KEHAMILAN
Kabar Baik untuk Bumil, Studi Sebut Mikrobioma Vagina Bisa Cegah Kelahiran Prematur
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Jumat, 03 Apr 2026 21:20 WIBMikrobioma vagina terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan reproduksi perempuan. Studi terbaru menemukan bahwa hadirnya mikrobioma vagina juga dapat menurunkan risiko kelahiran prematur, Bunda.
Menurut ulasan di jurnal Frontiers in Cellular and Infection Microbiology tahun 2021, mikrobioma vagina adalah ekosistem mikro yang rumit dan dinamis yang terus-menerus mengalami fluktuasi selama siklus haid dan sepanjang hidup perempuan. Mikrobioma vagina yang sehat didominasi oleh Lactobacillus yang menghasilkan berbagai senyawa antimikroba.
Dalam sebuah studi terbaru yang diterbitkan di jurnal npj Biofilms and Microbiomes, para peneliti mensintesis penelitian terkini tentang peran mikrobioma vagina dalam kehamilan dan dampaknya pada kelahiran prematur spontan. Ulasan tersebut menyoroti bukti yang menunjukkan bahwa lingkungan yang didominasi Lactobacillus umumnya dikaitkan dengan toleransi imun, sedangkan disbiosis (ketidakseimbangan mikrobioma) dikaitkan dengan kondisi yang merugikan secara fisiologis.
Dilansir laman News Medical, studi ini merangkum perubahan ekologis dalam komunitas mikroba ibu di berbagai tahap kehamilan dan meneliti potensi keterkaitannya dengan hasil kehamilan yang merugikan. Untuk mengeksplorasi variasi antar populasi, tinjauan ini mengevaluasi temuan dari studi skala besar seperti Multi-Omic Microbiome Study-Pregnancy Initiative (MOMS-PI), yang membandingkan profil mikroba di antara perempuan keturunan Afrika, Hispanik, Eropa, dan Asia.
Lactobacillus yang mendukung kehamilan sehat
Hasil temuan para peneliti menunjukkan bahwa kehamilan sehat dan cukup bulan sering dikaitkan dengan komunitas mikroba vagina yang didominasi oleh Lactobacillus. Secara khusus, Lactobacillus crispatus menghasilkan asam laktat yang menjaga lingkungan vagina tetap sangat asam (pH 3,5 sampai 4,5). Lingkungan asam ini dapat menekan sinyal inflamasi.
Sebaliknya, disbiosis yang ditandai dengan pertumbuhan berlebihan bakteri anaerob, seperti Gardnerella vaginalis dan spesies Prevotella, dikaitkan dengan respons inflamasi. Kondisi ini dapat meningkatkan molekul sinyal imun, yang telah dikaitkan dengan masalah pada janin.
Meski begitu, ulasan studi ini juga mencatat bahwa tidak semua mikrobioma yang kekurangan dominasi Lactobacillus sudah pasti berbahaya. Beberapa komunitas tanpa spesies Lactobacillus yang dominan mungkin tetap stabil dan tidak menyebabkan peradangan, dan dapat mewakili konfigurasi mikrobioma normal pada individu tertentu.
Tetapi, terapi baru seperti produk bioterapeutik hidup (LBP) dapat digunakan untuk mengatasi keterbatasan ini. Studi klinis menunjukkan bahwa mengembalikan mikroba bermanfaat secara langsung ke lingkungan vagina dan dapat menjaga stabilitas mikroba jangka panjang.
Dalam studi ini, peneliti juga menyoroti mikrobioma vagina sebagai pengatur penting fungsi imun selama kehamilan. Terapi mikrobioma yang ditargetkan secara presisi di masa depan diharapkan dapat melengkapi strategi klinis yang ada untuk meningkatkan hasil kesehatan ibu dan janin, khususnya pada populasi dengan risiko kelahiran prematur yang lebih tinggi.
Namun, para penulis menekankan bahwa penelitian masih terbatas di banyak populasi, Bunda. Studi lanjutan yang lebih besar mungkin dibutuhkan untuk menguatkan peran mikrobioma vagina untuk mencapai kehamilan sehat.
Demikian hasil studi yang mengungkap peran penting mikrobioma vagina untuk menurunkan risiko prematur dan mencapai kehamilan sehat. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Bunda Perlu Tahu, Ini 3 Fungsi Tuba Fallopi dan Gangguan Kesehatannya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Merawat Kesehatan Gigi saat Hamil Mampu Turunkan Risiko Lahir Prematur
10 Faktor Risiko Kelahiran Prematur, Ada yang Bisa Dicegah Sebelum Hamil Bun
Kisah Bayi Prematur 0,7 Kg Berhasil Bertahan Hidup
Kisah Bayi Terkecil di Dunia, Bobotnya Hanya Seberat Buah Apel
TERPOPULER
Potret Sekala Anak Ayudia Bing Slamet & Ditto Percussion di Usia 10 Tahun
Kenali Presenteeism, Fenomena Karyawan Merasa Harus Cepat Balas Chat demi Terlihat Produktif
15 Obat yang Harus Dihindari Ibu Hamil agar Tidak Keguguran
Deretan Artis Bagikan Momen Hari Raya Idul Adha di Tanah Suci
Potret Nadia Saphira Hamil Anak Kedua, Rutin Prenatal Yoga untuk Jaga Kebugaran Tubuh
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Browcara untuk Alis Natural Tapi Tetap Terbentuk Sempurna
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Merek Pakaian Dalam Ibu Hamil Terbaik untuk Kenyamanan Maksimal
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Panci Granit Terbaik dengan Desain Elegan dan Modern
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panggangan Arang hingga Portable
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Baju Kondangan Ibu Hamil yang Simple, Modern & Kekinian
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Sekala Anak Ayudia Bing Slamet & Ditto Percussion di Usia 10 Tahun
Kenali Presenteeism, Fenomena Karyawan Merasa Harus Cepat Balas Chat demi Terlihat Produktif
15 Obat yang Harus Dihindari Ibu Hamil agar Tidak Keguguran
Deretan Artis Bagikan Momen Hari Raya Idul Adha di Tanah Suci
Cara Memeriksa Bukaan Jelang Melahirkan di Rumah, Ini yang Perlu Diketahui
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Story: Ria Ricis-Ustaz Hilman Sedih Lihat Hewan Kurban Disembelih
-
Beautynesia
7 Rahasia Hidup Tenang Menurut Islam yang Bisa Diterapkan Sehari-hari
-
Female Daily
4 Cara Cegah Kolesterol Naik saat Idul Adha
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Bikin Heboh, Potret Istri Pertama Gelar Lamaran untuk Suami & Calon Madunya
-
Mommies Daily
15 Wisata Curug Ramah Anak di Indonesia, Cocok untuk Liburan Keluarga!