kehamilan
Beragam Mitos Tentang Kehamilan Kedua, Ketahui Faktanya Bun
HaiBunda
Selasa, 30 Jun 2026 18:30 WIB
Daftar Isi
-
Apa saja mitos kehamilan kedua?
- 1. Realitas fisik
- 2. Gejala kehamilan mungkin bertahan lebih lama
- 3. Tubuh mengingat dengan cara yang baik
- 4. Tendangan bayi tidak lebih cepat tetapi bumil akan mengenalinya
- 5. Persalinan lebih cepat
- 6. Kontraksi yang lebih efisien
- 7. Emosional dan mental lebih bergejolak
- 8. Persiapan bayi tetap diperlukan
- 9. Biarkan anak pertama berpartisipasi
- 10. Bangun tim pendukung sejak dini
Kehamilan kedua katanya bisa lebih mudah dan lancar namun ada saja mitos-mitos yang beredar membuat bumil jadi khawatir. Agar lebih tenang, simak kebenaran beragam mitos tentang kehamilan kedua, ketahui faktanya, Bunda.
Menjalani kehamilan kedua sebenarnya membuat bumil jadi lebih tenang karena sudah memiliki pengalaman di kehamilan sebelumnya. Tetapi, adakalanya rasa takut dan panik menghantui ketika mendengar mitos-mitos yang beredar di luaran. Apalagi, katanya kehamilan kedua bakal lebih menyakitkan dan lebih sulit dilalui.
Menurut Shalini Shah, seorang konsultan laktasi dan doula persalinan di Millie Clinic bahwa sebenarnya tidak ada pengalaman secara universal untuk kehamilan kedua. "Banyak orang mengatakan, 'Kamu sudah pernah mengalami ini sebelumnya, jadi pasti kamu tahu apa yang akan terjadi,"katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi kenyataannya, setiap kehamilan memang berbeda satu sama lain. Dan, setiap personal memiliki versi kehamilannya masing-masing. Karenanya, apa yang dirasakan pada kehamilan sebelumnya mungkin tidak selalu dirasakan di kehamilan kedua. Bahkan, sering kali kehamilan kedua justru terasa melelahkan.
Shah menambahkan bahwa wajar saja ini terjadi karena memang bukan hanya tubuh yang berubah. "Bunda saat ini mempersiapkan diri bukan hanya untuk bayi baru, tetapi untuk dinamika keluarga baru yang berkembang," jelas Shah.
Dengan kehadiran member keluarga yang baru, tentunya waktu istirahat akan berubah, rutinitas berubah, dan beban mental meningkat. Bisa jadi, beberapa hari Bunda merasa nyaman tetapi di hari lainnya Bunda mungkin harus bergelut dengan anak balita  yang sedang mengamuk. Jadi, kalau ditanya apa yang sebenarnya berubah selama kehamilan kedua dan apa yang tetap sama, anggaplah ini sebagai panduan bertahan hidup diri sendiri dengan keadaan yang baru.
Apa saja mitos kehamilan kedua?
Terkait kehamilan kedua, memang ada banyak mitos beredar dan banyak yang belum tahu fakta sebenarnya. Yuk, daripada bertanya-tanya, simak berikut ini beberapa mitos dan fakta seputar kehamilan kedua, Bunda:
1. Realitas fisik
Rachel Taylor, seorang perawat pasca persalinan, dan penulis buku After Baby Comes mengatakan bahwa tubuh pada kehamilan kedua akan terlihat besar lebih cepat. Ini merupakan salah satu kejutan paling umum dari kehamilan kedua.
2. Gejala kehamilan mungkin bertahan lebih lama
Dikatakan Taylor bahwa di kehamilan kedua, gejalanya mungkin bisa bertahan beberapa minggu atau lebih. Segala sesuatunya mulai dari kadar hormon hingga jenis kelamin bayi hingga pengalaman kehamilan sebelumnya bisa memengaruhi seberapa awal gejala muncul. "Mual sering kali kembali, tetapi intensitasnya dapat berubah."
3. Tubuh mengingat dengan cara yang baik
Tidak semua perubahan itu menantang, Bunda. Seperti pada kehamilan kedua yang disebut Taylor membawa keuntungan tersendiri karena memori kehamilannya dapat mengingat dengan cara yang baik.
