KEHAMILAN
Usha Vance Istri Wapres AS Keturunan India Bepergian dengan Pesawat saat Hamil 8 Bulan, Amankah?
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Rabu, 24 Jun 2026 13:20 WIBSecond Lady AS, Usha Vance kini tengah hamil besar. Belum lama ini, istri Wapres AS ini bepergian dengan pesawat saat hamil 8 bulan, amankah?
Bepergian dengan pesawat saat hamil memang kerap jadi kekhawatiran banyak ibu di luar sana. Terutama ialah ketika kehamilan yang dimiliki semakin besar sehingga membuat ibu hamil maju mundur untuk menggunakan pesawat saat bepergian.
Sebagai ibu biasa, mungkin hal itu bisa diminimalisasi karena aktivitasnya dapat dikurangi. Namun, sebagai istri Wapres seperti halnya Usha Vance yang kesibukannya cukup tinggi, tentu bepergian dengan pesawat mungkin akan lebih sering karena tuntutan kesibukannya ya, Bunda.
Seperti baru-baru ini, perempuan keturunan India tampak melakukan perjalanan internasional ketika kehamilannya menginjak usia delapan bulan. Hal ini pun menimbulkan pertanyaan bagi banyak orang di luar sana, apakah memang aman untuk terbang pada fase kehamilan tersebut ya, Bunda?
Ya, sosok Usha Vance memang tampak melakukan perjalanan ke Swiss baru-baru ini. Kehamilannya yang memasuki trimester akhir tersebut memang sebentar lagi memasuki hari prediksi lahir yakni sekitar akhir Juli mendatang.
Amankah bepergian dengan pesawat saat hamil?
Meskipun perjalanan jarak jauh pada tahap kehamilan ini sering menimbulkan kekhawatiran, panduan medis di Amerika Serikat menyatakan bahwa perjalanan udara tidak secara otomatis tidak aman pada kehamilan tanpa komplikasi termasuk pada trimester ketiga meskipun tetap memerlukan kehati-hatian dan perencanaan tambahan.
Menurut CDC, sebagian besar ibu hamil memang dapat terbang dengan aman jika kehamilan mereka baik-baik saja. Tetapi, mereka disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum bepergian, seperti dikutip dari laman Newsweek.
Senada dengan The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) bahwa perjalanan udara sesekali umumnya aman selama kehamilan bagi orang tanpa komplikasi obstetri atau medis. Namun, kedua organisasi tersebut menekankan pentingnya perizinan dari medis dan penilaian risiko individu terutama di akhir kehamilan.
Selain itu, pihak maskapai penerbangan juga menetapkan kebijakan mereka sendiri. Dari deretan maskapai, banyak juga yang memberikan izin perjalanan hingga sekitar 36 minggu kehamilan, meskipun beberapa di antaranya memerlukan surat keterangan dokter setelah usia kehamilan 28 minggu, terutama untuk penerbangan internasional atau jarak jauh.
Mengapa usia kehamilan 8 bulan dianggap berisiko lebih tinggi?
Meskipun trimester kedua, atau sekitar usia 14 hingga 28 minggu umumnya dianggap sebagai periode teraman untuk bepergian, kehamilan tetap dapat lanjut membawa pertimbangan tambahan, Bunda.
Biasanya, pada usia delapan bulan, risiko persalinan prematur lebih tinggi daripada di awal kehamilan, dan ketidaknyamanan fisik selama perjalanan lebih umum terjadi. Selain itu, mobilitas yang berkurang selama penerbangan dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti pembekuan darah, meskipun risiko absolut tetap rendah untuk sebagian besar kehamilan yang sehat.
Penting Bunda ketahui bahwa perjalanan udara jarak jauh di akhir kehamilan dapat meningkatkan kemungkinan pembengkakan, kelelahan, dan masalah peredaran darah seperti deep vein thrombosis (DVT). Serta, jauh dari sistem perawatan kesehatan di rumah juga dapat menjadi faktor jika komplikasi tak terduga muncul.
Karenanya, para ahli medis biasanya merekomendasikan tindakan pencegahan dasar seperti bergerak secara teratur selama penerbangan, tetap terhidrasi dengan baik, dan menggunakan stoking kompresi jika diperlukan. Serta yang terpenting, lakukan konsultasi medis sebelum perjalanan jauh yang penting diterapkan.
Tetap aman bepergian saat hamil
Perjalanan udara saat hamil delapan bulan bukanlah hal yang tidak biasa dan tidak dilarang di Amerika Serikat. Tetapi biasanya, agenda tersebut hanya disarankan dengan izin medis dan perencanaan yang cermat. Apakah nantinya hal tersebut disarankan atau tidak, tentunya sangat bergantung pada kesehatan individu, riwayat kehamilan, serta lamanya dan sifat perjalanan.
