KEHAMILAN
Kisah Haru Bunda Melahirkan Bayi Kembar di Usia 41 Th Setelah 8 Kali IVF dan 5 Keguguran
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Minggu, 10 May 2026 12:40 WIBPerjalanan menjadi seorang Bunda tidak selalu mudah. Ada yang dikaruniai kehamilan dengan cepat, namun ada pula yang harus melewati jalan panjang penuh air mata, harapan, dan perjuangan yang tak terlihat.
Kisah haru ini datang dari seorang ibu di Singapura yang membuktikan bahwa harapan bisa tetap hidup, bahkan setelah berkali-kali diuji. Berikut kisahnya dikutip dari Straitstime.
Penantian panjang selama 14 tahun
Perjalanan Josephine Foong menjadi ibu dimulai sejak usia 20-an. Namun, kehamilan yang dinantikan tak kunjung datang. Bersama sang suami, ia terus berusaha selama bertahun-tahun. Ia hanya memiliki dua embrio beku terakhir dan satu upaya IVF terakhir. Jika ini tidak berhasil, dia dan suaminya akan menyerah untuk mencoba menjadi orang tua.
Berbagai cara ditempuh, termasuk menjalani prosedur in vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung sebanyak delapan kali. Namun perjuangan itu tidak mudah. Ia harus menghadapi kenyataan pahit mengalami lima kali keguguran, sebuah pengalaman yang tentu sangat menguras fisik dan emosional.
Rasa sedih, kehilangan, bahkan kelelahan mental menjadi bagian dari perjalanan yang harus ia hadapi setiap kali harapan kembali pupus.
Dokternya memberinya obat kesuburan dan siklus inseminasi intrauterin, tetapi tidak berhasil. Kemudian ia menjalani beberapa siklus IVF, tetapi terus mengalami keguguran.
“Saya sangat terpukul secara emosional setelah keguguran. Dan dokter tidak memiliki jawaban (mengapa saya mengalaminya),” kata Ibu Foong.
Sangat sulit baginya untuk melihat orang-orang di sekitarnya menjadi orang tua, dan rasa sakit karena infertilitas adalah sesuatu yang sulit ia bagikan. Selama empat atau lima tahun, ia menghindari menghadiri acara baby shower.
“Saya senang untuk teman-teman saya, tetapi sedih untuk diri saya sendiri,” katanya.
Ujian berat: Harus melawan kanker
Di tengah perjuangan tersebut, cobaan besar kembali datang. Ia didiagnosis kanker payudara stadium 2, yang memaksanya untuk menghentikan sementara program kehamilan dan fokus menjalani pengobatan. Itu merupakan kejutan baginya dan juga kemunduran lain dalam upayanya untuk menjadi seorang ibu.
Masa ini tentu menjadi salah satu titik terberat dalam hidupnya. Namun, dengan dukungan keluarga dan tekad yang kuat, ia berhasil melewati fase pengobatan hingga kondisinya membaik.
Selama tiga tahun berikutnya, Ibu Foong berhenti mencoba untuk memiliki bayi karena pengobatan kankernya, tetapi melanjutkannya pada tahun 2024 ketika ia mendapat izin dari dokternya. Siklus IVF pertama setelah pengobatan kankernya tidak berhasil.
Saat itu, hanya tersisa dua embrio terakhir hasil program IVF sebelumnya. Ia dan suami sepakat, ini akan menjadi percobaan terakhir mereka. Dan demikianlah mereka memulai siklus IVF kedelapan dan terakhir mereka. Dengan penuh doa dan harapan, ia kembali menjalani proses IVF. Dan akhirnya, kabar yang dinanti pun datang ia dinyatakan hamil.
“Kami memiliki pemahaman bersama bahwa jika dua embrio terakhir tidak berhasil, kami akan menyerah. Di sinilah kami akan mengakhiri perjalanan (kesuburan) kami,” katanya.
Selama hari-hari awal kehamilan, ia diliputi rasa takut dan cemas akan mengalami keguguran lagi. Tetapi kecemasannya mereda seiring perkembangan kehamilan.