"Sistem kekebalan tubuh menyimpan pengetahuan dari kehamilan pertama yang dapat membantu tubuh bertransisi lebih lancar. Bahkan, kelenjar susu menyimpan memori sehingga berpotensi mempercepat produksi ASI,"tambahnya.
4. Tendangan bayi tidak lebih cepat tetapi bumil akan mengenalinya
Bunda mungkin tidak benar-benar merasakan gerakan lebih awal tetapi Bunda akan lebih peka dengan tendangan yang mungkin dirasakan. Seperti misalnya di mana Bunda kerap merasakan gas pada kehamilan pertama, nah pada kehamilan kedua ini Bunda sudah lebih paham bahwa hal itu merupakan gerakan janin.
5. Persalinan lebih cepat
Terkadang, hal ini memang benar tetapi terkadang juga tidak. Bahwa persalinan kedua mungkin lebih cepat karena bayi pertama telah membuka jalan. Tetapi perlu ditekankan bahwa itu tidaklah benar. Sebab, posisi bayi, keselarasan panggul, dan stres mengurus balita saat persalinan dapat memengaruhi bagaimana proses persalinan berlangsung, kata Taylor.
6. Kontraksi yang lebih efisien
Ketidaknyamanan pasca persalinan cenderung terasa lebih berat pada persalinan kedua. Terkait hal ini, Taylor mengatakan bahwa rahim memang sedikit kurang kencang, sehingga akan bekerja lebih keras untuk menyusut. Selain itu, kram sering kali meningkat saat menyusui. Dengan memberikan kompres hangat dan ibuprofen bisa meredakan ketidaknyamanan tersebut.
7. Emosional dan mental lebih bergejolak
Tantangan tak terduga yang mungkin muncul ialah terkait emosional yang bisa muncul kapan saja dan itu hal yang normal. Health Canada mencatat bahwa kehamilan baik itu pertama atau kedua, merupakan transisi kehidupan yang besar. Dan, perubahan yang besar sering kali menimbulkan perasaan yang besar seperti dikutip dari laman Todaysparent.
8. Persiapan bayi tetap diperlukan
Persiapan menyambut anak kedua memang tetap perlu direncanakan. Namun, kali ini Bunda mungkin tidak perlu berlebihan mengumpulkan perlengkapan bayi selama kehamilan kedua mengingat ada pengalaman dan keperluan yang masih ada dari kehamilan sebelumnya. Tetapi, lingkungan dan sistem pendukung dalam hal ini yang perlu dipersiapkan.Â
9. Biarkan anak pertama berpartisipasi
Mempersiapkan bayi kedua bisa terasa seperti tindakan yang menyeimbangkan, terutama dengan balita yang terus mengikuti Bunda. Untuk itu, Shah merekomendasikan untuk membiarkan anak yang lebih besar ikut serta dalam proses persiapan adiknya dengan cara-cara yang sesuai usianya. Aktivitas seperti memilih kain bedong atau membantu menempatkan buku di rak dapat membantu.
10. Bangun tim pendukung sejak dini
Shah juga mendorong untuk mempersiapkan orang yang dapat diandalkan sebagai pendukung baik kakek nenek, teman, pengasuh, dan lainnya sebelum HPL tiba. Hal ini nantinya memberikan Bunda lebih banyak waktu untuk merasa nyaman ketika nantinya menggantikan Bunda mengurus bayi saat Bunda pergi.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Â
Â
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Cerita Tantri 'Kotak' Lebih Menikmati Kehamilan Keduanya
Kehamilan
Beragam Mitos Kehamilan Populer & Masih Dipercaya Banyak Bumil di Dunia, Simak Faktanya
Kehamilan
4 Hal yang Paling Bikin para Bunda Ragu saat Hamil Anak Kedua, Simak juga Solusinya
Kehamilan
Atasi Kekhawatiran saat Hamil Anak Kedua, Membagi Kasih Sayang hingga Keuangan
Kehamilan
7 Cara Cepat Hamil Anak Kedua untuk Ayah & Bunda yang Ingin Tambah Momongan
5 Foto
Kehamilan
5 Potret Kehamilan Kedua Vanessa Lima, Model asal Brasil Istri Erick Iskandar
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Kenali Bentuk Ari-ari Bayi dan Ilustrasi Gambarnya
Sudah USG di Awal Kehamilan, Perlukah Periksa Lagi di Trimester Pertama? Ini Penjelasannya
Fakta Mengejutkan Tragedi Pura-pura Hamil di Balik Kasus Taylor Parker yang Diangkat di Netflix