HaiBunda

KEHAMILAN

Studi Terbaru: Gangguan Kejiwaan Pasca Persalinan Meningkat Setelah Operasi Caesar

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Jumat, 12 Jun 2026 13:20 WIB
Ilustrasi Ibu dan Bayi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Simplylove
Jakarta -

Sudah banyak studi meneliti dampak dari operasi caesar pada kondisi kesehatan ibu. Baru-baru ini, studi yang diterbitkan di jurnal Obstetrics & Gynecology mengungkap temuan yang mengaitkan persalinan caesar dengan risiko masalah kejiwaan pada perempuan, Bunda.

Menurut studi, operasi caesar, baik yang direncanakan atau tidak direncanakan, dikaitkan dengan peningkatan risiko lebih dari 15 persen kondisi kejiwaan pasca melahirkan. Hasil tersebut dibandingkan dengan persalinan pervaginam spontan.

Tak hanya itu, persalinan pervaginam operatif (OVD) dengan bantuan alat medis khusus yang berhasil juga tidak menunjukkan adanya peningkatan risiko kejiwaan. Namun, persalinan caesar yang dilakukan setelah tindakan OVD gagal memiliki risiko 26 persen lebih tinggi.


Dalam studi ini, para peneliti melakukan studi kohort observasional terhadap 934.524 perempuan dengan kelahiran tunggal hidup pada usia kehamilan lebih dari sama dengan 37 minggu di Amerika Serikat (AS), antara tahun 2008 dan 2022. Studi menggunakan data dari Merative MarketScan Commercial Database.

Peserta dikategorikan ke dalam lima kelompok metode persalinan, yakni persalinan pervaginam spontan, persalinan pervaginam yang berhasil, persalinan caesar terencana, persalinan caesar tidak terencana tanpa upaya persalinan pervaginam, dan persalinan caesar tidak terencana setelah upaya persalinan pervaginam gagal.

Hasil terkait kondisi kejiwaan yang diteliti adalah diagnosis baru depresi, kecemasan, gangguan stres pasca trauma, kondisi kejiwaan serius lainnya, dan resep antidepresan baru dalam waktu enam bulan pasca persalinan.

Detail hasil studi

Melalui metode penelitian yang khusus, para ilmuwan memperkirakan hubungan antara metode persalinan dan kondisi kejiwaan pasca persalinan, dengan menyesuaikan faktor usia ibu, wilayah, tahun persalinan, obesitas kelas III, penggunaan zat selama kehamilan, usia kehamilan saat persalinan, hipertensi kronis, diabetes melitus pra-kehamilan, dan komplikasi bayi baru lahir yang parah dan tidak terduga.

Berikut beberapa temuan dari studi ini:

  • Ibu yang menjalani operasi caesar terencana, menunjukkan insiden kondisi kejiwaan pasca persalinan sebesar 11,4 persen.
  • Ibu yang menjalani operasi caesar tidak terencana tanpa upaya persalinan pervaginam, menunjukkan insiden sebesar 10,8 persen.
  • Ibu yang menjalani operasi caesar tidak terencana setelah upaya persalinan pervaginam gagal, menunjukkan insiden sebesar 10,9 persen.
  • Semua diagnosis psikiatri individual termasuk depresi, kecemasan, dan stres pasca trauma lebih tinggi di antara ibu yang menjalani persalinan caesar terencana atau persalinan caesar tidak terencana tanpa upaya persalinan pervaginam, dibandingkan dengan mereka yang menjalani persalinan pervaginam spontan.
  • Sebagian besar diagnosis depresi, kecemasan, dan kondisi kejiwaan serius lainnya terjadi dalam 0 hingga 90 hari setelah melahirkan. Sementara itu, stres pasca trauma muncul dengan tingkat yang serupa antara 0 hingga 90 dan 91 hingga 180 hari pasca persalinan.

"Kondisi kejiwaan pasca persalinan meningkat setelah persalinan caesar, baik yang direncanakan maupun tidak direncanakan, tetapi tidak setelah persalinan pervaginam yang berhasil," kata tim penulis, dilansir laman Medccape.

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa persalinan caesar mungkin terkait dengan peningkatan risiko kondisi kejiwaan dan memerlukan pengawasan lebih ketat pasca melahirkan."

Perlu dicatat, penelitian ini tetap memiliki keterbatasan ya, Bunda. Hasil studi juga mungkin tidak dapat digeneralisasikan kepada perempuan dengan kondisi kejiwaan yang sudah ada sebelumnya karena mereka dikecualikan dari analisis.

Demikian hasil studi yang mengungkap dampak operasi caesar pada kondisi kejiwaan seorang perempuan. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

En Caul, Fenomena Bayi Lahir Masih Terbungkus Kantung Ketuban

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Drama Korea Terbaru Juni 2026 yang Diprediksi Raih Rating Tinggi

Mom's Life Sandra Odilifia & Fauzan Julian Kurnia

Cara Mengenali Orang Toksik dari Sikap Sehari-harinya

Mom's Life Azhar Hanifah

SPMB SD Bandung 2026/2027: Aturan, Jadwal Pendaftaran & Pilihan Jalur

Parenting Nadhifa Fitrina

Momen Jennifer Coppen Sungkeman ke Ayah Bule Jelang Pernikahan, Pajang Foto Mendiang Ibunda

Mom's Life Nadhifa Fitrina

8 Kebiasaan yang Selalu Dilakukan Orang Sukses Setiap Weekend

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

8 Kebiasaan yang Selalu Dilakukan Orang Sukses Setiap Weekend

SPMB SD Bandung 2026/2027: Aturan, Jadwal Pendaftaran & Pilihan Jalur

Siap-siap! Ini Daftar Lokasi Pemadaman Listrik di Jakarta 13 Juni 2026

5 Drama Korea Terbaru Juni 2026 yang Diprediksi Raih Rating Tinggi

Cara Mengenali Orang Toksik dari Sikap Sehari-harinya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK