptakan karakter apa pun yang Ayah suka.
Atau, Ayah juga bisa membacakan cerita dari buku. Tetapi, tidak perlu membacanya dari buku kata demi kata. Justru, akan lebih baik jika Ayah dapat menunjukkan gambar, menggunakan suara, dan membuat bunyi-bunyian.
Seorang antropolog dari Oxford University, Dr Anna Machin berbagi penelitiannya yang mengungkapkan bahwa salah satu kekhawatiran terbesar para Ayah selama kehamilan dan di masa-masa awal ialah membangun ikatan dengan bayi mereka.
Untuk mewujudkannya, sebenarnya memang perlu cara-cara sederhana saja. Dan, penting diingat bahwa tidak ada yang instan terbangun koneksi antara Ayah dan bayi. Memang, dibutuhkan waktu untuk membangun ikatan tersebut secara intens.
Para Ayah dapat membangun bonding dengan bayi mereka melalui komunikasi, perhatian, dan bermain. Seiring bayi berkembang dengan senyum, tawa, dan ocehan, hubungan dua arah yang sesungguhnya sudah mulai terbentuk. Proses ini dapat memakan waktu rata-rata enam bulan dan Ayah perlu bersabar dengan proses tersebut.
Ada baiknya, ikuti tips berikut ini untuk membangun bonding sebelum dan sesudah kelahiran:
1. Mulailah sejak dini
Bayi dapat mendengar di dalam rahim sejak dini sehingga para Ayah dapat meluangkan waktu setiap harinya untuk berbicara, bernyanyi, dan membacakan buku untuk bayinya sejak dalam rahim.
2. Berpelukan
Pastikan Ayah juga mendapatkan kontak kulit ke kulit sesegera mungkin setelah melahirkan. Ini merupakan cara yang baik untuk para Ayah agar terus dekat dengan para bayi mereka di bulan-bulan mendatang.
3. Kekuatan sentuhan
Cara yang baik untuk meluangkan waktu bersama Ayah ialah dengan mencari kegiatan yang hanya bisa Ayah lakukan. Salah satunya yakni pijat bayi. Seperti diketahui bahwa pijat bayi dapat melepaskan hormon bahagia oksitosin dalam diri yang akan membantu memperat hubungan seperti dikutip dari laman Nct.
Manfaat Ayah mengajak ngobrol bayi sejak dalam kandungan
Ikatan yang dikandung sejak dini memungkinkan adanya koneksi yang cepat satu sama lain dan menjadi cara menyenangkan untuk mendukung pasangan selama kehamilan.
Banyak para ibu hamil merasa senang berbagi sensasi dengan pasangannya dan pengalaman ini merupakan cara yang bagus bagi mereka untuk mempersiapkan diri dan menjadi bersemangat bersama.
Pertama-tama, perdengarkan suara Ayah secara rutin di dalam kandungan karena suara tersebut dapat menenangkan bayi dan bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan mereka secara optimal.
Suasana yang menenangkan bermanfaat bagi bayi selama masa perkembangan mereka dan membantu mengurangi stres. Ada penelitian yang menghubungkan hubungan awal antara orang tua dan bayi mereka di dalam kandungan dengan perkembangan yang sehat pada anak usia balita.
Kedua, sebagai calon Ayah, bangunkan ikatan dengan bayi sesegera mungkin. Meskipun sulit, jangan biarkan berbagai kendala menjadi penghalang yang membuat agenda tersebut tak terlaksana. Bicaralah dengan bayi kapan pun dan jika Ayah tak suka berbicara, cobalah bernyanyi, membaca, atau sekadar bersenandung, seperti dikutip dari laman Adaywithbaby.
Pengenalan bayi terhadap suara Ayahnya menjadi salah satu pengakuan bahwa Ayah menjadi salah satu pengasuh utama mereka. Ini juga nantinya akan membantu Ayah menjalin ikatan dengan anak dan merasa lebih terhubung dengan pasangan selama masa kehamilan.
Ingatlah bahwa jika Ayah tidak sering berada di dekat bayi secara fisik, Ayah dapat membuat pesan audio dan meminta Bunda untuk memutarkannya kepada bayi. Jika Ayah sering jauh dari rumah atau tidak tinggal bersama Bunda, percakapan video atau telepon adalah alternatif lain yang bisa dilakukan.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Amankah Makan Udang saat Hamil? Ketahui Aturan Mengonsumsi & Manfaatnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Rata-rata Berat Badan Normal Bayi Baru Lahir, Bunda Perlu Tahu
Perkembangan Janin 6 Bulan yang Normal, Bunda Perlu Tahu
Waspada! Ibu Hamil Bisa Tularkan Virus Corona pada Bayi di Kandungan
Kemampuan Bayi di Kandungan, Mengisap Jempol Hingga Menendang
TERPOPULER
Bukan Sekadar Percaya Diri, Ini 8 Ciri Kepribadian Orang Berkarisma Tinggi
Sudah Remaja, Intip Potret Dua Cucu Gus Dur yang Mulai Curi Perhatian
3 Film Anak tentang Kenaikan Yesus yang Wajib Ditonton Bareng Si Kecil
7 Manfaat Ibu Hamil Makan Brokoli dan Anjuran Konsumsinya
Alyssa Daguise Berhasil Kumpulkan Banyak Kolostrum ASI untuk Baby Soleil, Ini Manfaatnya untuk Anak
REKOMENDASI PRODUK
10 Wajan Penggorengan Stainless Steel Bahan Tebal & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Highlighter & Contour Stick Terbaik, Mudah Dipakai Cocok untuk Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Buku untuk Ibu Hamil yang Berikan Banyak Tips Bermanfaat
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kipas Angin Air Cooler Terbaik untuk Cuaca Panas Terik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci Susu Stainless Steel Terbaik Anti Lengket
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bukan Sekadar Percaya Diri, Ini 8 Ciri Kepribadian Orang Berkarisma Tinggi
7 Manfaat Ibu Hamil Makan Brokoli dan Anjuran Konsumsinya
10 Wajan Penggorengan Stainless Steel Bahan Tebal & Anti Lengket
3 Film Anak tentang Kenaikan Yesus yang Wajib Ditonton Bareng Si Kecil
Sudah Remaja, Intip Potret Dua Cucu Gus Dur yang Mulai Curi Perhatian
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Kontroversi Lora Fadil, Ayah Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game Saat Rapat
-
Beautynesia
Bentuk-Bentuk Pelecehan Verbal yang Masih Sering Dinormalisasi
-
Female Daily
Ini 5 Drama Korea Bulan Mei yang Menarik Masuk Watchlist!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Kisah Wanita yang Harus Mengadopsi Anak Kandungnya
-
Mommies Daily
Financial Boudaries: 10 Cara Menolak Keluarga Pinjam Uang Tanpa Merusak Hubungan