KEHAMILAN
Flek saat Hamil Muda, Normal atau Berbahaya? Kenali Penyebabnya
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Selasa, 23 Jun 2026 08:50 WIBMelihat flek terutama bagi Bunda yang baru hamil tentu membuat khawatir. Simak 7 cara menghentikan flek saat hamil muda dengan aman agar Bunda tak lagi panik, yuk.
Munculnya flek di awal kehamilan menjadi hal yang normal dialami banyak ibu hamil di luar sana. Kondisi ini biasanya terjadi pada trimester pertama kehamilan dan penyebabnya bisa terjadi karena berbagai alasan.
Flek saat hamil memang berbeda dengan perdarahan ya, Bunda. Flek biasanya ditandai dengan beberapa tetes darah merah muda, merah, atau cokelat tua. Biasanya, flek terlihat di pakaian dalam ketika Bunda menyeka area intim.
Sementara pada perdarahan, kondisinya ialah terjadi aliran darah yang lebih besar dari setetes seperti halnya flek. Dalam hal ini, jumlah darah yang mengalir banyak membuat Bunda perlu menggunakan pembalut agar lebih nyaman.
Penyebab flek saat hamil muda
Ada banyak alasan mengapa Bunda yang hamil mengalami perdarahan atau flek selama kehamilannya. Beberapa di antaranya mungkin menjadi alasan perdarahan serius, sementara sebagian alasan lainnya tidak perlu dikhawatirkan ya, Bunda.
Perdarahan atau flek pada trimester pertama memang kerap dialami ibu hamil Sekitar 15 hingga 25 persen ibu hamil mengalaminya pada 12 minggu pertama kehamilan. Meskipun jadi hal umum, tetapi Bunda perlu memeriksakan diri ke dokter jika terjadi hal yang lebih parah.
Kenali beberapa penyebab flek saat hamil muda seperti berikut ini yuk, Bunda:
1. Perdarahan implantasi
Kondisi ini terjadi saat sel telur yang dibuahi menanam di dinding rahim dan menyebabkan perdarahan ringan
2. Perubahan hormonal
Hormon ekstra yang dibutuhkan untuk kehamilan terkadang dapat menyebabkan flek seperti yang Bunda alami di awal kehamilan.
3. Perubahan pada serviks
Serviks mungkin lebih sensitif saat berubah dan mempersiapkan kehamilan. Inilah yang kemudian bisa menyebabkan perdarahan lebih mudah soperti dikutip dari laman Cleveland Clinic.
4. Kehamilan ektopik
Ketika kehamilan terbentuk di luar rahim, seperti di tuba fallopi, hal ini bisa menandai adanya tanda bahaya dari kehamilan ektopik. Segera konsultasikan dengan dokter karena kondisi ini bisa mengancam jiwa tanpa adanya pengobatan.
5. Kehamilan molar
Kehamilan molar merupakan kondisi langka ketika sel telur yang dibuahi ditanamkan di rahim tetapi tumor terbentuk yang kerap dianggap janin.
6. Polip serviks
Pertumbuhan nonkanker pada serviks yang berdarah selama kehamilan karena kadar estrogen yang lebih tinggi juga bisa menandai keluarnya flek.
7. Keguguran
Kehilangan kehamilan sebelum 20 minggu biasanya ditandai dengan perdarahan ringan dan semakin berat. Selain itu, kebanyakan orang juga mengalami kram yang kuat.
Cara menghentikan flek saat hamil muda
Flek saat hamil muda yang biasanya terjadi pada trimester pertama dan bisa terjadi juga pada trimester kedua dan ketiga memang bisa menghawatirkan. Tetapi, biasanya flek tersebut tak berlangsung lama akan berhenti dalam satu atau dua hari seperti dikutip dari laman Better Health.
Untuk membantu merawat diri di rumah ketika mengalami kondisi tersebut, berikut ini cara menghentikan flek saat hamil muda yang bisa dilakukan:
1. Istirahat cukup
2. Memastikan diri terhidrasi
3. Menggunakan pembalut saat mengalami perdarahan
4. Menghindari seks saat terjadi flek atau perdarahan
5. Minum obat pereda nyeri seperti parasetamol
6. Mengurangi aktivitas fisik dan mengangkat kaki jika memungkinkan
7. Melaporkan setiap perubahan kondisi pada dokter
Meski tampak tidak menjadi kondisi serius, Bunda tetap perlu waspada dan memantau kondisi selama flek atau perdarahan terjadi. Hubungi segera tim medis ketika Bunda mengalami salah satu dari gejala serius berikut ini:
1. Perdarahan hebat
2. Kram atau kontraksi
3. Nyeri panggul atau nyeri di perut
4. Pusing
5. Demam atau mengigil
6. Ketuban pecah
Posisi tidur saat alami flek di usia kehamilan muda
Posisi tidur saat hamil khususnya alami flek di usia kehamilan muda memang perlu diperhatikan. Hal ini untuk menjaga kesehatan dan kehamilan Bunda tetap dalam pantauan yang aman. Simak apa saja posisi tidur saat alami flek di usia kehamilan muda yang bisa Bunda coba:
1. Side sleeping
Tidur miring ke sisi mana pun dapat membantu memberikan aliran darah yang optimal bagi Bunda dan bayi.
2. Back sleeping
Tidur telentang umumnya dianggap aman selama trimester pertama. Setelahnya, Bunda mungkin tidak disarankan melakukannya karena tidur telentang sepanjang malam dikaitkan dengan kematian janin dalam kandungan seperti dikutip dari laman Healthline.
3. Gunakan bantal lebih banyak
Menambahkan bantal yang lebih banyak dapat membantu menopang perut, punggung, dan pinggul. Bunda juga bisa membeli bantal yang dirancang khusus untuk ibu hamil seperti bantal kehamilan berbentuk U, C, dan lainnya.
4. Tekuk lutut
Tidur dengan satu atau kedua lutut ditekuk (seperti posisi janin) dapat membantu menopang punggung dan mengurangi nyeri punggung. Untuk hasil terbaik, tidurnya miring dengan kedua lutut ditekuk seperti dikutip dari laman Gleneagles.
5. Tinggikan tubuh bagian atas
Sebagian ibu hamil merasa lebih mudah tidur dengan bantal yang lebih tinggi atau bahkan di kursi malas. Selain itu, Bunda juga bisa menyangga diri dengan lebih banyak bantal guna mengurangi tekanan pada punggung.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
Simak video di bawah ini, Bun:
Hasil USG Laki-Laki, Lahirnya Perempuan? Ini Penjelasannya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ibu Hamil Tidak Boleh Pakai Minyak Kayu Putih, Benarkah?
6 Buah Ini Bantu Cegah Sembelit saat Hamil, BAB Jadi Lancar Bun
Anisa Rahman eks Sabyan Hamil Anak Pertama, Kado Terindah Ultah ke-26
Waspadai Lonjakan Kadar HCG yang Terlalu Tinggi Selama Kehamilan
TERPOPULER
Kebakaran RM Padang di Jaktim, Perempuan Nekat Lompat dari Lantai 3 Demi Selamatkan Anak
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf B
Hari Kesehatan Mental Sedunia, Jangan Lupa Jaga Mental Bunda!
Apakah Kanker Payudara Bisa Menurun ke Anak?
Anak Cedera saat Olahraga? Kenali 5 Tanda yang Mengharuskan ke IGD
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sofa Bayi yang Bagus & Nyaman untuk Belajar Duduk
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Loose Powder untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Punya Masalah Jantung, Fitri Carlina & Suami Pilih Ikhlas Belum Dikaruniai Momongan
Kebakaran RM Padang di Jaktim, Perempuan Nekat Lompat dari Lantai 3 Demi Selamatkan Anak
Hari Kesehatan Mental Sedunia, Jangan Lupa Jaga Mental Bunda!
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf B
Apakah Kanker Payudara Bisa Menurun ke Anak?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Camera Control iPhone 16 Belum Kamu Pakai Maksimal? Ini Cara Setting-nya
-
Beautynesia
4 Kalimat yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Orang Tua kepada Anak yang Sudah Dewasa
-
Female Daily
Beauty Routine 10 Langkah Mulai Ditinggalkan? Ini Alasan Skinimalism Kembali Populer
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Anthony Vaccarello Mundur dari YSL, Koleksi Serba Emas Jadi Perpisahan
-
Mommies Daily
Kuis The Early Spring: Siapa Karakter Kamu di Dracin Ini?