HaiBunda

KEHAMILAN

Kisah Perempuan yang Alami Nyeri Haid Hebat selama Bertahun-tahun, Ternyata Punya Kista Ovarium

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Jumat, 29 May 2026 14:40 WIB
Kisah Perempuan yang Alami Nyeri Haid Hebat selama Bertahun-tahun, Ternyata Punya Kista Ovarium/ Foto: iStock
Jakarta -

Kista ovarium dapat menyebabkan nyeri haid yang hebat hingga rasa tidak nyaman di perut bagian bawah. Kondisi kista ovarium yang tidak terdeteksi bisa menjadi komplikasi berat hingga menyebabkan kematian, Bunda.

Kisah perempuan mengalami kista ovarium pernah dibagikan oleh Allison Fisher. Perempuan berusia 20 tahun ini mendapat kesempatan kedua untuk hidup, setelah tumor ovarium seberat 104 pon atau 47 kilogram (kg) diangkat dari dalam tubuhnya. Tumor ini dilaporkan berisi sekitar 46 liter cairan.

"Saya membiarkan diri saya percaya bahwa jika saya mengabaikannya, itu akan hilang. Saya takut. Saya benar-benar takut," kata Fisher, dilansir laman CBS47 and FOX30.


Fisher mengaku bahwa dia takut pergi ke dokter. Ia takut mengetahui apa yang salah, tetapi dia juga takut dokter akan mengatakan hal yang sama seperti yang selalu dia dengar.

"(Saat tumbuh dewasa) terlepas dari alasan saya datang ke sana, apakah itu flu atau infeksi telinga, saya selalu diberi tahu, 'kamu harus menurunkan berat badan. Kamu harus menurunkan berat badan'," ungkap Fisher.

"Jika tidak ada yang mau mendengarkan saya, jika mereka selalu mengatakan bahwa saya harus menurunkan berat badan, lalu apa gunanya pergi? Apa gunanya mendengarkan tubuh saya?" sambungnya.

Fisher kehilangan ayahnya saat dia berusia 16 tahun. Setelah itu, dia mulai berhenti memperhatikan kesehatannya.

Keluhan karena kista ovarium membesar

Pada tahun 2020, Fisher mulai mengalami pendarahan tidak teratur dan sakit perut. Ia mengatakan bahwa siklus menstruasinya berlangsung hampir setahun. Namun, saat itu dia tetap mengabaikan keluhan tersebut.

"Saat itu sedang puncak pandemi, dan saya sangat takut untuk keluar rumah. Saya tidak ingin repot mencari dokter. Saya juga tidak punya asuransi kesehatan, jadi saya mengabaikan masalah saya sepenuhnya," ujarnya.

Gejala yang dialami Fisher terus berlanjut. Keluhan tersebut membuatnya sampai tidak bisa berdiri lebih dari lima menit. Tak hanya itu, dia juga tidak bisa mengendarai mobil karena ukuran perutnya yang besar dan sangat keras.

"Rasanya seperti saya sedang hamil 10 anak. Saya tidak bisa berbaring tengkurap. Rasanya seperti semua organ saya hancur," kata Fisher.

Pada Oktober 2022, Fisher akhirnya memberanikan diri pergi ke dokter. Ia memutuskan untuk memeriksakan diri ketika sang Bunda sedang berjuang melawan kanker.

Tepat sebelum Natal 2022, Fisher pergi ke St. Vincent's Riverside. Benjolan di perutnya sangat besar sehingga memengaruhi pernapasannya.

Seorang ahli bedah onkologi ginekologi di Ascension St. Vincent's, Dr. Martin Martino, menangani kasus Fisher dan menggunakan teknologi robotik untuk mengangkat tumor ovarium di dalam tubuhnya. Teknik ini dapat menangani sayatan kecil dan memperbesar area yang sulit dilihat. Pemulihan pasca tindakan juga lebih cepat karena minim rasa sakit, Bunda.

"Kami pernah melihat yang berukuran besar, tetapi untuk mengeluarkannya melalui sayatan kecil, saya belum pernah melakukan sebelumnya," kata Martino.

"Yang sangat menarik dalam kasusnya (Fisher) adalah setelah kami mengangkatnya (tumor), kami melihat ovarium yang lain. Ovarium kiri terpelintir tiga kali. Ovarium itu terpelintir sekitar 10 sentimeter, dan itu sangat membantu kami untuk meluruskannya dan menyelamatkan kesuburan (Fisher) di masa depan, serta kesempatannya untuk memiliki anak."

Perlu diketahui, tumor ovarium didefinisikan sebagai pertumbuhan sel abnormal yang terjadi di dalam atau di dekat ovarium, organ reproduksi perempuan yang menghasilkan sel telur. Tumor ovarium dapat bersifat non-kanker (jinak) atau kanker.

Dikutip dari laman University of Colorado Gynecologic Oncology, tumor ovarium jinak paling sering terjadi pada perempuan usia subur. Tumor ini setidaknya terjadi pada sekitar 50 persen perempuan dengan menstruasi tidak teratur dan sekitar 30 persen yang menstruasinya teratur.

Demikian kisah perempuan yang mengalami nyeri haid hebat selama bertahun-tahun sebelum didiagnosis kista ovarium.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Bukan Baby Bump, Perut Perempuan Ini Membesar karena Kista

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Mengenal Posisi Mating Press dalam Berhubungan Seks dari Tips Melakukan hingga Risikonya

Kehamilan Melly Febrida

5 Zodiak Diprediksi Akan Jadi Kaya di 2026, Sempat Susah di Tahun Sebelumnya

Mom's Life Amira Salsabila

Luncurkan Kampanye 'Temani Langkahmu, Kini dan Nanti', Frisian Flag Apresiasi Perjalanan Keluarga Indonesia Bangun Kebiasaan Sehat

Parenting Amira Salsabila

40 Kata-kata Keren Singkat Berkelas & Penuh Inspiratif

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kemesraan Pevita Pearce & Suami Pengusaha Malaysia, Selalu Curi Perhatian

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

40 Kata-kata Keren Singkat Berkelas & Penuh Inspiratif

Mengenal Posisi Mating Press dalam Berhubungan Seks dari Tips Melakukan hingga Risikonya

Luncurkan Kampanye 'Temani Langkahmu, Kini dan Nanti', Frisian Flag Apresiasi Perjalanan Keluarga Indonesia Bangun Kebiasaan Sehat

5 Zodiak Diprediksi Akan Jadi Kaya di 2026, Sempat Susah di Tahun Sebelumnya

Middle Manager Jadi Pekerja Paling Rentan Burnout, Ini Dampaknya bagi Otak

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK