KEHAMILAN
Bunda 66 Tahun Sambut Anak Ke-10 Tanpa Program Bayi Tabung, Ini Penjelasan Dokter
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Selasa, 02 Dec 2025 17:40 WIBBanyak perempuan berusia 40 tahun ke atas memutuskan untuk menjalani program bayi tabung guna mendapatkan momongan. Program bayi tabung atau IVF (in vitro fertilization) dianggap bisa meningkatkan peluang hamil, bahkan bila Bunda sudah memasuki usia 60-an.
Tapi, tampaknya hal itu tidak berlaku bagi Alexandra Hildebrandt. Perempuan asal Jerman berusia 66 tahun ini menjadi berita utama nasional setelah hamil dan melahirkan anak ke-10 tanpa bantuan program bayi tabung.
Hildebrandt menyambut kelahiran anak ke-10 laki-laki yang diberi nama Philipp melalui operasi caesar di Charite Hospital, Berlin, pada tanggal 19 Maret 2025. Menurut Hildebrandt kepada TODAY, bayi laki-lakinya itu lahir dalam kondisi sehat, dengan berat sekitar 3,4 kilogram (kg).
Sebelum melahirkan Philipp, Hildebrandt telah dikaruniai sembilan anak, di mana usia anak tertua sangat jauh dengan anak kesembilannya. Anak tertua Hildebrandt, Svitlana berusia 46 tahun, sementara anaknya yang kesembilan, Katharina, berusia dua tahun.
Hildebrandt sendiri merupakan ibu bekerja. Perempuan 66 tahun ini diketahui bekerja sebagai ketua pelaksana dan direktur Wall Museum di Checkpoint Charlie di Berlin.
Bisa dikatakan, Hildebrandt menjalani kehidupan yang lumayan sibuk. Selain bekerja, ia juga fokus menjalani peran sebagai Bunda yang mengasuh anak-anaknya.
"Keluarga besar bukan hanya sesuatu yang luar biasa, tetapi yang terpenting, penting untuk membesarkan anak-anak dengan baik," ujar Hildebrandt, dilansir People.
"(Sejauh ini) Saya hanya menerima tanggapan yang positif," katanya tentang reaksi teman dan keluarga saar mengetahui berita kelahiran anak ke-10.
Menjalani kehamilan yang sehat tanpa IVF
Hildebrandt mengaku bahwa ia menjalani kehamilan ke-10 tanpa kendala berarti. Sebelum menyambut kelahiran Philipp, Hildebrandt berbicara dengan surat kabar Jerman Bild tentang gaya hidupnya yang cukup sehat.
"Saya makan sangat sehat, berenang secara teratur selama satu jam, berjalan selama dua jam," katanya.
Menurut dokter kandungannya, Dr. Wolfgang Henrich, Hildebrandt memang memiliki 'kehamilan yang sebagian besar tanpa komplikasi'. Bila ditotal, Hildebrandt menjalani sembilan kehamilan, di mana ia melahirkan anak kembar dalam satu kehamilan.
Henrich mengatakan bahwa hamil dan melahirkan anak di usia 66 tahun seperti Hildebrandt memang hal yang tak umum terjadi. Namun, hal itu bukan berarti tidak mungkin, Bunda. Henrich sendiri telah menangani sekitar selusin pasien hamil yang berusia di atas 50 tahun sejak memulai kariernya pada tahun 1990.
Hamil tanpa IVF di usia 60-an
Kisah melahirkan di usia 60-an tanpa bayi tabung memang terbilang langka. Tak heran bila berita persalinan Hildebrandt menjadi perbincangan di media nasional Jerman.
Melansir dari laman Medicine Net, sebenarnya tidak ada batasan usia kapan seorang perempuan bisa hamil secara alami. Tetapi, kesuburan mulai menurun seiring bertambahnya usia.
"Perempuan biasanya tidak bisa hamil antara 5 dan 10 tahun sebelum menopause," kata dokter anak bersertifikat, Dan Brennan, MD.
"Perempuan dilahirkan dengan semua sel telur yang dia miliki. Seiring bertambahnya usia, jumlah sel telur akan berkurang. Sel telur tersebut juga lebih mungkin mengalami kelainan. Selain itu, semakin tua usia, semakin besar kemungkinan mengalami gangguan yang dapat membuat peluang hamil lebih kecil, seperti kondisi endometriosis. Pada usia 45 tahun, kemungkinan perempuan tidak akan bisa hamil secara alami."
Kesuburan juga bergantung pada fungsi ovarium dan kesehatan secara keseluruhan. Jika Bunda berovulasi secara teratur dan memiliki sel telur yang baik, maka kemungkinan besar bisa hamil dalam setahun hanya melalui hubungan seksual.
Tapi berdasarkan persentase, peluang hamil akan berkurang seiring bertambahnya usia. Peluang hamil sebesar 85 persen dapat terjadi pada perempuan di bawah 30 tahun. Saat memasuki usia 30 tahun, peluangnya menjadi 75 persen, 66 persen di usia 35 tahun, dan 44 persen pada usia 40 tahun.
Perlu dicatat, perempuan yang telah mengalami menopause tidak akan bisa hamil tanpa bantuan seperti IVF. Untuk mendapatkan kehamilan, mereka perlu menggunakan sel telur dari pendonor atau sel telur milik sendiri yang telah dibekukan saat usia produktif.
Risiko hamil di usia tua
Mendapatkan kehamilan di usia 60-an memang terbilang sulit. Bila perempuan bisa hamil, ia tetap dihadapkan pada risiko komplikasi.
Berikut beberapa risiko hamil di usia tua yang perlu Bunda ketahui:
- Diabetes
- Cacat lahir
- Kehilangan kehamilan (keguguran/stillbirth)
- Tekanan darah tinggi
- Kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah
Kebanyakan ibu hamil di atas usia 35 tahun akan memiliki kehamilan dan bayi yang sehat. Namun, ia tetap memerlukan perawatan khusus, seperti:
- Konseling sebelum hamil untuk mendiskusikan risikonya
- Kunjungan prenatal lebih awal dan lebih sering
- Skrining, pengujian, dan konseling cacat lahir
- Bertemu dengan spesialis untuk membahas risiko terkait usia bagi Bunda dan bayi di dalam kandungan
- Manajemen masalah kesehatan yang dimiliki ibu dan melakukan koordinasi dengan penyedia layanan kesehatan lainnya
- Pemantauan ketat terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi
- Skrining dini dan pengobatan diabetes gestasional dan hipertensi
- Jika memungkinkan, menjalani persalinan terencana untuk menghindari operasi caesar
Demikian kisah Bunda hamil dan melahirkan di usia 66 tahun tanpa program bayi tabung. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Inilah 4 Negara dengan Angka Kematian Bayi Baru Lahir Terendah di Dunia
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Pedih! Kisah Wanita Melahirkan Bayi Orang Lain karena Embrio Tertukar
Bunda, Begini lho Proses Transfer Embrio ke Rahim pada Program IVF
Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Memutuskan Program Bayi Tabung
5 Seleb Cantik Sabar Menanti Momongan, Asmirandah Hamil Setelah 7 Tahun Nikah
TERPOPULER
7 Kepribadian Tercermin dari Kebiasaan Membuka Puluhan Tab Browser Secara Bersamaan
5 Potret Mayka Anak Sissy Prescillia & Rifat Sungkar, Mulai Ikuti Jejak Sang Ayah
Pakar Soroti Panci Keramik Kekinian, Klaim "Nontoxic" Ternyata Dipertanyakan
Anaknya Masuk Daftar Siswa Paling Cerdas di Dunia, Bunda Ini Ungkap Cara Unik dalam Mengasuh
Angka Kelahiran Menurun, Negara di Asia Ini Promosikan Perawatan Sebelum Hamil
REKOMENDASI PRODUK
9 Rak Panci Terbaik dari Kayu, Besi hingga Gantung
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Makanan Kucing yang Bagus Lengkap dengan Kandungan Nutrisinya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Bantal Hamil Terbaik yang Bagus & Nyaman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Kimono dan Jubah Melahirkan Terbaik yang Nyaman untuk Dipakai selama Persalinan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Meja Belajar Anak Lengkap dari Minimalis, Lipat, Kayu hingga Plastik
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Kepribadian Tercermin dari Kebiasaan Membuka Puluhan Tab Browser Secara Bersamaan
5 Potret Mayka Anak Sissy Prescillia & Rifat Sungkar, Mulai Ikuti Jejak Sang Ayah
Pakar Soroti Panci Keramik Kekinian, Klaim "Nontoxic" Ternyata Dipertanyakan
Kenali Ukuran Kaki Anak 3 Tahun, Cara Mengukur & Rekomendasi Sepatu yang Bagus
Angka Kelahiran Menurun, Negara di Asia Ini Promosikan Perawatan Sebelum Hamil
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Story: Ruben Onsu Berjuang Demi Anak, Raffi Ahmad soal Bea Cukai
-
Beautynesia
4 Cara Mengenali Orang Tidak Punya Empati dari Perilakunya Secara Halus
-
Female Daily
Ini Deret Serial Hidden Gems di Prime Video yang Wajib Masuk Watchlist Kamu!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Potret Pemain Chelsea Marc Guiu Lamar Pacar, Tunangan di Usia Muda Jadi Sorotan
-
Mommies Daily
8 Pemicu Pertengkaran saat Liburan Keluarga, dari Capek sampai Soal Anak!