Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Darah Menstruasi Encer Apakah Tanda Hamil? Simak Faktanya

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Senin, 12 Jan 2026 20:20 WIB

Ilustrasi Sakit Perut
Ilustrasi Tanda Hamil/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio
Jakarta -

Keluarnya darah ringan berupa flek atau bercak merupakan salah satu tanda hamil yang disebut perdarahan implantasi. Tanda hamil tersebut biasanya terjadi sekitar enam sampai 12 hari setelah pembuahan, Bunda.

Dilansir Healthline, perdarahan implantasi mirip dengan darah yang keluar saat menstruasi. Namun, periode pendarahan implantasi umumnya lebih cepat dari siklus haid, yakni tidak lebih dari 24 sampai 48 jam.

"Sebagian besar wanita yang mengalami pendarahan implantasi berpikir jika mereka mengalami periode menstruasi bulanan dan baru menyadarinya ketika dinyatakan positif hamil," ujar penulis buku The Smart Mother's Guide to Better Pregnancy, Dr.Linda Burke-Galloway, M.D.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Selain periodenya lebih cepat, banyak orang salah mengira perdarahan implantasi dengan darah menstruasi yang encer. Lantas, benarkah darah menstruasi encer memang bisa menjadi tanda hamil?

Darah menstruasi encer, apakah tanda hamil?

Bagi sebagian perempuan, darah menstruasi yang encer adalah hal normal. Namun, ini bisa juga menjadi pertanda adanya masalah kesehatan serius atau kehamilan dini.

Dilansir laman Today's Parent, dalam beberapa kasus, darah menstruasi yang encer bisa menjadi tanda awal kehamilan atau perdarahan implantasi. NHS Inggris menjelaskan, perdarahan implantasi biasanya terjadi sekitar waktu menstruasi dan merupakan hasil dari sel telur yang dibuahi lalu menempel pada dinding rahim.

Selama periode menstruasi yang teratur, darah yang keluar berwarna merah muda pucat dan encer adalah hal normal. Kondisi tersebut bisa terjadi di awal atau akhir periode, yang menandakan awal atau akhir pengelupasan lapisan rahim.

Pada darah implantasi, Bunda biasanya akan mengeluarkan bercak darah yang lebih ringan dan tidak sama dengan haid biasa. Darah implantasi memiliki warna cokelat kemerahan muda dan terjadi secara berkala selama satu atau dua hari.

"Pada perdarahan menstruasi, mungkin ada bercak, tetapi kemudian perdarahan akan berlanjut, menjadi semakin deras dengan gumpalan, yang merupakan bagian dari jaringan. Perdarahan menstruasi juga dikaitkan dengan kram yang lebih hebat, nyeri payudara yang dapat berkurang sebelum perdarahan, dan mungkin ada diare," kata spesialis pengobatan tradisional Tiongkok dan kesuburan, Tsao-Lin E. Moy, L.Ac., MSOM.

Meskipun perdarahan implantasi biasanya tidak perlu dikhawatirkan, pakar merekomendasikan untuk melakukan tes kehamilan urine atau darah untuk memastikan kehamilan.

Penyebab lain darah menstruasi encer

Selain tanda hamil, darah menstruasi encer juga dapat disebabkan karena beberapa penyebab lain, Bunda. Beberapa di antaranya dikaitkan dengan siklus haid, penggunaan obat-obatan tertentu, hingga dehidrasi.

"Darah menstruasi yang encer juga dapat disebabkan oleh perubahan normal dari hormon, infeksi atau perubahan cairan di organ reproduksi," ungkap dokter kandungan bersertifikasi, dan Tsao-Lin E. Moy, L.Ac., MSOM, Kelly O. Elmore, MD, MBA.

"Perubahan (hormon) dapat terjadi selama awal menstruasi, pada berbagai tahap kehidupan karena berbagai faktor stres, dan ketika kemampuan untuk bereproduksi telah berakhir. Selain itu, kelainan yang dikonfirmasi melalui laboratorium, seperti ketidakseimbangan tiroid, estrogen, dan progesteron, dapat berkontribusi pada kondisi ini."

Hal yang sama juga disampaikan oleh Moy. Menurutnya, perubahan hormon juga bisa menyebabkan darah menstruasi menjadi encer.

"Ketika kadar estrogen rendah, lapisan rahim akan lebih tipis, dan mungkin menyebabkan aliran menstruasi yang lebih encer dan sedikit," kata Moy.

Keluarnya darah saat haid dan implantasi adalah hal normal. Namun, jika darah menstruasi tampak encer dan tidak normal, atau keluar saat masa menopause, Bunda disarankan untuk berkonsultasi ke dokter.

"Jika waktu (keluar darah) atau penampilannya tidak normal, saya sarankan untuk melakukan tes kehamilan guna menyingkirkan kemungkinan infeksi, tumor, atau kanker," ujar Elmore.

"Selain itu, mintalah tenaga kesehatan untuk melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik menyeluruh termasuk pemeriksaan panggul/spekulum, pap smear jika diperlukan, dan mungkin biopsi serviks dan rahim, tergantung pada usia," sambungnya.

Demikian penjelasan terkait darah menstruasi yang encer dan kaitannya dengan tanda hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda