HaiBunda

KEHAMILAN

Studi Temukan Perempuan yang Melahirkan di Rumah Merasa Lebih Aman dan Percaya Diri

Annisa Aulia Rahim   |   HaiBunda

Rabu, 15 Apr 2026 18:50 WIB
Studi Temukan Perempuan yang Melahirkan di Rumah Merasa Lebih Aman dan Percaya Diri/Foto: Getty Images/kieferpix
Jakarta -

Melahirkan adalah momen penting sekaligus penuh emosi bagi setiap perempuan. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak ibu yang memilih untuk melahirkan di rumah. Bukan tanpa alasan, sebagian dari mereka mengaku merasa lebih aman, nyaman, bahkan lebih percaya diri saat menjalani persalinan di lingkungan yang familiar.

Hal ini juga didukung oleh penelitian dari University of South Carolina yang menemukan bahwa wanita yang memilih melahirkan di rumah umumnya mencari pengalaman yang lebih personal, merasa lebih 'berdaya', serta ingin menjalani persalinan secara alami di suasana yang tenang dan familiar. 

Pilihan ini memang tidak selalu menjadi arus utama, namun didukung oleh berbagai penelitian dan pengalaman nyata para ibu.


Alasan sebagian besar ibu merasa lebih nyaman melahirkan di rumah

Kira-kira, apa ya yang bikin melahirkan di rumah terasa lebih 'nyaman' bagi sebagian ibu?

1. Rasa aman dari lingkungan yang dikenal

Salah satu alasan utama ibu memilih melahirkan di rumah adalah karena faktor kenyamanan. Berada di lingkungan sendiri membuat ibu merasa lebih rileks dibandingkan suasana rumah sakit yang terkadang terasa asing dan penuh tekanan.

Menurut studi yang dipublikasikan oleh National Institutes of Health (NIH), ibu yang melahirkan di lingkungan yang nyaman cenderung memiliki tingkat stres lebih rendah. Kondisi ini penting karena stres dapat memengaruhi proses persalinan, termasuk memperlambat pembukaan.

Di rumah, ibu juga bisa mengatur suasana sesuai keinginan, mulai dari pencahayaan, musik, hingga posisi melahirkan yang dirasa paling nyaman.

2. Lebih percaya diri dan berdaya

Melahirkan di rumah sering kali membuat ibu merasa lebih 'berkuasa' atas tubuhnya sendiri. Tidak adanya intervensi medis yang berlebihan memberikan ruang bagi ibu untuk mengikuti insting alami saat melahirkan.

Penelitian dari World Health Organization (WHO) menekankan bahwa pengalaman persalinan yang positif sangat dipengaruhi oleh rasa kontrol dan dukungan emosional yang diterima ibu.

Selain itu, responden dari penelitian University of South Carolina banyak mengaku merasa lebih 'punya kendali' atas proses persalinan saat berada di rumah. Perasaan ini penting karena bisa membantu ibu lebih tenang dan fokus menghadapi kontraksi.

Banyak ibu yang melaporkan bahwa mereka merasa lebih percaya diri karena bisa menentukan proses persalinan sesuai preferensi, tentu dengan pendampingan tenaga kesehatan profesional seperti bidan.

3. Minim intervensi medis

Persalinan di rumah umumnya dikaitkan dengan tingkat intervensi medis yang lebih rendah, seperti induksi atau operasi caesar, selama kehamilan tergolong risiko rendah.

Namun, penting untuk diingat bahwa ini bukan berarti tanpa risiko. American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan bahwa persalinan di rumah sebaiknya hanya dilakukan oleh ibu dengan kondisi kesehatan yang baik, kehamilan normal, serta didampingi tenaga medis terlatih.

Selain itu, akses cepat ke fasilitas kesehatan tetap harus menjadi pertimbangan utama jika terjadi komplikasi.

4. Dukungan keluarga yang lebih intim

Melahirkan di rumah memungkinkan kehadiran keluarga terdekat dalam suasana yang lebih hangat dan intim. Kehadiran pasangan atau orang tersayang dapat memberikan dukungan emosional yang signifikan, yang terbukti membantu memperlancar proses persalinan.

Kedekatan ini juga membuat pengalaman melahirkan terasa lebih personal dan bermakna bagi ibu.

5. Tidak cocok untuk semua orang

Meski menawarkan banyak kelebihan, melahirkan di rumah bukan pilihan yang tepat untuk semua ibu. Keputusan ini harus dipertimbangkan dengan matang bersama tenaga kesehatan, terutama jika terdapat kondisi medis tertentu seperti tekanan darah tinggi, kehamilan kembar, atau riwayat komplikasi.

Yang terpenting, keselamatan ibu dan bayi harus selalu menjadi prioritas utama, baik melahirkan di rumah maupun di fasilitas kesehatan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Kisah Bunda yang Baru Tahu Hamil Kembar Tiga saat Cek Detak Jantung Janin

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

8 Ciri Perempuan Tenang dan Percaya Diri, Auranya Bikin Segan

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Xandraya Zevora Anak Kedua Siti Badriah, Disebut Mirip Banget Sang Bunda

Parenting Nadhifa Fitrina

10 Pekerjaan dengan Gaji Tinggi di 2026 untuk Fresh Graduate

Mom's Life Arina Yulistara

10 Contoh Cerita Pendek Bahasa Inggris dan Artinya untuk Latihan Story Telling Anak

Parenting Nadhifa Fitrina

11 Ciri Kepribadian Orang yang Sulit Dibohongi, Pintar Hindari Tipuan

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

8 Ciri Perempuan Tenang dan Percaya Diri, Auranya Bikin Segan

5 Potret Xandraya Zevora Anak Kedua Siti Badriah, Disebut Mirip Banget Sang Bunda

10 Pekerjaan dengan Gaji Tinggi di 2026 untuk Fresh Graduate

10 Contoh Cerita Pendek Bahasa Inggris dan Artinya untuk Latihan Story Telling Anak

Bongkar Mitos Bayi yang Lahir Melalui IVF Lebih Rentan Sakit, Ini Faktanya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK