HaiBunda

KEHAMILAN

Sering Ada di Supermarket, Makanan Ini Disebut Bisa Bikin Peluang Hamil Menurun

Amrikh Palupi   |   HaiBunda

Kamis, 09 Apr 2026 15:50 WIB
Sering Ada di Supermarket, Makanan Ini Disebut Bisa Bikin Peluang Hamil Menurun/Foto: Getty Images/iStockphoto/thebigland88
Jakarta -

Saat berbelanja di supermarket banyak orang yang tergoda memilih keripik, kue, soda, dan berbagai makanan cepat saji sebagai comfort food. Padahal, kebiasaan mengonsumsi makanan tersebut bisa berdampak serius, terutama bagi perempuan yang sedang merencanakan kehamilan.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa makanan ultraproses atau ultra processed foods (UPF) termasuk dalam kategori makanan bikin peluang hamil menurun yang perlu diwaspadai.

Apa itu makanan ultraproses?

Makanan ultraproses (UPF) adalah jenis makanan yang telah melalui banyak tahapan pengolahan dan biasanya mengandung bahan tambahan seperti pengawet, pewarna, pemanis buatan, hingga bahan kimia tertentu. Contoh makanan ultraproses yang sering ditemukan di supermarket antara lain keripik kemasan, kue dan biskuit, minuman bersoda atau manis, sereal instan sampai makanan siap saji.


Banyak penelitian telah mendokumentasikan dampak buruk dari makanan ultraproses (ultra processed foods/UPF), termasuk namun tidak terbatas pada peningkatan risiko serangan jantung dan stroke, kanker, sindrom metabolik, obesitas, demensia, bahkan kematian dini.

Makanan ultraproses (UPF) juga sebelumnya telah dikaitkan dengan dampak negatif terhadap kesuburan pria, dan kini studi lain menunjukkan pengaruh makanan yang umum ditemukan di supermarket ini terhadap kemampuan wanita untuk hamil.

Penelitian dari McMaster University yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrition and Health mengungkapkan bahwa konsumsi makanan ultra-proses berkaitan dengan penurunan kesuburan pada perempuan.  

Penelitian ini menganalisis data lebih dari 2.500 wanita dari survei besar National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES). Hasilnya cukup mencolok:

  1. Perempuan yang mengalami kesulitan hamil mengonsumsi sekitar 31 persen makanan ultraproses dalam pola makan harian mereka.
  2. Mereka juga cenderung kurang mengonsumsi buah, sayuran, biji-bijian utuh, dan lemak sehat.
  3. Konsumsi UPF yang tinggi dikaitkan dengan penurunan peluang hamil hingga sekitar 60 persen.

Kaitan makanan ultraproses dan kesuburan

Studi ini merupakan salah satu yang pertama meneliti hubungan antara makanan ultraproses dan infertilitas pada perempuan. Hasilnya menunjukkan bahwa apa yang dikonsumsi oleh perempuan usia reproduktif serta seberapa banyak makanan tersebut diproses memiliki peran yang jauh lebih besar terhadap kesehatan mereka, tidak hanya dari segi berat badan dan kalori.

"Makanan ultra-proses sering kali mengandung bahan kimia seperti ftalat, BPA, dan akrilamida, yang dapat berasal dari kemasan atau bahkan dari mesin plastik yang digunakan selama proses produksi. Senyawa-senyawa ini diketahui dapat mengganggu hormon, dan hal itu mungkin menjadi salah satu alasan mengapa kita melihat adanya kaitan ini," ujar salah satu penulis studi, Angelina Baric dikutip dari laman Nypost. 

Makanan ultraproses ini termasuk produk kemasan, minuman, sereal, dan makanan siap saji yang umumnya tinggi gula, lemak jenuh, garam, serta rendah vitamin dan serat. Meski dampak bahan kimia dari UPF terhadap kesehatan reproduksi masih terus diteliti, Angelina Baric menambahkan bahwa perempuan yang ingin hamil tetap dapat meningkatkan peluangnya melalui pilihan makanan.

"Ini bukan soal kesempurnaan melainkan tentang memperhatikan bagaimana makanan diproses, memilih lebih banyak makanan dalam bentuk alaminya dan memilih bahan-bahan yang Anda kenali. Bahkan perubahan sederhana seperti itu dapat mengurangi paparan terhadap hal-hal yang masih belum sepenuhnya kita pahami," kata Angelina Baric.

Namun dampak yang belum sepenuhnya diketahui dari makanan ultraproses (UPF) terhadap kesuburan wanita secara khusus menjadi alasan untuk khawatir.

“Jika makanan ultraproses juga memengaruhi jalur hormon, itu menjadi masalah yang jauh lebih besar dan ini adalah sesuatu yang belum banyak disadari oleh orang-orang,” ujar penulis senior Anthea Christoforou.

Begitulah penjelasan tentang makanan bikin peluang hamil menurun yang perlu bunda waspadai karena dipercaya dapat menurunkan kesuburan pada perempuan. Meski belum sepenuhnya dipahami, bukti yang ada menunjukkan bahwa pola makan sehat berperan besar dalam mendukung kesuburan.

Oleh karena itu, mulai mengurangi makanan ultra-proses dan beralih ke makanan alami bisa menjadi langkah sederhana namun penting bagi Bunda yang sedang merencanakan kehamilan. Semoga informasinya bermanfaat ya, Bunda. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Mulut Rahim Menonjol Keluar

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Potret Rumah Baru Aaliyah & Thariq Halilintar, Hangat & Homey Banget

Mom's Life Amrikh Palupi

5 Cara Membicarakan AI dengan Anak, Bunda Perlu Tahu

Parenting Kinan

Ramai Obat Penurun Berat Badan Disebut Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara, Simak Faktanya

Menyusui Annisa Aulia Rahim

Cara Aman Mengobati Jerawat, Psoriasis, hingga Eksim Selama Kehamilan

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Kalimat yang Dapat Memperkeruh Pertengkaran Menurut Pakar, Jangan Diucapkan saat Emosi

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Potret Rumah Baru Aaliyah & Thariq Halilintar, Hangat & Homey Banget

5 Cara Membicarakan AI dengan Anak, Bunda Perlu Tahu

Ramai Obat Penurun Berat Badan Disebut Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara, Simak Faktanya

Cara Aman Mengobati Jerawat, Psoriasis, hingga Eksim Selama Kehamilan

5 Drama China Romantis dengan Male Lead yang Jatuh Cinta Lebih Dahulu, Bikin Baper

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK