HaiBunda

KEHAMILAN

Stres Selama Kehamilan Bisa Bikin Gigi Bayi Tumbuh Lebih Cepat, Ini Faktanya

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Sabtu, 24 Jan 2026 14:40 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil Stres/ Foto: Getty Images/iStockphoto/PonyWang
Jakarta -

Dampak stres selama kehamilan sudah banyak diteliti oleh para ilmuwan. Baru-baru ini, stres saat hamil dikaitkan dengan pertumbuhan gigi pada bayi setelah lahir, Bunda.

Studi yang diterbitkan di jurnal Frontiers in Oral Health tahun 2025 menunjukkan ini menunjukkan, bayi yang lahir dari perempuan dengan kadar hormon kortisol yang tinggi selama kehamilan cenderung mengalami pertumbuhan gigi lebih cepat. Perlu diketahui, hormon kortisol merupakan hormon yang memengaruhi respons tubuh terhadap stres.

"Di sini kami menunjukkan bahwa kadar hormon terkait stres yang lebih tinggi pada ibu, khususnya kortisol, selama akhir kehamilan dikaitkan dengan erupsi gigi susu yang lebih dini pada bayi," kata penulis utama dan profesor madya di School of Nursing di University of Rochester di Amerika Serikat (AS), Dr. Ying Meng.


Secara umum, anak-anak memiliki 20 gigi susu dan 10 gigi di setiap rahang. Gigi susu mulai berkembang di dalam rahim sekitar minggu keenam kehamilan, dan secara bertahap tumbuh antara enam bulan hingga tiga tahun setelah lahir.

Namun, terdapat variasi yang cukup besar pada masa perkembangan gigi susu bayi di dalam rahim. Beberapa faktor yang memengaruhi di antaranya adalah genetik, geografi, kesehatan, serta status gizi bayi secara keseluruhan.

Detail studi stres saat hamil dan perkembangan gigi bayi

Dalam studi ini, Meng dan rekan-rekannya meneliti 142 ibu di AS dari latar belakang sosial ekonomi yang kurang beruntung, yang hamil antara tahun 2017 hingga 2022. Semua subjek tersebut terdaftar dalam data University of Rochester's Medical Center.

Pada akhir trimester kedua dan ketiga kehamilan, setiap ibu memberikan sampel air liur. Dari sampel ini, peneliti akan mengukur konsentrasi hormon kortisol, estradiol, progesteron, testosteron, triiodothyronine, dan tiroksin.

Semua anak dalam penelitian ini lahir cukup bulan. Pada usia satu, dua, empat, enam, 12, 18, dan 24 bulan setelah lahir, setiap pasangan ibu dan anak mengunjungi klinik. Dokter gigi lalu menilai gigi susu anak yang telah tumbuh.

Hasilnya, pada usia enam dan 12 bulan, masing-masing anak (15 persen) memiliki antara satu dan enam gigi yang telah tumbuh, sedangkan 97,5 persen memiliki antara satu dan 12 gigi.

Kemudian, semua anak memiliki beberapa gigi yang telah tumbuh, yakni antara tiga dan 20 gigi pada usia 18 bulan. Sementara pada usia 24 bulan, 25 persen anak memiliki semua (20) gigi.

Studi juga menemukan, pada 2,7 persen anak, terjadi pertumbuhan gigi yang tiba-tiba antara usia 12 dan 18 bulan, sementara anak-anak lainnya menunjukkan pola pertumbuhan yang lebih berkelanjutan. Namun, pada kelompok terakhir ini, pola pertumbuhan gigi tidak konsisten dan tidak teratur, sehingga jumlah gigi anak pada kunjungan pertama tidak dapat memprediksi jumlah gigi pada kunjungan berikutnya.

