HaiBunda

KEHAMILAN

Kisah Dokter Surabaya Bantu Persalinan di Mobil saat Kerja Sampingan Jadi Driver Online

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Jumat, 06 Feb 2026 16:30 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil di Mobil/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Saito Fam
Jakarta -

Nama dokter Rosalia Doris tengah viral di media sosial. Perempuan yang akrab disapa dokter Rosa ini viral karena membantu persalinan di mobil saat bekerja sampingan sebagai sopir online.

Rosa membantu persalinan seorang ibu saat melahirkan anak keduanya. Ia memutuskan untuk membantu karena situasi yang tak memungkinkan untuk membawa ibu ke klinik terdekat.

Kisah dokter bantu persalinan di mobil

Sebelum membantu persalinan ibu berinisial SM, Rosa menjalani pekerjaan seperti biasa. Ia bertemu dengan SM yang kebetulan akan pulang ke rumah mertuanya. Saat itu, SM menumpang mobil Rosa bersama ibu dan anak pertamanya yang masih berusia setahun.


"Jadi Mbak Sirka (SM) ini numpang dari Tambak Sari ke Asam Rowo itu tidak dalam tujuan untuk melahirkan. Itu pulang saja, dari rumah mamanya ke rumah mertuanya," kata Rosa, dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier.

"Ya seperti biasa, aku kan suka ngobrol (sama penumpang) karena aku nge-grab kan untuk cari hiburan. '(Aku tanya) Hamil berapa bulan, Mbak?'. Dia jawab, 'Kayaknya enam bulan'. Aku bilang kok kayaknya, memang kamu enggak periksa?. (Kata ibu dari SM) Ini dia anak pertama baru satu tahun, sudah hamil lagi. Iya kebobolan kayaknya, makanya enggak pernah periksa," sambungnya, HaiBunda telah meminta izin untuk mengutip konten ini.

Tak seperti ibu hamil lainnya, perut SM tidak tampak besar saat hamil anak kedua ini. Menurut Rosa, SM memiliki postur tubuh yang kecil.

"Dia memang tidak kelihatan (perut besar karena hamil)," ujarnya.

Selama perjalanan, Rosa tergugah untuk memberikan edukasi soal kehamilan ke SM. Pasalnya, SM tidak memeriksakan kandungannya meski kehamilan sudah cukup besar.

Ilustrasi Ibu Hamil/ Foto: Getty Images/iStockphoto

Proses persalinan yang berlangsung cepat

Sesampainya di tujuan, SM mulai mengeluhkan rasa tidak nyaman di perutnya. Tak hanya itu, SM bahkan merasa ia harus segera pergi ke bidan.

"Perjalanan itu 37 menitan. Sampai di daerah kompleks perumahan ibu mertuanya ini, dia mulai 'hmmm' (bersuara karena menahan rasa tidak nyaman di perut). Terus aku refleks noleh lagi bilang, 'Kenapa Mba? Jangan bilang mulas-mulas'. (Dia) enggak bisa ngomong. Terus dia nanya, 'Boleh enggak ini disandarkan lagi kursinya'," ujar Rosa.

Rosa lalu berinisiatif untuk mengantarkan SM ke bidan atau klinik terdekat. Namun saat bersiap mau ke bidan, SM mulai merasa bahwa ia akan segera melahirkan. Rosa pun dengan sigap mencari bantuan dari tetangga sekitar untuk mencarikan bidan.

Setelah itu, Rosa memeriksa kondisi SM yang ternyata sudah mengalami kontraksi, Bunda. Tak lama, ketuban SM pecah saat masih berada di bangku penumpang.

"Pas mau dituntun sama tetangga itu, Mbaknya makin teriak-teriak. Ya sudah aku enggak jadi nge-gas. Setelah putar balik (mobil), aku turun, aku periksa, aku hitung satu menit lebih itu intinya kontraksi yang asli, yang mau melahirkan. Setelah aku pegang (perut), muncul suara ketuban pecah dan blarr...," katanya.

