KEHAMILAN
Peneliti Temukan Alat untuk Melacak Tanda Vital Janin Selama Kehamilan & saat Fetal Surgery
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Sabtu, 18 Apr 2026 14:50 WIBKemajuan teknologi membuat banyak risiko kehamilan dapat diminimalisasi. Baru-baru ini, kemajuan teknologi di bidang medis menyoroti temuan alat yang dapat melacak tanda vital janin sepanjang kehamilan, Bunda.
Alat ini dikembangkan oleh para peneliti dari Northwestern University. Dilansir Healthcare in Europe, alat ini merupakan perangkat pertama yang dapat terus melacak tanda-tanda vital janin saat masih berada di dalam rahim.
Alat fleksibel robotik berbentuk seperti rambut ini dimasukkan ke dalam rahim untuk melihat kondisi janin. Setelah berada di dalam rahim, alat ini dapat mempertahankan kontak yang stabil dengan janin untuk secara andal melacak detak jantung, variabilitas detak jantung, kadar oksigen darah, dan suhu.
Dalam studi pada model hewan besar, alat ini memberikan pengukuran yang akurat, tepat, dan berstandar klinis bahkan saat rahim dan janin bergerak selama operasi. Nah, dengan melacak beberapa tanda vital secara bersamaan, ahli bedah bisa mendapatkan gambaran yang lebih lengkap dan lebih awal tentang kondisi gawat janin, sehingga memungkinkan intervensi yang lebih cepat bila terjadi komplikasi.
Studi yang dipublikasikan di jurnal Nature Biomedical Engineering ini dipimpin oleh pelopor bioelektronik dari Northwestern bernama John A. Rogers, bekerja sama dengan ahli bedah janin di Rumah Sakit Anak Ann & Robert H. Lurie di Chicago, Dr. Aimen Shaaban. Alat ini dibuat berdasarkan rangkaian perangkat lunak dan fleksibel milik Rogers yang dirancang untuk memantau kesehatan pasien kecil dan rentan, termasuk bayi prematur di unit perawatan intensif neonatal (NICU).
"Awalnya, dokter Shaaban menghubungi laboratorium kami untuk menanyakan apakah kami dapat mengadaptasi sistem pemantauan tanda vital untuk bayi prematur dan menerapkannya pada janin selama operasi," kata Rogers.
"Saat ini, dokter hanya memiliki gambaran sebagian tentang kondisi janin selama operasi. Kami dihadapkan pada tantangan untuk merancang teknologi untuk memantau tanda vital selama proses pembedahan, tanpa membuat titik akses invasif atau mengganggu jaringan yang halus. Probe fleksibel kami yang seperti rambut masuk ke port yang sudah digunakan dalam prosedur dengan minimal invasif dan memberikan pemantauan komprehensif serta berkelanjutan tanpa menambah risiko," sambungnya.
Menurut Shaaban, melakukan operasi dengan sensor dari alat ini dapat menerangi area di dalam rahim yang selama ini gelap. Dokter juga dapat mengetahui dengan detail tanda viral bayi termasuk detak jantung dan pernapasan.
"Kami berharap alat ini menyediakan pemantauan kontinu multiparameter pada janin dan memungkinkan penyesuaian korektif pada tahap yang sangat dini untuk memastikan kesejahteraan janin selama prosedur dan menghindari ketidakstabilan apa pun," kata Shaaban.
Alat dapat digunakan untuk fetal surgery
Dalam kasus-kasus langka dan kompleks, ahli bedah biasanya melakukan operasi janin atau fetal surgery untuk mengoreksi kondisi bawaan yang terkadang mengancam nyawa sebelum bayi lahir. Salah satu kondisi tersebut adalah spina bifida.
"Spina bifida adalah lubang di tulang belakang yang membuat sumsum tulang belakang dan saraf terpapar. Cacat lahir ini mengakibatkan banyak komplikasi neurologis, termasuk kelumpuhan kaki dan hidrosefalus. Operasi janin dapat mengurangi atau bahkan mencegah komplikasi ini dan dapat meningkatkan kualitas hidup," kata Shaaban.
