KEHAMILAN
Stretch Mark saat Hamil: Penyebab, Cara Mencegah & Cara Menghilangkannya
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Kamis, 19 Mar 2026 09:55 WIBStretch mark merupakan risiko yang dihadapi ibu selama kehamilan. Yuk, kenali stretch mark saat hamil: Penyebab, cara mencegah & cara menghilangkannya.
Perut yang terus membesar saat hamil membuat kulit jadi lebih rentan gatal. Alhasil, para ibu pun tak kuasa untuk terus menggaruknya dan akhirnya meninggalkan stretch mark. Pemandangan ini memang kurang nyaman tetapi menjadi ancaman nyata bagi bumil seiring perkembangan kehamilan mereka.
Kapan muncul stretch mark pada ibu hamil?
Stretch mark merupakan garis-garis tipis seperti halnya guratan yang dapat muncul di permukaan kulit. Warna stretch mark pada ibu hamil bisa merah muda, merah, ungu, atau cokelat, tergantung warna kulit.
Gangguan stretch mark memang umum terjadi selama kehamilan dan memengaruhi sekitar 8 dari 10 perempuan hamil seperti dikutip dari laman Nhs.
Biasanya, kehadiran stretch mark muncul di area perut, atau terkadang di paha bagian atas dan payudara, seiring perkembangan kehamilan dan perut ibu hamil yang semakin membesar. meski kemunculan stretch mark akan berbeda-beda pada setiap perempuan.
Apakah stretch mark ibu hamil bisa hilang?
Tanda pertama yang dirasakan ibu hamil ketika mengalami stretch mark ialah muncul rasa gatal di sekitar area kulit yang menipis.
Meskipun penampakannya membuat tidak nyaman, namun stretch mark tidak berbahaya. Sebab, stretch mark tidak menyebabkan masalah medis dan tidak ada pengobatan khusus untuknya.
Setelah bayi lahir, stretch mark mungkin akan memudar secara bertahap menjadi bekas luka yang lebih pucat dan menjadi kurang terlihat. Namun, stretch mark mungkin tidak akan hilang sepenuhnya.
Mengenal penyebab stretch mark
Stretch mark sangat umum dan tidak hanya memengaruhi ibu hamil ya, Bunda. Stretch mark sendiri dapat terjadi kapan saja ketika kulit meregang. Misalnya, selama pubertas atau saat terjadi penambahan berat badan.
Perubahan hormonal selama kehamilan dapat memengaruhi kulit dan membuat kulit lebih mungkin mengalami stretch mark. Biasanya, stretch mark terjadi ketika lapisan tengah kulit (dermis) meregang dan pecah di beberapa tempat.
Penyebab dari stretch mark sendiri bisa terjadi karena berbagai alasan ya, Bunda. Berikut ini di antaranya:
1. Kenaikan berat badan
Ketika kenaikan berat badan terjadi lebih dari rata-rata selama kehamilan, risiko stretch mark bisa muncul. Kebanyakan perempuan mengalami kenaikan berat badan sekitar 10 hingga 12.5 kg selama kehamilan, meskipun kenaikan berat badan sangat bervariasi dari perempuan satu ke perempuan lainnya.
2. Perubahan hormonal dalam tubuh
Biasanya, pada bulan ketiga kehamilan, kelenjar endokrin dalam tubuh ibu mengalami perubahan yang signifikan. Pada saat ini, janin dan plasenta di dalam rahim mengeluarkan sejumlah besar hormon progesteron dan estrogen untuk merangsang pembentukan molekul prekursor melanin secara kuat, dan meningkatkan pigmentasi kulit. Inilah sebabnya mengapa stretch mark muncul selama kehamilan dan mulai menggelap.
3. Genetika
Tingkat dan waktu munculnya stretch mark selama kehamilan bergantung pada tubuh masing-masing ibu. Mereka yang memiliki struktur kulit yang kuat akan kurang rentan terhadap stretch mark. Selain itu, stretch mark juga bisa dipengaruhi oleh faktor genetik.
4. Hamil bayi kembar
Mengandung bayi kembar juga dapat menyebabkan stretch mark karena perut lebih besar, dan ulit harus meregang lebih banyak. seperti dikutip dari laman Vinmec.
