sign up SIGN UP search


kehamilan

Olahraga Aman bagi Ibu Hamil & Dianjurkan Dokter Saat Pandemi Corona

Muhayati Faridatun Kamis, 16 Jul 2020 16:43 WIB
Young pregnant woman exercising at home. She workout on exercise mat and stretching. caption
Jakarta -

Demi menjaga kebugaran tubuh selama kehamilan, Bunda juga perlu berolahraga. Tapi selama pandemi Corona belum berakhir, olahraga apa sih yang aman bagi ibu hamil?

Selain memenuhi kebutuhan gizi, ibu hamil juga perlu menjaga kebugaran dengan berolahraga. Hanya saja, sebagian ibu hamil mungkin khawatir kalau harus olahraga di luar rumah, selama ancaman virus Corona masih menakutkan.

Inilah yang ditanyakan bunda Winny Anita dari Malang, Jawa Timur. Karena ke luar rumah berisiko, ibu hamil 14 minggu ini ingin berolahraga yang aman di rumah saja.


"Olahraga yang aman dilakukan di rumah apa ya, Dok, selama pandemi ini?" tanya bunda Winny, saat Kuliah WhatsApp HaiBunda: Menjaga Imunitas Saat Hamil di Era New Normal, Rabu (15/7/2020).

Pertanyaan bunda Winny ini langsung dijelaskan oleh dr.Ruswantriani, Sp.OG, dari RSU Bunda Jakarta. "Jalan santai, stretching di rumah, atau yoga kehamilan, sekarang kelasnya banyak online kok," jawab dokter yang akrab disapa Tria ini.

Sementara, bunda Lina dari Banyumas, Jawa Tengah, menanyakan tentang usia kehamilan berapa yang aman untuk berolahraga.

"Dimulai usia kehamilan berapa minggu, ibu hamil disarankan untuk melakukan olahraga secara rutin seperti berjalan kaki," tanya bunda Lina, yang sedang hamil 26 minggu.

Dokter Tria lalu menjawab, "Dimulai 16 minggu ya, setelah lewat trimester satu."

Pregnant womanIbu hamil/ Foto: iStock

Sedangkan bunda Mega dari Boyolali, Jawa Tengah, ingin memastikan kondisi ibu hamil seperti apa yang tidak dianjurkan berolahraga. Begini pertanyaannya:

Bagaimana cara menentukan dua konsep berbeda pada kondisi kehamilan, pertama ibu hamil dianjurkan rajin berolahraga, kedua ibu hamil dianjurkan banyak istirahat. Karena khawatir jadi miss interpretasi tentang dua hal tersebut, sehingga bisa membahayakan kehamilan.

Berikut jawaban dokter Tria selengkapnya:

Semua dikembalikan pada keadaan pasien. Kalau pasien hamil tanpa ada risiko seperti kontraksi, perdarahan, sakit jantung, dianjurkan olahraga rutin. Tetapi, kalau kehamilan itu berisiko, misal kontraksi sampai perdarahan, penyakit jantung dan asma berat, kita anjurkan memang merestriksi (membatasi) aktivitas.

Jadi, enggak perlu khawatir lagi ya, ibu hamil yang ingin berolahraga untuk menjaga kebugaran. Tentu tetap konsultasi ke dokter atau bidan kalau mengalami masalah.

Bunda, simak juga yuk tips agar kulit tidak kering selama hamil, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(muf/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi