KEHAMILAN
Semakin Banyak Bunda Gen Z Gemari Pilates saat Hamil, Simak Manfaatnya
Amrikh Palupi | HaiBunda
Selasa, 31 Mar 2026 16:30 WIBPilates saat hamil kini semakin populer di kalangan ibu muda, khususnya dari generasi Gen Z. Olahraga yang dikenal dengan gerakan lembut dan terkontrol ini dinilai mampu membantu ibu hamil menjaga kebugaran tubuh sekaligus mempersiapkan diri menghadapi persalinan.
Selama ini pilates sering disalahartikan sebagai olahraga ringan yang hanya melibatkan gerakan sederhana di atas matras sambil mengatur napas. Kenyataannya selama masa kehamilan, pilates saat hamil memiliki manfaat yang jauh lebih luas.
Mengutip laman Sustainhealth, ketika tubuh ibu hamil mengalami banyak perubahan seperti peregangan otot, nyeri punggung, hingga perubahan postur tubuh, pilates menawarkan sesuatu yang sangat dibutuhkan, kendali, kekuatan, dan keseimbangan tubuh. Olahraga ini membantu ibu tetap merasa tubuhnya bekerja secara harmonis meski sedang mengalami perubahan besar.
Ibu hamil Gen Z dan tren pilates
Kehamilan adalah fase yang penuh perubahan. Tubuh tidak hanya berkembang untuk mendukung pertumbuhan janin, tetapi juga mengalami berbagai penyesuaian fisik. Mulai dari perubahan pusat gravitasi, peregangan otot perut, hingga tekanan pada panggul.
Sayangnya, tidak ada panduan tunggal yang benar-benar menjelaskan bagaimana tubuh harus beradaptasi dengan semua perubahan tersebut. Karena itu, memilih olahraga yang aman menjadi penting bagi ibu hamil.
Menurut instruktur pilates asal Paisley, Skotlandia, Ceza Ouzounian, ibu hamil tidak perlu berhenti bergerak. Justru mereka perlu belajar bergerak dengan cara yang tepat. Ouzounian bahkan tetap berlatih dan mengajar pilates selama masa kehamilannya sendiri.
Kini ia dikenal sebagai salah satu pendukung olahraga pilates bagi perempuan yang sedang hamil maupun yang sedang dalam masa pemulihan setelah melahirkan. Menurutnya, manfaat pilates bukan sekadar slogan kebugaran, tetapi berkaitan langsung dengan fungsi nyata bagi tubuh.
Manfaat pilates selama kehamilan
Pada dasarnya, pilates bukan sekadar olahraga untuk mengejar keringat semata. Pilates lebih berfokus pada melatih tubuh agar mampu menopang dirinya sendiri dengan lebih baik. Hal ini menjadi sangat penting selama masa kehamilan.
Seiring dengan perubahan pusat gravitasi tubuh dan peregangan pada dinding perut, postur tubuh biasanya mulai terpengaruh. Pinggul dapat terasa lebih kaku, punggung bagian bawah sering terasa nyeri, dan otot dasar panggul tiba-tiba harus bekerja jauh lebih keras dari biasanya.
Pilates menargetkan otot-otot stabilisasi yang lebih dalam yang membantu menjaga tubuh tetap seimbang dan kuat, terutama otot transversus abdominis (otot perut bagian dalam) dan otot dasar panggul. Selain itu, pilates juga membantu meningkatkan mobilitas tubuh, teknik pernapasan, serta kesadaran terhadap gerakan dan kondisi tubuh.
Ouzounian menjelaskannya ada banyak perubahan yang terjadi pada tubuh selama kehamilan, dan pilates dapat membantu menjaga otot dasar panggul serta otot perut bagian dalam (transverse abdominal) tetap kuat, sekaligus membantu meredakan keluhan umum seperti nyeri pinggul dan sakit punggung.
"Salah satu hal terbaik dari pilates adalah bagaimana olahraga ini memungkinkan perempuan untuk kembali terhubung dengan tubuh mereka. Pilates melatih mereka untuk fokus pada pernapasan serta gerakan yang terkontrol dan disengaja. Hal ini dapat menenangkan sistem saraf, meningkatkan kesadaran terhadap tubuh dan membangun rasa percaya diri," ujar Ceza Ouzounian dikutip dari laman Sustainhealth.
Ceza Ouzounian menyoroti lima alasan mengapa setiap ibu hamil sebaiknya mempertimbangkan memasukkan pilates ke dalam rutinitasnya. Berikut lima manfaat pilates saat hamil untuk ibu hamil.
1. Memperkuat otot inti tubuh (core)
Pilates membantu memperkuat otot-otot bagian dalam yang menopang tulang belakang, panggul, dan perut yang terus membesar selama kehamilan. Otot inti (core) yang lebih kuat dan responsif dapat membantu tubuh menghadapi beban yang harus ditanggung selama masa kehamilan.
2. Mengurangi keluhan umum kehamilan
Kehamilan dapat membawa berbagai keluhan seperti nyeri pinggul, sakit punggung, serta perasaan bahwa tubuh menjadi sedikit 'asing'. Pilates membantu dengan memperbaiki pola gerakan, mengurangi tekanan pada tubuh, serta mendorong dukungan otot yang lebih baik di bagian yang paling membutuhkannya.
3. Membantu ibu lebih percaya diri dengan tubuhnya
Kehamilan sering membuat perempuan merasa tubuhnya berubah terlalu cepat. Pilates menuntut konsentrasi, kontrol, dan kesadaran terhadap pernapasan. Hal ini dapat membantu perempuan merasa lebih terhubung dengan tubuh mereka, bukan sekadar pasrah pada berbagai gejala yang muncul.
4. Memperbaiki postur tubuh
Kehamilan mengubah pusat gravitasi tubuh, sehingga berdiri, berjalan, dan duduk terkadang terasa seperti usaha terus-menerus bagi otot untuk menyesuaikan diri. Pilates membantu melatih keselarasan tubuh (alignment) dan kekuatan postur, yang pada akhirnya dapat membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih nyaman dan tidak terlalu melelahkan.
5. Menenangkan sistem saraf
Ini mungkin manfaat yang paling jarang dibicarakan, tetapi justru sangat penting. Gerakan yang terkontrol dan dipandu oleh pernapasan dapat membantu menenangkan sistem saraf, mengurangi ketegangan, serta meningkatkan kesadaran terhadap tubuh. Di masa perubahan yang bisa terasa begitu ramai secara fisik maupun emosional, hal ini memiliki nilai yang sangat nyata.
Pilates bukan solusi instan, tetapi latihan cerdas
Meskipun memiliki banyak manfaat, penting untuk dipahami bahwa pilates saat hamil bukanlah solusi ajaib yang dapat menghilangkan semua keluhan kehamilan. Pilates tidak akan membuat kehamilan terasa sepenuhnya mudah.
Namun, pilates menawarkan pendekatan yang cerdas dan realistis, meningkatkan kekuatan tubuh, memperbaiki postur, menjaga mobilitas, serta membangun rasa percaya diri selama masa ketika semua hal tersebut sering kali mengalami tekanan.
Yang membuat pilates begitu bernilai adalah pendekatannya yang cerdas. Olahraga ini tidak menuntut gerakan ekstrem, tetapi justru mengajarkan kesadaran tubuh dan konsistensi latihan. Pilates juga memberikan kerangka bagi perempuan untuk lebih memahami tubuh mereka pada masa ketika pemahaman tersebut dapat terasa menenangkan sekaligus memberdayakan.
Gerakan pilates yang aman bagi ibu hamil
Untuk memastikan latihan pilates aman bagi janin, ibu hamil bisa mencoba beberapa gerakan yang direkomendasikan oleh instruktur pilates berpengalaman.
1. Cat-Cow
Pertama, gerakan Cat-Cow sangat bermanfaat untuk mengurangi ketegangan pada punggung dan meningkatkan fleksibilitas tulang belakang. Gerakan ini dilakukan dengan posisi merangkak dan menggerakkan punggung ke atas dan ke bawah secara perlahan.
2. Side-Lying Leg Lift
Kedua, gerakan Side-Lying Leg Lift membantu memperkuat otot panggul dan paha tanpa memberikan tekanan berlebih pada perut. Bunda dapat melakukannya dengan berbaring miring dan mengangkat satu kaki ke atas sambil menjaga posisi tubuh tetap stabil.
3. Pelvic Tilt
Terakhir, gerakan Pelvic Tilt adalah gerakan yang aman dan efektif untuk menguatkan otot perut bagian bawah dan mengurangi rasa sakit pada punggung bagian bawah. Gerakan ini dilakukan dengan berbaring telentang dengan lutut ditekuk dan perlahan mengangkat panggul ke atas dan ke bawah. Pastikan untuk selalu mendengarkan tubuh dan berhenti jika merasa tidak nyaman .
Pilates menawarkan berbagai manfaat yang signifikan bagi Bunda hamil, baik secara fisik maupun psikologis. Hadir untuk memperkuat otot-otot inti dan memperbaiki postur tubuh. pilates saat hamil dapat membantu mengatasi berbagai ketidaknyamanan selama kehamilan.
Namun, penting untuk selalu berhati-hati dan berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai program pilates saat hamil. Memilih gerakan yang tepat dan aman, ibu hamil dapat menjaga kesehatan dirinya dan janin dengan lebih baik.
Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Ibu Hamil Simpan Kolostrum Sebelum Bayi Lahir, Ini Kata Ahli
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ketahui Manfaat Pilates untuk Ibu Hamil dan Gerakan yang Aman bagi Janin
Instruktur Zumba Hamil 6 Bulan Masih Latih Nicky Astria, Bolehkah?
Olahraga Aman bagi Ibu Hamil & Dianjurkan Dokter Saat Pandemi Corona
5 Tips Menjaga Gaya Hidup Sehat Selama Kehamilan
TERPOPULER
Deretan Figur Publik Hamil di Atas 40 Tahun, Ada yang Sempat Rahasiakan Baby Bump
Bronkopneumonia pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mencegah, & Mengobatinya
Alasan Mengapa Orang dengan Golongan Darah O Jadi yang Terfavorit di Korea
Bayi Prematur Lahir dengan Dua Warna Mata dan Kulit Berbeda, Kisahnya Viral di Media Sosial
10 Kebiasaan Orang yang Benar-Benar Tulus Menurut Psikologi
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Alasan Mengapa Orang dengan Golongan Darah O Jadi yang Terfavorit di Korea
Bronkopneumonia pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mencegah, & Mengobatinya
Deretan Figur Publik Hamil di Atas 40 Tahun, Ada yang Sempat Rahasiakan Baby Bump
Praka Farizal TNI Gugur di Lebanon, Sang Ayah Ungkap Komunikasi Terakhir Sebelum Magrib
Bayi Prematur Lahir dengan Dua Warna Mata dan Kulit Berbeda, Kisahnya Viral di Media Sosial
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Dilakukan Alyssa Daguise, Ini 5 Manfaat Belly Oil untuk Cegah Stretch Marks
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Mengirim Kabar Duluan
-
Female Daily
Dior J’adore Intense: When Golden Femininity Turns Bold & Addictive
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Pameran Mode di London Ungkap Cara Schiaparelli Ubah Fashion Jadi Karya Seni
-
Mommies Daily
8 Penyebab Hubungan Terasa Hambar Setelah Punya Anak dan Cara Mengatasinya