KEHAMILAN
Pasutri Putuskan Aborsi Janin yang Didiagnosis Down Syndrome, Viral Tuai Pro dan Kontra
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Sabtu, 08 Aug 2026 20:40 WIBBunda, beberapa waktu terakhir media sosial diramaikan dengan kisah sepasang suami istri yang mendapat kecaman setelah memutuskan mengakhiri kehamilan usai janin didiagnosis mengalami down syndrome. Kasus ini memicu perdebatan panjang tentang hak reproduksi, etika, hingga dukungan bagi keluarga yang membesarkan anak berkebutuhan khusus.
Pasangan tersebut adalah kreator konten asal Amerika Serikat, Jesse Ridgway, yang dikenal lewat kanal McJuggerNuggets. Dalam unggahannya, Jesse mengaku keputusan itu diambil setelah melalui proses emosional yang berat bersama sang istri. Namun setelah kisah mereka viral, banyak warganet dan kelompok antiaborsi yang mengecam keputusan tersebut.
Dikutip dari CodeBlue, unggahan tentang pengalaman tersebut ditonton jutaan kali dan memicu diskusi besar di berbagai negara. Sebagian orang menilai keputusan itu sebagai hak pribadi pasangan, sedangkan yang lain menganggapnya sebagai persoalan moral dan etika.
Perbedaan pandangan ini ternyata sangat dipengaruhi oleh budaya dan keyakinan masyarakat. Di beberapa negara Barat, isu aborsi sering berkaitan dengan agama dan politik. Sementara di sejumlah negara Asia Timur, pertimbangan mengenai kesejahteraan keluarga dan kesiapan membesarkan anak dengan kebutuhan khusus juga menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan.
Pasangan suami istri ini menjadi sorotan publik internasional setelah mengungkapkan keputusan mereka untuk mengakhiri kehamilan usai hasil tes prenatal menunjukkan janin mengalami Trisomi 21 atau down syndrome. Kisah tersebut memicu perdebatan sengit di media sosial dan menuai kecaman dari berbagai pihak.
Di sisi lain, sebagian warganet memberikan dukungan dengan menilai keputusan terkait kehamilan merupakan ranah pribadi keluarga yang tidak mudah dijalani.
Pro dan kontra soal keputusan aborsi
Artikel ditulis oleh Dr Alexis Heng Boon Chin menyoroti bahwa respons keras terhadap kasus ini sangat dipengaruhi oleh latar budaya dan keyakinan masyarakat.
Di Amerika Serikat, isu aborsi sering dikaitkan dengan nilai religius dan politik. Banyak kelompok meyakini bahwa kehidupan manusia dimulai sejak pembuahan, sehingga penghentian kehamilan dipandang sebagai persoalan moral yang serius.
Sementara itu, di beberapa negara Asia Timur seperti China, Jepang, dan Korea Selatan, pertimbangan mengenai kesejahteraan keluarga dan beban sosial sering kali menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan terkait kehamilan.
Fakta tentang down syndrome
Down syndrome adalah kelainan genetik yang terjadi ketika seseorang memiliki salinan tambahan kromosom 21. Kondisi ini dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan, gangguan intelektual, serta berbagai masalah kesehatan seperti kelainan jantung bawaan dan gangguan pendengaran.
Deteksi down syndrome selama kehamilan umumnya dilakukan melalui:
- Tes skrining trimester pertama
- Non-Invasive Prenatal Testing
- USG khusus
- Tes diagnostik seperti amniosentesis
Dalam tulisan yang sama, Dr Alexis menyebutkan bahwa tingkat penghentian kehamilan setelah diagnosis Down Syndrome berbeda-beda di setiap negara. Ia mengutip data yang menunjukkan bahwa di China, sebagian besar kehamilan dengan diagnosis Down Syndrome berakhir dengan terminasi, sedangkan di Amerika Serikat angkanya lebih rendah. Perbedaan ini mencerminkan variasi nilai budaya, dukungan sosial, dan keyakinan masyarakat terhadap disabilitas.
Perdebatan etika yang tidak pernah sederhana
Kasus Jesse Ridgway kembali membuka diskusi tentang hak reproduksi, dukungan terhadap penyandang disabilitas, serta tekanan sosial yang dihadapi orang tua ketika menerima diagnosis kelainan genetik pada janin.
Sejumlah aktivis disabilitas berpendapat bahwa tingginya angka terminasi kehamilan setelah diagnosis Down Syndrome juga menunjukkan masih kurangnya dukungan bagi keluarga yang membesarkan anak berkebutuhan khusus. Di sisi lain, banyak pasangan yang menghadapi dilema besar terkait kondisi kesehatan anak, kesiapan emosional, finansial, dan masa depan keluarga.
Untuk Bunda yang sedang menjalani kehamilan
Jika Bunda menerima hasil skrining yang menunjukkan kemungkinan kelainan genetik pada janin, penting untuk:
- Berkonsultasi dengan dokter kandungan atau konselor genetik.
- Memahami perbedaan antara tes skrining dan tes diagnostik.
- Mencari informasi dari sumber medis yang terpercaya.
- Melibatkan pasangan dan keluarga dalam proses pengambilan keputusan.
- Menjaga kesehatan mental selama menghadapi proses yang emosional.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Kenapa Operasi Caesar Semakin Sering Dipilih dalam Persalinan?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Pemerintah Legalkan Aborsi: Ketahui Aturan, Batas Usia Kehamilan & Risikonya
Saat Janin Terdeteksi Down Syndrome, Apakah Boleh Lakukan Terminasi Kehamilan?
Mengerikan! Wanita Ini Kecanduan Aborsi, Bunuh 15 Janin Selama 16 Tahun
Kenali Berbagai Dampak Aborsi yang Tidak Aman
TERPOPULER
Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru
Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak
Berat Badan Turun Tanpa Diet, Rigen Rakelna Ungkap Kebiasaan yang Dilakukan
10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya
9 Zodiak Paling Drama, Masalah Kecil Bisa Jadi Panjang
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kado untuk Ibu Hamil yang Ulang Tahun, Lengkap dari Mewah-Pasti Berguna
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Warga RI Usia 17 Tahun Akan Dapat Saldo Rp50 Ribu di Rekening, Ini Alasannya
10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya
Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru
Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak
9 Resep MPASI 6 Bulan ke Atas Anti Sembelit, Enak & Praktis Dibuat
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Beli Nintendo Switch OLED? Siapkan 5 Hal Ini Dulu Biar Nggak Menyesal
-
Beautynesia
Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Kamu Sering Makan Larut Malam
-
Female Daily
All-Black, All-Glam! Intip Look Sana TWICE Saat Hadiri Prada SS27 di Milan
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Fenty Beauty & Huda Beauty Rilis Eye Patch dengan Kemasan Sama, Kok Bisa?
-
Mommies Daily
Sontek Warna Hijab Nikita Willy, Ini 7 Warna yang Bikin Wajah Terlihat Cerah!