Cara mencegah stretch mark
Hampir sebagian besar ibu hamil akan mengalami stretch mark selama kehamilan. Namun, Bunda tidak perlu khawatir karena ada berbagai cara untuk mencegah kehadirannya sekaligus memudarkannya dengan cepat setelah melahirkan seperti berikut ini:
1. Membangun pola makan yang baik untuk kulit dapat meningkatkan elastisitas kulit sehingga mencegah munculnya stretch mark selama kehamilan
2. Minum banyak air putih untuk membantu mendetoksifikasi tubuh dan menjaga sel kulit tetap lembut dan lembap sehingga membantu kulit tetap sehat dan membantu stretch mark selama kehamilan menghilang dengan cepat
3. Berolahraga secara teratur selama kehamilan dapat membantu menjaga elastisitas kulit dengan meningkatkan sirkulasi darah dan membantu menjaga berat badan yang wajar
4. Berhati-hati memilih sabun mandi, sampo, atau produk perawatan kulit selama kehamilan
5. Pilih minyak esensial alami untuk menutrisi kulit dan melakukan eksfoliasi
6. Mengontrol berat badan secara wajar
Efektifkah penggunaan minyak zaitun untuk stretch mark?
Beberapa krim mengklaim dapat menghilangkan stretch mark setelah muncul namun tidak ada bukti yang dapat diandalkan bahwa krim tersebut efektif menghilangkan stretch mark.
Selain itu, bukti tentang apakah minyak atau krim membantu mencegah munculnya stretch mark sejak awal juga masih terbatas.
Mengutip dari laman Healthline, minyak zaitun memang mendapat pujian dalam perawatan kulit karena kemampuannya sebagai antioksidan dan menghidrasi kulit. Namun, menurut sebuah studi di 2011 pada perempuan di trimester kedua kehamilan, mengoleskan minyak zaitun ke perut dua kali sehari tidak mencegah stretch mark.
Sementara itu, Bunda mungkin bisa memilih minyak lainnya seperti halnya minyak lavender. Menurut penelitian di 2016, minyak lavender dapat meningkatkan produksi kolagen, membantu mengecilkan luka, dan membantu membentuk jaringan granulasi yang mendorong penyembuhan luka.
Agar lebih aman, konsultasikan penggunaan krim atau minyak esensial selama kehamilan ya, Bunda. Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Ibu Hamil Simpan Kolostrum Sebelum Bayi Lahir, Ini Kata Ahli
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bunda Seleb Bollywood Ini Punya Cara Jitu Cegah Stretch Mark sejak Hamil, Bisa Dicontoh Bun
6 Cara Menghilangkan Stretch Mark, Bunda Bisa Coba
Menghilangkan Stretch Mark Usai Melahirkan dari Cara Medis hingga Rumahan
Tips Mencegah Munculnya Stretch Mark Sesuai Trimester Kehamilan
TERPOPULER
Ciri Orang yang Mudah Merasa Bersalah, Sering Minta Maaf hingga Ucapkan Kalimat Ini
Perayaan Ultah Amala Puti Sabai, Anak Kedua Irish Bella Bertema Demon Hunters
In This Economy, Deretan Istri Artis Ini Curhat Putar Otak Cari Uang hingga Promosikan Suami di Threads
Ingin Permintaan Cepat Diiyakan? Psikolog Ungkap 4 Kalimat Ajaib Ini
Jangan Pakai Celana Pendek dan Dress saat Naik Pesawat Menurut Pramugari, Ternyata
REKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sandal Jepit Perempuan yang Stylish dan Nyaman untuk Berbagai Aktivitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Kompor Portable Terbaik untuk Dapur dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan untuk Masak Nasi Goreng yang Bagus, Anti Lengket, dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Bibit Timun Unggul & Terbaik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Orang yang Mudah Merasa Bersalah, Sering Minta Maaf hingga Ucapkan Kalimat Ini
Perayaan Ultah Amala Puti Sabai, Anak Kedua Irish Bella Bertema Demon Hunters
Masalah di Tempat Kerja Bikin Kesal? Jangan Langsung Diviralkan tapi Lakukan Langkah Ini
In This Economy, Deretan Istri Artis Ini Curhat Putar Otak Cari Uang hingga Promosikan Suami di Threads
Ingin Permintaan Cepat Diiyakan? Psikolog Ungkap 4 Kalimat Ajaib Ini
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
AC Kurang Dingin dan Debu Gampang Masuk? Coba Cek Celah Bawah Pintu
-
Beautynesia
4 Cara Mengenali Orang Berintegritas yang Bisa Dipercaya dari Karakternya
-
Female Daily
Sudah Pakai Lip Balm tapi Bibir Tetap Pecah-Pecah? Kenali Penyebabnya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Phoebe Bridgers yang Tuai Pujian, Tampilkan Kaki Berbulu & Ketiak Basah
-
Mommies Daily
7 Rekomendasi Mesin Cuci Hemat Listrik dan Air, Berguna In This Economy