Mengutip dari laman Medparkhospital, selama trimester ketiga, perempuan yang sehat dan berisiko rendah mengalami persalinan prematur, preeklamsia, atau plasenta previa masih dapat melakukan perjalanan dara hingga usia kehamilan 36 minggu.
Memilih tujuan yang jaraknya terjangkau dapat membuat perjalanan lebih menyenangkan. Namun ada baiknya, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan surat keterangan medis sebelum bepergian.
Sangat disarankan juga untuk mengenakan stoking kompresi, menggerakkan kaki dan pergelangan kaki secara teratur saat duduk, dan sering berjalan kaki. Hindari menahan buang air kecil, karena infeksi saluran kemih dapat menyebabkan persalinan prematur.
Saat di pesawat, hindari makan kacang-kacangan, kubis, brokoli, dan minuman berkarbonasi, yang dapat menyebabkan kembung dan pembentukan gas. Selain itu, kenakan pakaian yang nyaman dan stoking kompresi.
Kencangkan sabuk pengaman di bawah perut dan tetap kencangkan setiap saat karena turbulensi bisa terjadi secara tiba-tiba. Selain itu, minumlah banyak cairan karena kelembapan udara di kabin rendah sehingga memudahkan seseorang mengalami dehidrasi.
Jangan lupa untuk bangun dan berjalan setiap 30-45 menit selama penerbangan untuk meningkatkan sirkulasi darah. Tekuk dan luruskan pergelangan kaki dan angkat kaki untuk meningkatkan aliran darah dan mengurangi risiko pembengkakan dan tromobosis vena dalam.
Pilihkan kursi lorong yang memudahkan jarak ke toilet, atau kursi yang dekat dengan sekat dengan ruang kaki yang luas. Serta, bawalah camilan sehat seperti campuran kacang-kacangan, biskuit gandum, buah-buahan, atau selai kacang.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
Simak video di bawah ini, Bun:
Hasil USG Laki-Laki, Lahirnya Perempuan? Ini Penjelasannya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Sosok Usha Vance, Istri Wapres sekaligus Ibu Hamil yang Torehkan Sejarah di Pemerintahan AS
Bila Janin Cegukan, Kenali Penyebab, Tanda, & Cara Mengatasinya
Kehamilan Ubah Struktur dan Fungsi Otak Wanita Jadi Sempurna Sebagai Ibu
Bumil Ingin Gunakan Fetal Doppler Rumahan? Ketahui Manfaat dan Risikonya
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang IQ Tinggi dari Kebiasaan Berbicaranya
Jadwal Libur Sekolah 2026 SD, SMP, dan SMA serta Hari Pertama Masuk Sekolah
Menkes Ungkap Alasan Banyak Orang Tua Enggan Vaksinasi Anak
Usha Vance Istri Wapres AS Keturunan India Bepergian dengan Pesawat saat Hamil 8 Bulan, Amankah?
Momen Anak Mendiang Mpok Alpa Kunjungi Makam Sambil Bawa Rapor Sekolah
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Hair Tonic Bantu Atasi Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Lap Microfiber Terbaik untuk Membersihkan Rumah, Motor, dan Mobil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci Set yang Bagus dan Berkualitas Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Buku Tulis Sekolah Anak yang Bagus dan Tidak Mudah Rusak
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Powerbank CCC dan Fast Charging, Cocok buat Pertolongan saat Mati Lampu
asaTERBARU DARI HAIBUNDA
Momen Anak Mendiang Mpok Alpa Kunjungi Makam Sambil Bawa Rapor Sekolah
Jadwal Libur Sekolah 2026 SD, SMP, dan SMA serta Hari Pertama Masuk Sekolah
Menkes Ungkap Alasan Banyak Orang Tua Enggan Vaksinasi Anak
Cara Mengenali Orang IQ Tinggi dari Kebiasaan Berbicaranya
Usha Vance Istri Wapres AS Keturunan India Bepergian dengan Pesawat saat Hamil 8 Bulan, Amankah?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Pengantin Baru, Syifa Hadju Peluk Erat El Rumi Sunmori Naik Vespa di Italia
-
Beautynesia
5 Cara Mencegah Rambut Bercabang yang Efektif
-
Female Daily
Review Teknik Makeup Foundation Free, Bikin Rutinitas Makeup-ku Jadi Lebih Simpel!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Iklan adidas & Calvin Klein Dilarang di Inggris, Klaim Daur Ulang Menyesatkan
-
Mommies Daily
7 Vitamin dan Mineral Penting untuk Remaja Putri saat Menstruasi dan Masa Pubertas