Pengaruh hormon stres dan pertumbuhan gigi bayi

Studi akhirnya menyimpulkan, perempuan dengan kadar kortisol lebih tinggi dalam air liur melahirkan anak dengan jumlah gigi tumbuh lebih banyak pada usia enam bulan. Itu artinya, bayi yang lahir dari ibu dengan kadar kortisol tertinggi rata-rata memiliki empat gigi lebih banyak pada usia ini dibandingkan bayi dari ibu dengan kadar kortisol terendah.

"Kadar kortisol ibu yang tinggi selama akhir kehamilan dapat mengubah pertumbuhan janin dan metabolisme mineral, termasuk pengaturan kadar kalsium dan vitamin D, di mana keduanya penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Kortisol juga diketahui memengaruhi aktivitas sel osteoblas dan osteoklas, yang bertanggung jawab untuk membangun, membentuk, dan memodifikasi tulang," ujar Meng, dilansir laman Frontiers.

"Hasil ini merupakan bukti lebih lanjut bahwa stres prenatal dapat mempercepat penuaan biologis pada anak-anak. Pertumbuhan gigi prematur dapat berfungsi sebagai tanda peringatan dini terhadap perkembangan oral dan kesehatan keseluruhan bayi yang terganggu, yang terkait dengan kemiskinan sosio-ekonomi dan stres prenatal."

Para penulis juga menemukan hubungan antara kadar hormon seks estradiol dan testosteron ibu dengan jumlah gigi yang tumbuh lebih banyak pada anaknya di usia 12 bulan setelah lahir. Namun, hubungan ini tampak lebih lemah.

Hubungan positif yang lemah namun signifikan secara statistik serupa ditemukan pada hormon ibu dengan jumlah gigi anaknya pada usia 24 bulan, dan antara kadar hormon tiroid triiodothyronine ibu dengan jumlah gigi anak pada usia 18 dan 24 bulan.

Estradiol, progesteron, dan testosteron diketahui memainkan peran penting dalam perkembangan janin dan berat badan lahir. Itulah sebabnya kadar hormon yang tinggi dapat mempercepat pertumbuhan gigi.

"Kita masih memiliki pertanyaan-pertanyaan kunci yang perlu dijawab, misalnya hormon ibu atau jalur perkembangan hilir mana yang mendorong perubahan waktu pertumbuhan gigi, apa hubungan pasti antara percepatan pertumbuhan gigi dan penuaan serta perkembangan biologis, dan apa kaitannya dengan kesehatan umum seorang anak," ungkap Meng.

Demikian studi yang menemukan kaitan antara stres hamil dan perkembangan gigi bayi. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Bumil Wajib Tahu, Ini Kebutuhan Protein pada Setiap Trimester

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Bukan Sekadar Bangsawan, 5 Putri dan Pangeran Kerajaan Asia dengan Prestasi Gemilang

Mom's Life Asri Ediyati

Sebut Kode Ini di Hotel, Tamu Bisa Rahasiakan Identitas saat Menginap

Mom's Life Amira Salsabila

Momen Pengacara Viral Sangun Ragahdo & Istri Gelar Gender Reveal Anak Pertama, Intip Potretnya

Kehamilan Annisa Karnesyia

Ketahui Ciri Anak Remaja Tidak Bersyukur, Sering Ucapkan 11 Kalimat Ini

Parenting Nadhifa Fitrina

Mulai 2026, Dua Negara Ini Bebaskan Biaya Melahirkan

Kehamilan Angella Delvie Mayninentha & Muhammad Prima Fadhilah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

8 Ide Stimulasi Motorik Halus untuk Anak Usia 1 Tahun, Bisa Dilakukan di Rumah

Ikan Tuna Enaknya Dimasak Apa? Ini 10 Resep Terbaiknya

Bukan Sekadar Bangsawan, 5 Putri dan Pangeran Kerajaan Asia dengan Prestasi Gemilang

Ramai Sepekan: Lamaran Syifa Hadju & El Rumi, Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros hingga Hujan Ekstrem Jakarta

Sebut Kode Ini di Hotel, Tamu Bisa Rahasiakan Identitas saat Menginap

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK