KEHAMILAN
7 Cara Menghentikan Flek saat Hamil Muda dengan Aman
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Selasa, 16 Jun 2026 07:30 WIBKehamilan awal sering disertai dengan munculnya flek. Namun pada sebagian bumil, flek tersebut justru berlangsung terus menerus dan sangat mengkhawatirkan. Simak 7 cara menghentikan flek saat hamil muda dengan aman, yuk.
Perdarahan yang muncul dari vagina di awal kehamilan merupakan hal yang sangat normal terjadi. Faktanya, hal tersebut dialami hampir satu dari empat kehamilan. Dan, banyak di antaranya yang menghasilkan bayi yang sehat dan hanya sepertiga hingga setengah dari semua perempuan yang mengalami perdarahan akan mengalami keguguran.
Dalam perjalanannya di kemudian hari, perdarahan memang seharusnya lebih jarang terjadi. Namun, hal tersebut bisa menjadi tanda masalah serius seperti risiko plasenta previa (ketika plasenta menutupi serviks) atau abrupsi plasenta (pemisahan plasenta) seperti dikutip dari laman Better Health.
Penyebab flek saat hamil muda
Munculnya flek saat hamil muda bisa disebabkan karena berbagai faktor ya, Bunda. Berikut ini beberapa penyebab flek saat hamil muda yang perlu diwaspadai:
1. Adanya keguguran
Keguguran merupakan hilangnya kehamilan sebelum janin (bayi yang belum lahir) dapat bertahan hidup di luar rahim.
2. Kehamilan ektopik
Selama trimester pertama, perdarahan vagina bisa menjadi tanda kehamilan ektopik. Ini adalah saat janin di luar rahim, sering kali di salah satu tuba falopi. Gejala kehamilan ektopik dapat berupa kram, perdarahan vagina dan sakit perut.
3. Perdarahan implantasi
Salah satu penyebab perdarahan pada awal kehamilan ialah adanya perdarahan implantasi. Biasanya, hal ini terjadi sebagai perdarahan ringan atau bercak dan terjadi ketika janin menanamkan dirinya sendiri ke dalam lapisan rahim. Perdarahan ini sering kali berlangsung beberapa hari kemudian berhenti.
4. Plasenta previa
Plasentra previa terjadi di mana plasenta (baik seluruhnya atau sebagian) dimasukkan ke bagian bawah rahim dan menutupi serviks. Salah satu tanda plasenta previa ialah perdarahan setelah 28 minggu.
5. Abrupsi plasenta
Kondisi abrupsi plasenta ialah ketika sebagian atau seluruh plasenta terpisah dari dinding rahim sebelum kelahiran bayi. Jumlah dari perdarahan sendiri bervariasi, seperti dampaknya pada bayi.
7 Cara menghentikan flek saat hamil muda
Saat perdarahan terus menerus terjadi, dokter mungkin akan melakukan USG dan pemeriksaan fisik untuk menentukan penyebab flek yang terjadi. Di luar itu, Bunda bisa melakukan beberapa upaya sebagai cara menghentikan flek saat hamil muda seperti berikut ini seperti dikutip dari laman Cleveland Clinic:
1. Bersantai dan tetap berdiri
2. Minum banyak air
3. Menghindari seks
4. Menghindari perjalanan
5. Tinggal di rumah sakit jika pendarahan parah
6. Istirahat cukup
7. Minum obat pereda nyeri ringan seperti parasetamol jika diperlukan
Menghadapi situasi flek ataupun perdarahan saat hamil tentu membuat berbagai emosi berkecamuk ya, Bun. Merasa bersalah merupakan perasaan normal yang dirasakan, tetapi jangan menyalahkan diri sendiri karena Bunda tidak melakukan kesalahan.
Tubuh memang sebenarnya akan mengalami perubahan kadar hormon dan ini dapat membuat ibu hamil merasa sangat emosional. Ada baiknya, berbicara sejenak dengan keluarga atau teman untuk sedikit meredakan suasana hati.
Selain itu, tetap memantau kondisi flek yang terjadi ya, Bunda. Jika menemui adanya tanda serius, segera hubungi dokter. Berikut beberapa gejala serius yang perlu diwaspadai yakni sebagai berikut:
1. Perdarahan hebat dengan kondisi Bunda mengganti pembalut setiap beberapa jam
2. Kram atau kontraksi
3. Nyeri panggul atau nyeri di perut
4. Pusing atau pingsan
5. Demam atau menggigil
Posisi tidur saat alami flek di usia kehamilan muda
Beradaptasi dengan kehamilan mungkin tak selalu mudah ya, Bunda. Apalagi, perut semakin membesar seiring usia kehamilan dan membuat ketidaknyamanan. Ditambah lagi, risiko flek saat hamil muda menjadi hal yang mengkhawatirkan. Sehingga, menjaga kenyamanan dengan memilih posisi tidur yang nyaman diharapkan bisa meminimalisir risiko bahaya sekaligus meningkatkan kenyamanan selama ibu hamil beristirahat.
Mengutip dari laman Stanfordchildren bahwa tidur telentang tidaklah disarankan karena adanya tekanan pada vena cava inferior. Sementara, bagian itu merupakan vena utama yang mengembalikan darah dari tubuh bagian bawah ke jantung. Dengan adanya peningkatan pada punggung dan usus juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan.
Dalam hal ini, posisi tidur terbaik selama kehamilan ialah miring. Sisi kiri sangat baik karena memungkinkan sebagian besar darah mengalir ke bayi. Selain itu, hal ini juga dapat meningkatkan fungsi ginjal.
Salah satu pilihan lainnya ialah meletakkan bantal di antara lutut dan bantal di bawah perut. Hal ini dapat menciptakan kemiringan yang cukup untuk membantu Bunda tidur lebih nyaman dengan miring.
Bunda juga dapat terbantu dengan meletakkan bantal di belakang punggung untuk mendapatkan dukungan ekstra. Bicarakan dengan dokter jika Bunda merasa khawatir mengenai posisi tidur selama kehamilan.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
En Caul, Fenomena Bayi Lahir Masih Terbungkus Kantung Ketuban
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Sempat Tak Sadar Hamil Ektopik, Wanita Ini Melahirkan Bayi yang Tumbuh di Organ Perut
Mengenal Kehamilan Ektopik Terganggu, Ketahui juga Beragam Gejalanya
Bila Pernah Mengalami Kehamilan Ektopik, Bagaimana Peluang Bunda untuk Hamil Lagi?
Apa Itu Kehamilan Ektopik: Penyebab, Faktor Pendorong & Cara Pengobatan
TERPOPULER
100 Ucapan Tahun Baru Islam 1448 H/2026 Lengkap Menyentuh Hati
5 Potret Shaista Putri Rionaldo Stokhorst yang Baru Lulus SMA
5 Tanda Anak Berpotensi jadi Orang Sukses saat Dewasa Menurut Psikolog
Studi Temukan Kondisi Lip Tie pada Newborn Tidak Ganggu Proses Menyusui
7 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang saat Minta Saran, Padahal Cuma Berniat Cari Dukungan
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kulkas 1 Pintu Watt Rendah Hemat Energi, Bantu Pengeluaran Rumah Tangga Lebih Irit!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lampu LED Emergency, Cadangan saat Kena Pemadaman Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Label Nama Buku Aesthetic untuk Buku Pelajaran Anak
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Bantal Menyusui Multifungsi Terbaik yang Bagus & Nyaman untuk Ibu & Bayi
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Bumbu Masak Instan untuk Masakan Enak dan Praktis
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Potret Shaista Putri Rionaldo Stokhorst yang Baru Lulus SMA
Studi Temukan Kondisi Lip Tie pada Newborn Tidak Ganggu Proses Menyusui
Drama China 'The First Jasmine' Tayang di Mana? Ini Platform Streaming Resmi dan Sinopsis
5 Tanda Anak Berpotensi jadi Orang Sukses saat Dewasa Menurut Psikolog
7 Cara Menghentikan Flek saat Hamil Muda dengan Aman
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Maia Estianty Pertanyakan Bisnis Irwan Mussry Ramai Diboikot
-
Beautynesia
Review Drakor Doctor on The Edge, Suguhkan Kisah Medis yang Relatable
-
Female Daily
Tampil Serasi, Intip Penampilan Justin Hubner dan Jennifer Coppen ketika Menikah!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Video: Kemunculan Perdana IU Setelah Kontroversi Drakor 'Perfect Crown'
-
Mommies Daily
8 SD Islam Terbaik di BSD, Favorit Orang Tua untuk Pendidikan Anak