Selama dekade terakhir, para ahli bedah beralih dari operasi janin terbuka ke prosedur fetoskopi minimal invasif, yang menggunakan instrumen kecil untuk dimasukkan melalui lubang bedah yang sempit. Meskipun dapat mengurangi risiko bagi ibu hamil, pendekatan ini juga mempersulit pemantauan janin.
Nah, alat untuk merancang tanda vital ini juga dapat digunakan untuk kasus seperti spina bifida. Alat berbentuk filamen ramping yang terbuat dari bahan lunak dan fleksibel ini memiliki lebar hanya tiga kali diameter sehelai rambut dan cukup ramping untuk melewati tabung standar yang digunakan selama operasi fetoskopi.
Alat juga dapat dimasukkan tanpa memerlukan sayatan tambahan, Bunda. Setelah berada di dalam rahim, aktuator robot lunak memungkinkan ahli bedah untuk memandu dan memposisikan alat tersebut dengan presisi.
Tim juga mengintegrasikan beberapa sensor mini ke dalam alat pemeriksa untuk mengukur detak jantung janin, saturasi oksigen darah, dan suhu secara bersamaan. Perangkat tersebut mengirimkan data secara nirkabel ke monitor di luar tubuh, memberikan umpan balik secara real-time kepada ahli bedah selama prosedur berlangsung.
Perangkat baru ini dapat membantu ahli bedah untuk melakukan intervensi lebih awal atau menghentikan prosedur bila janin menunjukkan tanda-tanda yang tak stabil. Perangkat juga bisa membantu memberikan lebih banyak kepastian dan ketenangan pikiran kepada orang tua selama operasi.
"Ketika seorang ibu hamil membutuhkan operasi untuk janinnya, ia menaruh banyak kepercayaan pada dokter untuk memastikan operasi tersebut aman. Jika kita dapat memberinya lebih banyak kepercayaan bahwa bayinya akan baik-baik saja, itu lebih baik untuk semua orang. Apa pun yang dapat kita lakukan untuk membuat operasi lebih aman bagi ibu dan lebih aman bagi bayi adalah sebuah kemenangan besar," ungkap Shaaban.
Demikian hasil studi yang menemukan alat untuk mendeteksi tanda vital janin sepanjang kehamilan dan saat operasi janin. Semoga infomasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Ibu Hamil Wajib Tahu, Ini 7 Tanda Tidak Dianjurkan Puasa
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Studi: Preeklamsia Terkait dengan Penyakit Ginjal
Bobot Shandy Aulia Naik 3 Kg di Trimester Kedua, Apa Kata Dokter?
Posisi Seks yang Memuaskan Saat Kehamilan Trimester 2
Cerita Pippa Middleton Tetap Main Tenis di Trimester 2 Kehamilan
TERPOPULER
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Warna Ungu, Terbuka dan Suka Hal Misterius
Momen Membanggakan Seraphina Anak Yasmine Wildblood Ikut Kejuaraan Gymnastik di China
10 Kandungan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil, Kenali Juga yang Berbahaya
7 Kalimat Sopan saat Menanggapi Perbedaan Pendapat dengan Orang Lain
Benarkah Menikah di Bulan Maulid Bisa Bawa Sial? Ini Penjelasannya
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Reed Diffuser Lokal yang Wanginya Enak & Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Warna Ungu, Terbuka dan Suka Hal Misterius
10 Kandungan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil, Kenali Juga yang Berbahaya
Momen Membanggakan Seraphina Anak Yasmine Wildblood Ikut Kejuaraan Gymnastik di China
Benarkah Menikah di Bulan Maulid Bisa Bawa Sial? Ini Penjelasannya
7 Kalimat Sopan saat Menanggapi Perbedaan Pendapat dengan Orang Lain
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kamar Kos atau Meja Kerja Belum Kerasa 17-an? Ini Dekorasi Instannya
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Anjing, Dua Perempuan, atau Wajah yang Pertama Kamu Lihat? Ini Artinya...
-
Female Daily
Ketiak Hitam Padahal Jarang Cukur? Ini 7 Penyebab yang Sering Nggak Disadari!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Video: Intip Gaya Nindy hingga Titi DJ di Fashion Show Ivan Gunawan
-
Mommies Daily
5 Acara 17-23 Agustus 2026: HUT RI, Konser iKON, hingga LaLaLa Fest