Tangis haru di usia 41 tahun
Pada Maret, Foong akhirnya menjadi seorang ibu pada usia 41 tahun, dia dan suaminya, manajer IT Winston Yip, menyambut kelahiran putri kembar mereka, Annette dan Anya.
“Sungguh menyenangkan akhirnya bisa melihat mereka,” kata Foong.
Di usia 41 tahun, penantian panjang selama 14 tahun akhirnya terjawab. Ia tidak hanya hamil, tetapi mengandung bayi kembar. Kehamilan di usia ini tentu membutuhkan perhatian ekstra. Hingga akhirnya, kedua bayinya lahir dalam kondisi prematur dan sempat dirawat intensif.
Namun, perlahan keduanya menunjukkan perkembangan yang baik. Tangis haru dan rasa syukur pun tak terbendung. Semua perjuangan, air mata, dan doa yang selama ini dipanjatkan akhirnya terbayar.
Dikutip dari Straitstime, lebih banyak bayi lahir dari wanita berusia 40-an dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2025, 9,6 bayi lahir per 1.000 perempuan berusia antara 40 dan 44 tahun, naik dari 8,9 bayi pada tahun 2015 dan 6,2 bayi pada tahun 2005. Hal ini berdasarkan angka kesuburan spesifik usia pendahuluan untuk tahun 2025 yang dirilis oleh Departemen Statistik Singapura pada akhir Februari.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Potret Gender Reveal Chelsea Islan, Siap Sambut Anak Perempuan Pertama
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kisah Haru Pasangan Ingin Membesarkan Bayi Meski Embrio Tertukar Melalui IVF
Cerita Wanita Terlahir Tanpa Vagina, Akhirnya Bisa Hamil dan Melahirkan Bayi Sehat
Kisah Bumil Diminta Menutupi Kehamilan di Kantor agar Rekan Kerja Tidak Kecewa, Ternyata...
Haru, Perjuangan Pasangan Jalani 15 Kali Bayi Tabung demi Punya Anak
TERPOPULER
Ternyata Orang yang Bahagia Sering Gunakan 5 Warna Ini dalam Keseharian
Tak Semudah para Artis, Ini Realitas Menjalani IVF di Usia 40 Tahunan
Potret Gemas Arash Anak Aaliyah Massaid Diajak Liburan ke Pantai di Sumba
Bolehkah Istri Menambahkan Nama Suami setelah Menikah Menurut Islam?
Fitri Carlina Terbang ke Turki demi Dampingi Suami Pilot Bertugas, Intip Potretnya
REKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Hospital Bag untuk Melahirkan, Aman dan Muat Banyak
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Plump Lip Oil yang Sedang Tren, Bikin Bibir Tampak Lebih Penuh dan Berkilau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kostum Pawai Tema Kemerdekaan 17 Agustus yang Unik & Seru untuk Anak Laki-laki & Perempuan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Tidur Hotel yang Bagus
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ternyata Orang yang Bahagia Sering Gunakan 5 Warna Ini dalam Keseharian
Tak Semudah para Artis, Ini Realitas Menjalani IVF di Usia 40 Tahunan
Potret Gemas Arash Anak Aaliyah Massaid Diajak Liburan ke Pantai di Sumba
Bolehkah Istri Menambahkan Nama Suami setelah Menikah Menurut Islam?
Fitri Carlina Terbang ke Turki demi Dampingi Suami Pilot Bertugas, Intip Potretnya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Sneakers Gaya 2000-an dari Under Armour, Nyaman Dipakai Harian Anti Lecet
-
Beautynesia
4 Manfaat Mandi Air Hangat Sebelum Tidur Menurut Penelitian
-
Female Daily
Selain The East Palace, Ini 5 Film dan Drama Roh Yoon Seo yang Wajib Kamu Tonton!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
9 Potret Sosok Pacar Shawn Mendes yang Akhirnya 'Go Public', Eks Pacar Neymar
-
Mommies Daily
Sleeper Bus Bandung-Bali: Harga Tiket Terbaru, Pilihan Bus, dan Tips Memilih Kursi Nyaman