Tanpa pikir panjang, Rosa langsung membantu SM untuk melahirkan anaknya di dalam mobil. Ia mencoba menenangkan SM agar tak panik.

"Jadi aku membayangkanya sudah simpel aja, serahkan ke Tuhan. Aku berdoa, terus mencoba menenangkan Mbak-nya. '(Aku bilang) Jangan mengejan dulu, kebetulan aku dokter, coba aku tolong ya. Tapi kamu jangan panik, kalau panik, aku makin panik. Jadi kita coba tenang dulu ya'," ungkap Rosa.

Ketika hendak memeriksa jalan lahir, Rosa dikejutkan dengan kepala bayi yang sudah terlihat. Dari situ, ia langsung meminta SM untuk mengejan hingga bayinya keluar.

"Setelah aku buka celana, itu sudah kelihatan rambut dan ubun-ubun (bayinya), 'Ya sudah Mbak kamu memang mau melahirkan, ayo mengejan. Kalau sudah mulas-mulas, mengejan yang kuat'. Setelah itu keluar kepala, untung enggak ada tanda-tanda prematur. Lalu, aku bantu menjungkit bahunya biar bisa keluar. Selama sudah keluar lengan, aman lah," ujar Rosa.

Setelah bayi lahir, Rosa langsung menyerahkannya ke SM. Ia lalu membawa ibu dan bayi ke bidan terdekat untuk mendapat perawatan lanjutan yang memadai, termasuk memotong tali pusar janin.

"Jadi selesai lahir, aku bikin kayak kanguru di dia (ibunya), aku bikin sama sisa dasternya. 10 menitan sampai ke bidan itu," katanya.

Pengalaman tak biasa ini meninggalkan kesan yang begitu berarti bagi Rosa. Di akhir podcast, Rosa menitipkan pesan tentang pentingnya periksa ke bidan atau dokter ketika perempuan sudah aktif secara seksual dan tidak kunjung haid.

"Ya enggak papa mau hamil atau nikah setelah 17 tahun, tapi yang patut diketahui satu, saat sudah enggak menstruasi ya periksa. Enggak usah ke obgyn, ke bidan saja (cukup). Jadi kalau sudah aktif secara seksual dan tidak menstruasi, itu periksa," katanya.

Demikian kisah dokter membantu persalinan di dalam mobil saat bekerja sambilan sebagai driver online. Semoga kisahnya bisa memberikan informasi penting terkait pentingnya memeriksakan kandungan ke dokter atau bidan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

BAB Terasa Sakit Setelah Operasi Caesar? Ini Cara Mengatasinya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

40 Soal Pecahan Kelas 5 SD Matematika, Cara Menghitung & Kunci Jawabannya

Parenting Kinan

10 Kebiasaan yang Bikin Terjebak dalam Mental Miskin

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Ini Zodiak dengan Kecerdasan Teratas Menurut Astrolog

Mom's Life Natasha Ardiah

Sekilas Mirip, Ketahui Beda Nyeri Perut karena Kista Ovarium dan Radang Usus Buntu

Kehamilan Annisa Karnesyia

Kisah Dokter Surabaya Bantu Persalinan di Mobil saat Kerja Sampingan Jadi Driver Online

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Viral Gubernur Termuda Jepang Takato Ishida, Tampan dan Masih Berusia 35 Th

40 Soal Pecahan Kelas 5 SD Matematika, Cara Menghitung & Kunci Jawabannya

Sekilas Mirip, Ketahui Beda Nyeri Perut karena Kista Ovarium dan Radang Usus Buntu

10 Kebiasaan yang Bikin Terjebak dalam Mental Miskin

Tetap Stylish, Ini Potret Icha Afi yang Kini Jadi Dokter Gigi dan Instruktur Zumba

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK