Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Cerita Persalinan Kedua Erica Putri, Bayi Pilih Jalan dan Tempat Lahirnya Sendiri

Amrikh Palupi   |   HaiBunda

Kamis, 26 Mar 2026 13:40 WIB

Erica Putri
Cerita Persalinan Kedua Erica Putri, Bayi Pilih Jalan dan Tempat Lahirnya Sendiri/Foto: Instagram @ericaputrii
Daftar Isi
Jakarta -

Cerita persalinan kedua Erica Putri menjadi kisah penuh haru sekaligus tak terduga. Di usia kehamilan yang sudah memasuki minggu ke-38 lebih, Erica mengalami proses persalinan yang begitu cepat. Bahkan sang bayi seperti memilih sendiri waktu dan tempat kelahirannya. Simak kisah lengkapnya berikut yuk, Bunda.

Pada 18 Maret 2026 pukul 10.00 pagi, Erica menjalani kontrol mingguan seperti biasa. Saat itu usia kehamilannya sudah mencapai 38 minggu 3 hari. Perasaan tidak nyaman mulai muncul sebuah kondisi yang sangat familiar bagi ibu hamil di trimester akhir.

Saat dilakukan pemeriksaan dalam (VT), ternyata Erica sudah mengalami pembukaan 2. Uniknya, ia belum merasakan kontraksi yang signifikan selain kontraksi palsu atau braxton hicks. Untuk membantu memicu kontraksi, dokter memberikan obat yang harus diminum setelah pulang.

"Hari itu jadwal kontrol mingguan, udah 38 weeks 3 hari. Udah berasa serba salah begini salah begitu salah. (Bumil pasti paham). Lalu di cek VT ternyata udah Bukaan 2 tapi aku belum ngerasa ada kontraksi selain braxton hicks. Pas pulang dikasih obat untuk di minum biar kontraksinya muncul," tulis Erica Putri dikutip dari insta story akun Instagram @ericaputrii.

Meski begitu, kondisi Erica masih terlihat santai. Ia bahkan sempat menjalani CTG (Cardiotocography) untuk memantau kondisi bayi. Setelah pemeriksaan, rasa lapar datang dan ia memutuskan makan terlebih dahulu untuk mengisi tenaga, berjaga-jaga jika kontraksi benar-benar datang.

"Masih bisa senyum nih belum berasa apa-apa, cek CTG dulu sebelum pulang. Habis CTG laper banget, akhirnya makan AW dulu jaga-jaga takutnya kontraksi muncul jadi ada tenaga," kata Erica Putri. 

Masih santai, temani suami hingga kontraksi mulai terasa

Lantaran belum merasakan kontraksi yang intens, Erica memilih untuk tetap beraktivitas seperti biasa. Ia bahkan menemani sang suami yang sedang coaching padel. Sekitar pukul 13.57, kondisi masih terasa aman.

Bahkan pada pukul 16.15, Erica masih sempat difoto oleh suaminya karena terlihat lucu dengan sepatu yang dikenakannya. Namun, di momen ini mulai terasa perut yang kencang, meski masih bisa ditoleransi.

"Di sini mulai berasa perut kenceng tapi masih aman aja," katanya.

Memasuki pukul 17.23, kontraksi mulai datang lebih sering. Erica menggambarkan bayinya seperti sedang aktif mencari jalan lahir. Meski begitu, ia masih bisa mengontrol rasa sakit dan berencana pulang ke rumah untuk melakukan berbagai metode alami seperti gymball, jalan jongkok, hingga membuka panggul.

"Lanjut nemenin suami padel lagi di lokasi berbeda, bayi goal geol cari jalan lahir kayanya. Ini jam 17: 23 perut mulai ga enak, kontraksi mulai sering tapi masih bisa aku kendalikan. Lalu memutuskan untuk pulang ke rumah abis mahrib biar bisa main gymball, jalan jongkok, buka panggul dan lain-lain," ucap Erica Putri.

Namun rencana pulang berubah. Erica mendapat saran untuk segera menuju rumah sakit. Setibanya di sana, ia sudah mengalami pembukaan 4 hingga 5. Awalnya, Erica berniat menggunakan metode ILA (Intrathecal Labor Analgesia) karena sempat merasa tidak percaya diri menghadapi persalinan tanpa bantuan pereda nyeri. Namun, situasi berubah sangat cepat.

"Ga jadi pulang ya guys karena udah di suruh ke rumah sakit sama aplikasi. Pas sampai rumah sakit ternyata udah bukaaan 4 ke 5. Niatnya mau suntik ILA aja karena aku tiba-tiba ga percaya diri sama diri sendiri ngerasa takut dan lain-lain," tutur Erica Putri. 

Erica PutriErica Putri/ Foto: Instagram @ericaputrii

Detik-detik menegangkan di IGD

Ketika tiba di rumah sakit di ruangan IGD sekitar pukul 20.00, hasil pemeriksaan menunjukkan pembukaan sudah mencapai 8 hingga 9 hanya dalam hitungan menit. Proses persalinan berjalan begitu cepat hingga ia bahkan tidak sempat dipindahkan ke ruang bersalin.

Dalam kondisi yang semakin intens, Erica hanya bisa pasrah. Tenaga medis sempat mengingatkan bahwa IGD bukan tempat ideal untuk melahirkan karena faktor sterilitas. Namun, kondisi sudah tidak memungkinkan untuk dipindahkan. Dengan penuh kepasrahan dan dzikir, Erica terus berdoa agar proses persalinan dimudahkan.

"Lalu mau dipindahin ke ruang bersalin tapi aku udah gak mampu bergerak, yang aku inget suster bilang ibu jangan lahiran di sini ya gak steril ibu. Cuman aku benar-benar pasrah aja ikhlas ini anak mau lahiran  di IGD atau ruang bersalin terserah dia. sambil dzikir terus allahumma yasssir wala tu assir," ucap Erica Putri. 

Tak lama kemudian, dokter yang menanganinya langsung datang ke IGD setelah mendapat kabar bahwa pembukaan sudah lengkap.

"Alhamdulillah emang udah jalan Allah ya, dokter ku masih prakterk di poli sampai jam 9. Jadi pas dikabarin aku udah bukaan lengkap, dokter Ryandra langsung ke IGD dan aku siap untuk melahirkan di IGD," kata Erica Putri. 

Akhirnya, pada pukul 20.59, bayi perempuan Erica lahir dengan selamat. Proses persalinan berlangsung sangat cepat, hanya sekitar satu jam sejak kontraksi intens dimulai. 

"Akhirnya Zealuna lahir di jam 20: 59 dengan proses yang hanya 1 jam ini bukan di ruang bersalin tapi di IGD sesuai keinginannya," ucap Erica Putri. 

Erica PutriErica Putri/ Foto: Instagram @ericaputrii

Beri nama indah penuh makna

Erica dan suami pun memberikan nama indah untuk putri mereka Zea Andrea Eluna. Nama ini memiliki makna mendalam sebagai anak perempuan yang hadir membawa rezeki dan menerangi kehidupan dengan kelembutan seperti bulan.

"Mama dan dada namain kamu Zea Andrea Eluna. Artinya anak perempuan yang hadir di kehidupan kamu yang membawa rezeki dan menerangi hidup dengan kelembutan seperti bulan".

Tak lupa kakak kandung Citra Kirana ini berterima kasih kepada dokter dan timnya telah sigap membantu proses persalinan yang tak terduga ini.

"Terimaksih untuk dokter Ryandra sudah membersamai dari awal kehamulan sampai m elahirkan yang dar der dor tidak terduga ini, para bidan dan para suster yang benar-benar gerak cepat mempersiapkan semuanya. Masya Allah tanpa izin Allah mungkin ga akan selancar ini. Cerita lahiran ini bakal jadi cerita untuk aku dan suami sampai tua nanti," tutur Erica Putri. 

Begitulah cerita persalinan kedua Erica Putri yang penuh haru dan begitu cepat prosesnya. Semoga menginspirasi ya, Bunda. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda